6/03/2017

Sinopsis One Piece Chapter 857: Aliansi Topi Jerami x Capone Bege






Sinopsis One Piece Chapter 857: Aliansi Topi Jerami x Capone Bege


Sinopsis One Piece Chapter 857 menampilkan bergabungnya kelompok Bajak Laut Topi Jerami dengan Bajak Laut Fire Tank yang dipimpin oleh Capone Bege. Bermula dari ide Jinbe, Luffy hendak dibawa ke markas rahasia untuk menjalin kerjasama dengannya, sebagai satu-satunya cara untuk menjatuhkan Big Mom. Di sisi lain, Bege yang mendengar siasat Jinbe ini bersedia menerima tawaran itu. Tapi, dia tidak akan ragu menghancurkan Luffy jika membuatnya marah.

Cerita One Piece 857 berjudul 'Rook/ Ruku' dirilis pada 6 Maret 2017.Di sinilah untuk pertama kalinya kelompok Bajak Laut Topi Jerami yang bertugas menyelamatkan Sanji bisa bersatu kembali di Whole-Cake Island. Namun ini hanyalah awal. Jinbe kemudian menerangkan pentingnya bersekutu dengan Capone Bege, salah satu supernova yang juga masuk Generasi Terburuk.

Di West Blue yang merupakan tempat asal Bege terdapat lima kelompok mafia kuat yang mengendalikan lautan dunia bawah. Salah satu boss keluarga itu tak lain adalah Gang Bege. Denagan latar belakang mafia tersebut, Bege adalah penjahat yang terkenal akan kekejamannya dan rela menghalalkan segala cara demi mencapai tujuan. Saat ini, Bege masuk menjadi aliansi Big Mom untuk menunggu kelengahan sang Yonkou, lantas mendapatkan kepalanya.

Berikut ini versi teks One Piece 857 yang didapatkan dari versi teks.com.

Di pinggiran Sweet City, Sanji dan Luffy masih berbincang. Luffy menceritakan apa yang telah terjadi sampai akhirnya ia bisa sampai di tempat itu. Sanji kaget saat Luffy menyebut soal Jinbe.
"Jinbe muncul!?"
"Ya, aku juga terkejut waktu itu.." ucap Luffy.
"Jadi paling tidak Nami aman, kan? Aku jadi lega.." ucap Sanji.
"Yah, sekarag kita harus memikirkan bagaimana cara supaya bisa berkumpul lagi dengan yang lainnya.." ucap Luffy. "Mereka pasti senang saat mendengar kalau kau akan kembali, shishishi..."
"Aku... Bagaimana mungkin aku menatap Nami setelah semua yang sudah kulakukan.." ucap Sanji.
"Nami dan yang lainnya malah jadi yang paling menghawatirkanmu.." ucap Luffy.
"Tapi tetap saja, aku sudah membuat mereka melewati berbagai kesulitan..."
"Oh, hujannya sudah mulai berhenti.." Luffy menatap ke arah langit.
Begitu pula dengan Sanji.

Di Dunia Cermin, Nami dan yang lainnya akhirnya menemukan cermin yang terhubung dengan pecahan cermin yang berada tak jauh dari tempat Luffy dan Sanji berada.
"Oh, itu dia mereka!!"
"Menurutmu mereka akan bisa mendengar kita lewat pecahan kecil cermin ini??"
"Cermin terakhir yang kita gunakan untuk berkomunikasi hancur saat berada di atas monster pohon raksasa bernama King Baum, jadi pasti masih ada beberapa pecahan cermin di dekat sana.." ucap Nami.
Chopper pun mencoba untuk memanggil-manggil, "Luffy!! Heeeeii!!"
"Hm??" Luffy samar-samar mendengar sesuatu.
Chopper memanggil lagi, "Luffy!! Apa kau bisa mendengarku!?"
Luffy pun menyadarinya, "Itu suara Chopper!!"
Luffy terus mencari-cari sumber suara, dan akhirnya ketemu, pecahan cermin yang berserakan di rerumputan dekat King Baum.
"Ketemu!! Suaruanya dari cermin kecil ini!!" ucap Luffy.
"Luffy!! Apa kau bisa mendengarku!?" Chopper memanggil lagi.

Sanji tak mengerti, "Kenapa ada suara yang keluar dari cermin?"
"Ceritanya panjang," ucap Luffy, "Tapi intinya, Chopper dan yang lainnya sedang berada di dalam cermin..."

Luffy lalu bertanya lewat cermi, "Chopper!! Apa kalian baik-baik saja!?"
"Ahhh! Luffy! Kau bisa mendengarku! Aku senang sekali!!"
Nami lalu bertanya, "Luffy, apa Sanji bersamamu?"
"Yap, dia ada di sini, bagaimana dengan kalian?"

"Kami berhasil menemukan dan membawa yang lain ke dalam Dunia Cermin, Luffy!!" ucap Carrot.
"Dan lagi, Brook berhasil mendapat salinan poneglifnya!!"
"Oooh!! Benarkah!? Kalian memang yang terbaik!!" ucap Luffy.
"Uuh... Dipuji begitu tak akan membuatku senang, dasar..." Chopper malu-malu.
"Ehehehe, dasaaar..."
"Yohoho, dasar..."
Carrot dan Brook ikut-ikutan.

"Luffy, baguslah Sanji berada bersamamu!! Tapi apa kalian sudah mencapai kesepakatan!?" Pedro bertanya.
"Sanji masih belum mau kembali.." ucap Luffy.
"Eeeeh!?" semuanya kaget.

Luffy lalu menjelaskan kondisinya, apa yang akan mereka lakukan setelah ini. "Mulai sekarang, tujuan kita adalah mengacaukan Pesta Teh Big Mom dan Pesta Pernikahan itu, kemudian menyelamatkan keluarga Sanji!!"

"Setelahnya," Luffy berkata dengan penuh semangat, "barulah Sanji akan kembali pada kita!!"
Sementara untuk sesaat, orang-orang di Dunia Cermin terdiam...

"Luffy!!" Sanji sebenarnya masih belum yakin soal itu, "Yang kita hadapi adalah Yonkou! Aku tak mau membahayakan kalian semua... Tidak, aku tak mau membahayakan Nami karena keegoisanku sendiri! Jadi..."
Dan mendadak Nami malah menjerit bahagia, "Yaaaaayy!!!!"

Sungguh berbeda dari yang biasanya. Biasanya mereka pasti ketakutan dan menentang sikap gegabah Luffy. Tapi kali ini, mereka sangat mendukung.
"Selama kita melakukannya, Sanji akan kembali pada kita, kan!?" ucap Nami senang.
Chopper menangis terharu, "Kau ini kenapa sih!? Kudengar kau sampai berkelahi dengan Luffy hiks...!! Aku khawatir sekali tauuuu!!"

"Aku senaaang... Sekali!!! Bodoh!!" Carrot ikut terharu.
"Bodoh!!!" Brook juga.
"Ah... Nami..."

"Dan oh iya, Sanji, mengenai kau yang sudah membuatku begitu ketakutan," ucap Nami, "Aku tak akan pernah memaafkanmu..."
Jleeeebbb!! Kata-kata Nami langsung menusuk hati Sanji.
"Tapi masalah itu bisa kita urus lain kali saja," ucap Nami, "Pesta Tehnya hampir dimulai!! Jadi aku akan membawamu kembali, meski aku harus menyeretmu, kau paham, Sanji!?"
"Uuuuhhh!!! Apa jangan-jangan... Kau akan melamarku, Nami!? Rasanya bahagia sekali!!"
Sanji mulai kembali ke sikap normalnya.
"Kalau begitu, Luffy, berarti tujuan kita sudah jelas.." ucap Jinbe.

"Ya, dan setelah kupikir-pikir, kakak Sanji sudah menyelamatkan hidupku.." ucap Luffy.
"Ah.. Kalau begitu kita harus menolongnya bagaimana pun caranya..."

"Mengatakannya memang mudah, tapi melaksanakannya tak akan semudah itu.." ucap Jinbe. "Tiap kali Mama mengadakan Pesta Teh, ia selalu melakukannya dengan sepenuh hati. Sesuatu yang sangat dinanti-nantikannya, jadi menghancurkanya berari memancing amukan Yonkou..."

"Selain itu," ucap Jinbe, "Kalian mungkin sudah berhadapan dengan banyak menteri Big Mom, tapi itu barulah sebagian kecil dari Bajak Laut Big Mom. Akan ada banyak orang-orang kuat yang menghadiri Pesta Teh Big Mom, termasuk pemimpin-pemimpin dunia bawah yang diundang dari berbagai negeri!!"
"Sementara kita, jumlah kita hanya bersepuluh..." ucap Jinbe.

"Heeeeiii!! Jangan memasukanku seenaknya ke tim kalian!!" jerit Brulee.
"Kalian hanya berdelapan!! Aku juga tidak ikut-ikutan!! Dan kalian semua akan mati!!" tambah Diesel.

"Luffy," Jinbe hendak membicarakan sesuatu dengan Luffy. "Aku sudah membicarakan masalah ini pada orang-orang di sini, kau juga harus mendengarnya... Apa kau tahu tentang Capone Gang Bege?"
"Yang menculik Sanji itu kan?"
"Ya, dan dia adalah bagian dari generasi terburuk. Dengan kata lain, dia seangkatan denganmu. Di West Blue yang merupakan tempat asalnya, terdapat lima kelompok mafia kuat yang mengendalikan lautan dunia bawah. Lim Keluarga Besar. Dan salah satu boss keluarga itu tak lain adalah Gang Bege!!"
"Dia adalah penjahat yang terkenal akan kekejamannya!! Kudengar dia suka memotong kepala binatang dan tertawa sembari melihat tubuhnya menggeliat!!"
Mendengarnya Chopper langsung merinding.
"Eh!? Itu kejam sekali!!" ucap Luffy.

"Dan dia bisa saja melakukan hal yang sama pada suatu kelompok!" ucap Jinbe lagi. "Di masa mudanya, dia sudah mengambil kepala pemimpin bos-bos dunia bawah!! Meski diserang sekawanan prajurit, ia tetap akan langsung mengincar bos, kepala organisasi!! Tidak yang lain!! Dan meski begitu, ia tidak tertarik dengan peningkatan status atau wilayah kekuasaan. Ia mengambil uang dan barang berharga, tidak lebih.."

"Kemudian ia akan tertawa sambil melihat kepanikan di dunia bawah. Menyebutnya sebagai penjahat saja tidaklah cukup. Tapi di dunia ini, darah dibalas darah. Orang-orang yang menaruh dendam pada Bege terus mengejarnya!!"

"Tapi, bagi Bege itu tetap hanyalah permainan untuk bersenang-senang. Ia memiliki benteng besi yang menunggu mereka, tertawa sembari melihat musuhnya lari ketakutan. Dan ketika ia bosan dengan dominasinya, ia kembali ke laut. Tapi cara yang dilakukannya tetap sama. Dia memperoleh ketenaran dengan cepat dengan hanya mengambil kepala kapten bajak laut terkenal, tapi membiarkan krunya begitu saja..."

"Lalu? Kenapa kau menceritakan ini pada kami, Jinbe?" Luffy bertanya.

"Saat berlayar di lautan pun, musuh-musuh tetap mengejarnya untuk menuntut balas. Dan untuk orang seperti itu, tempat paling aman adalah berlindung di bawah payung Yonkou!! Karena itulah ia bergabung dalam aliansi Big Mom."

"Dan sekarang, berkat kekuatan pertahanannya, ia diakui dan mendapat peringkat Benteng di kekuatan Big Mom, dan mendapat hak akses penuh terhadap keamanan pesta... Karena ia dan orang-orangnya akan jadi yang berjaga, itu berarti tak akan ada yang menghalanginya!!"
"Eh?"

"Even utama dalam Pesta Teh ini adalah Pesta Pertnikahan Sanji!! Dan sebagaimana yang kau tahu, Big Mom berencana untuk menghabisi semua Vinsmoke dalam upacara pernikahan itu, dan memperoleh kekuatan Germa!! Tapi di balik itu semua... Bege... Ia berencana untuk mengambil kepala Big Mom saat itu juga!!"
"Eeeeeh!?"

Luffy dan Sanji kaget.
"Apa kau serius!?"
"Luffy, mengenai Pekoms yang sudah membawa kalian ke sini, sebenarnya Bege sempat menawarinya kerja sama. Tapi, Pekoms yang memiliki rasa kewajiban yang tinggi menolak tawaran tersebut. Jadi untuk membuatnya tutup mulut, ia pun dibuang ke laut dan dijadikan makanan hiu..."
"Haaahh!?"
"Untungnya, salah satu orangku menemukannya, dan meski kondisinya sekarat ia bisa diselamatkan." ucap Jinbe.

"Setelah kau mendengar semua cerita ini, aku tahu kau ingin menyelamatkan Sanji dan keluarganya. Dan aku juga merasa tidak enak pada Pekoms. Tapi apa bijak di saat sekarang ini menjadikan Bege sebagai musuh?"
"Hmm??"

"Pesta tehnya akan dimulai jam 10.00, itu sekitar lima jam dari sekarang. Berbeda dengan kita yang hanya bersepuluh..."

"Sudah kubilang aku tidak ikut-ikutan!!" Brulee menjerit. "Dasar bodoh akan kuhabisi kalian semua nantiii!!"

"Berbeda dengan kita, Bege sudah mempersiapkan matang-matang untuk hari ini."
"Hmm??"
"Sanji!! Luffy!!" Jinbe membuat penawaran, "Maukah kalian bekerja sama dengan Bege!?"
"Haaaah!?"

"Sepertinya kau ada benarnya juga.." ucap Luffy.
"H-Heei!! Luffy!! Apa kau sudah gila!?" Sanji yang malah kaget.
Luffy malah setuju sementara yang lain menentang.
"L-Luffy!! Kami menentangnya!! Kau kalah suara 4 banding 2!!" ucap Chopper.

Tapi mau bagaimana lagi, sang kapten sudah mebuat keputusan.
"Lihat? Sudah kuduga dia akan menyetujuinya!!" ucap Jinbe.

"Luffy, sebenarnya aku sudah mengatur janji untuk bertemu dengan Bege. Mau pergi menemuinya?"
"Yosh!! Ayo temui dia!!" ucap Luffy.
"Eeeh!?" yang lain masih syok.
"Ayolah, teman-teman!! Kalian tenang saja, kalau kita tidak menemukan kesepakatan, kita bisa menolaknya, lagipua tujuan kita sama kan.." ucap Luffy.

Di bagian barat laut Whole Cake Island, markas rahasia Bajak Laut Firetank...

"Jadi, apa kau sudah menghabisi Bobbin?"
"Ya, sudah kulakukan. Dia mengejar si kaki hitam, dan... Yah, bagaimana pun Germa adalah pahlawanku, Nyororo!!"

"Apa menurutmu mereka benar-benar akan datang, Pak?"
"Jinbe bukan tipe orang yang suka bercanda, lagipula masuk akal untuk tidak menambah musuh, kan? Apalagi musuh kita sama-ama Big Mom..."

Bege telah berkumpul bersama para anggota mafianya.
"Sisanya tergantung sikap Topi Jerami.." ucap Bege. "Kalau dia membuatku marah, kita hanya perlu menghabisinya..."
Read more

6/02/2017

Sinopsis One Piece Chapter 856: Sanji Kembali ke Bajak Laut Topi Jerami


Sinopsis One Piece Chapter 856: Sanji Kembali ke Bajak Laut Topi Jerami


Sinopsis One Piece Chapter 856 mengisahkan kembaliny Sanji sebagai anggota Kelompok Bajak Laut Topi Jerami. Meskipun sebelumnya sudah menyatakan keluar, Sanji sendiri yang datang bersusah payah kepada Luffy dan memberikan bento untuknya. Sanji ingin Luffy dan kawan-kawan meninggalkannya dan Keluarga Vinsmoke. Namun di luar dugaan, Luffy justru menawarkan bantuan untuk mengacaukan upacara pernikahan Sanji-Pudding di bawah payung kekuasaan Big Mom.

Cerita One Piece 856 berjudul 'Liar/ Usotsuki/ Pembohong' dirilis pada 20 Februari 2017. Detailnya bukan hanya sebatas kesepakatan Luffy dan Sanji. Tetapi juga pergerakan penyerang tidak dikenal yang menembak Bobbin di Sweet City. Di kubu Kelompok Topi Jerami yang berusaha menyelamatkan Sanji, mereka berbicara dengan Jinbei yang menyusun strategi untuk mengacaukan pesta pernikahan esok hari. Sementara itu, Keluarga Vinsmoke merayakan rencana aliansi mereka dengan Bajak Laut Big Mom yang tampak berjalan mulus, padahal penuh dengan jebakan.

Berikut ini versi teks One Piece Chapter 856 yang diambil dari versiteks.com

Di Dunia Cermin, Carrot menjerit dan bertanya pada para cermin, "Cermin oh Cermin!! Apa kalian benar-benar tidak tahu di mana Luffy dan Sanji berada!?"
Para cermin menjawab, "Aku tidak melihat mereka!!" ... "Aku juga tidak melihatnya!!"
"Bagaimana dengan cermin di kamar Sanji!?"
"Pria aneh tidur di kasur menggantikannya!"
"Kalau memang mereka tak ada di kastil," ucap Nami, "Kurasa aku tahu di mana mereka berada. Tak ada cermin yang bisa membawa kita langsung ke sana, tempat di mana mereka berdua sempat bertarung pagi ini..."
"Eeeeeh!?" tiba-tiba Chopper menjerit sambil menangis, "Luffy dan Sanji bertaruung!?"
"Sanji pasti datang ke sini karena harus memenuhi peran penting sebagai bagian keluarga Vinsmoke. Aku ragu, tindakan membawanya kembali tidak akan jadi perkara mudah.." ucap Jinbe. "Tapi, kalau memang mau melakukannya, kita harus bergegas! Aku sebenarnya mau mengatakan hal ini jika semuanya sudah berkumpul, tapi aku akan mengatakannya sekarang..."
"Sebenarnya, jika pesta pernikahan sampai terjadi besok, pesta itu tidak hanya sekadar menjadi pesta pernikahan yang biasa saja..."
"Eh?"
"Kalian semua datang kemari bersama Pekoms, kan?" Jinbe bertanya.
"Oh... Pekoms!! Iya, tapi kami terpisah... Apa ia baik-baik saja?"
Jinbe menjawab, "Dia baik-baik saja Tapi, dia hampir saja berakhir tragis karena terlibat dalam sebuah konspirasi. Kalau saja kami tak cepat menyadari hal tersebut, sekarang dia pasti sudah mati."


Sementara itu, di Sweet City, para warga membicarakan sesuatu...
"Apa kau mendengar suara tembakan?"
"Umm... Hujannya deras sekali, sulit untuk mendengarnya.."
"Tapi aku mendengar suara anjing menggonggong sih.."
Desing tembakan memang benar-benar terjadi, sekelompok orang menembak Bobbin.
"Sial..." ucap Bobbin, dalam kondisi tubuh terluka tembak.
"Orang-orang sialan..." ucapnya sebelum akhirnya ambruk, di bawah guyuran hujan.


Ruang tamu lantai 6, Keluarga Vinsmoke tampak tengah minum-minum. Saking banyaknya, para pelayan sampai pingsan karena mabok, sementara orang-orang Vinsmoke masih tampak biasa-biasa saja...
Yonji berkata, "Menyedihkan, gadis-gadis ini bekerja di bar, tapi baru minum alkohol lemah segini saja sudah pingsan.. Kalau memang mau memberi kita wanita, aku akan memilih wanita temannya Sanji itu..."
Niji menjawab, "Maksudmu si Nami itu, kan!? Sifat liarnya benar-benar tipeku! Kudengar mereka sudah menangkapnya, besok akan kucoba untuk memintanya..."
Judge meneguk barel terakhirnya lalu berkata, "Segini cukup, kan? Kalau mau berpesta lagi, besoklah waktunya! Dengan adanya Big Mom di sisi kita, Germa akan menguasai North Blue lagi! Besok adalah hari besar untuk kita, dan ini barulah permulaan!"
"Benar! Kita berhasil menangkap ikan raksasa dengan Sanji sebagai umpannya!" ucap Yonji.
"Saat pasukan kita menunjukan bendera Big Mom, semua musuh akan langsung menyerah!!"
"Kita akan mampu menguasai lautan!! Semuanya berkat Sanji!! Haha!!"
"Bersulang untuk si Gagal itu!"
"Untuk si bodoh, bersulang!"

Mereka sama sekali tak mengetahui rencana Big Mom yang sesungguhnya. Genteng, gentong dan tembok hidup Big Mom hanya bisa melihat sambil tersenyum.
Di depan gerbang ruangan tempat Keluarga Vinsmoke berkumpul, banyak prajurit telah bersiaga.
"Jangan biarkan Vinsmoke menghubungi siapa pun sampai pesta pernikahan besok.." Mont d'Or memberi perintah lewat alat komunikasi.
"Siap!! Kami juga telah menyiagakan beberapa prajurit di ruang kesehatan tempat Reiju berada.." lapor prajurit yang bertugas. "Saat ini, Keluarga Vinsmoke tak punya pilihan lain selain menunggu dengan sabar takdir mereka..."
"Berhenti membual seperti itu, bodoh.." ucap Mont d'Or.
Big Mom telah tertidur, bersama Brook palsu di tangannya. Judge juga telah tertidur lelap, begitu pula ketiga putranya. Sementara Reiju, ia masih terduduk merenung.


Di luar kota, setelah Sanji mendekatinya sambil membawa kotak bekal makanan, Luffy akhirnya membuka matanya...
Saking lemasnya Luffy bahkan tak bisa bicara dengan benar. Katanya, "Ah... Thandi..."
Sambil memalingkan wajahnya, Sanji berkata, "Aku tidak menyuruhmu untuk menunggu, kan..."
Luffy tersenyum..

"Nih, kalau kau masih bisa makan..." Sanji menaruh kotak bekal makanan itu di depan Luffy. Luffy pun membukanya dan... Isinya sudah berantakan.
"Aku menjatuhkannya di jalan, jadi hancur seperti itu. Makanannya bahkan basah kuyup karena hujan. Hidangan yang gagal, ya?"
Luffy tak peduli. Luffy tetap memakannya.
Dan hidangan acak-acakan itu perlahan membuat wajahnya tampak kembali segar.
"Ini enak!!" ucap Luffy, "Enak sekali!! Luar biasa!!" teriaknya.
"Kau bahkan... Membuat semua makanan favorit kami... Lezaat sekali!!"

Sanji menundukkan wajahnya sambil berkata, "Dasar Pembohong..."
"Yoooshh!! Aku jadi bertenaga lagi!!" Luffy kembali bugar.
"Kau sudah selesai makan, sekarang pergilah.." ucap Sanji.
"Bicara apa kau, hah!? Ayo ikutlah denganku!!" ucap Luffy.

"Pertama, aku sudah menghina dan melukai kaptenku sendiri!! Padahal kau datang kemari untuk menolongku!! Karena itulah, aku tak berhak kembali ke kapal lagi..." ucap Sanji, sambil mengacungkan satu jari.
"Kedua," Sanji mengacungkan jari keduanya, "Sang penolongku... Pak tua dan krunya yang sempat kau temui di Baratie dulu sedang dijadikan sandera, aku tak boleh bersikap gegabah. Karena itulah aku tak mungkin lari dari pesta pernikahan besok..."
"Ketiga... Keluarga kandungku dijebak oleh Big Mom, beberapa jam lagi mereka semua akan dibunuh. Aku membenci orang-orang sialan itu, tapi... Aku... Aku juga tak mau mereka mati!!"
"Kesimpulannya," ucap Sanji lagi, "Itulah tiga alasan kenapa aku tak bisa kembali bersamamu lagi!! Kalau kau sudah mengerti, pergilah..."

Luffy tetap tidak peduli, dan malah meninju Sanji keras-keras, Baaaammm!!
Sanji sampai terlempar menabrak King Baum di Pohon Raksasa.

"Katakan padaku yang sebenarnyaaa!!!" teriak Luffy.

Setelah semua yang mereka lalui bersama, Luffy ingin tahu, keinginan Sanji yang sebenarnya.
Perasaan Sanji begitu kacau. Air mata kembali tak tertahankan, menetes dari kedua matanya. Meski semua yang dikatakannya tadi, dalam hati ia ingin kembali.

"Aku ingin... Kembali ke Sunny!!!" ia berkata.
"Tapi... Aku tak cukup kuat untuk pergi dari sini!! Setelah pesta berlangsung, aku sendiri tak mungkin bisa melakukan apa-apa. Tapi... Entah kenapa aku tetap ingin menolong orang-orang sialan itu!! Yang bahkan sudah tak aku anggap keluarga lagi!!"
Luffy lalu tersenyum dan berkata, "Kau tidak sendiri, kami di sini untukmu!! Ayo hancurkan pesta itu sama-sama!!"
Read more

11/01/2016

Teori One Piece: Pemegang Will of D/ Tekad D Yang Akan 'Memanggil Badai Lagi'


Teori One Piece: Pemegang Will of D/ Tekad D Yang Akan 'Memanggil Badai Lagi'

Dalam teori One Piece kali ini kita akan membahas tentang Will of D atau Tekad D. Pemegang nama ini bermunculan di dunia One Piece. Mulai dari keluarga Monkey yang terdiri dari Monkey D. Garp (angkatan laut), Monkey D. Dragon (tentara revolusi), Monkey D. Luffy (bajak laut). Lalu ada beberapa nama lain termasuk raksasa Jaguar D. Sauro, sang raja bajak laut Gol D. Roger, sampai si jahat Kurohige alias Marshall D. Teach. Apa kaitan inisial D dengan legenda 'D pasti akan memanggil badai lagi'?

Legenda D yang memanggil badai ini, disampaikan oleh Donquixote Rosinante, adik Donquixote Doflamingo sekaligus seorang marinir kesayangan Sengoku. Rosinante, ketika mengetahui Trafalgar Law juga punya inisial nama D, buru-buru memintanya untuk menutup mulut. Di Chapter 764, Rosinante mengatakan, "Nama  Rahasia 'D' itu tidak salah lagi. Kalu berasal dari keluarga D. Keluarga yang ditakdirkan."

"Anak-anak di kampung halamanku dididik seperti ini, 'anak nakal akan dimakan oleh D'. Setiap kali ada orang yang memiliki nama 'D' dan dikenal oleh dunia, para orang tua akan mengernyitkan alisnya dan bergumam 'D' pasti akan memanggil badai lagi."

---------------------------------
TEORI ONE PIECE
--------------------------------- 
 
Rosinante menambahkan, 'Nama D itu nama yang selalu diwariskan di balik sejarah seluruh dunia. Lalu, di suatu daerah ada orang-orang yang menyebut keluarga D sebagai musuh alami dewa."
"Kalau kita umpamakan 'dewa' sebagai tenryubito, tujuan kalian mungkin saja menghancurkan dunia ini. Tapi dalam artian yang sama sekali berbeda dengan pengertian tujuan Doffy. Menurutku D memiliki ideologi yang berlawanan dengan 'dewa'."

Hampir dapat dipastikan orang-orang dengan inisial D ini adalah keturunan dari kerajaan besar yang dihancurkan oleh Pemerintahan Dunia sebelum Abad Yang Hilang. Kerajaan tersebut pertama kali diungkapkan keberadaannya di dunia One Piece oleh Profesor Clover dari Ohara. Tetapi tidak ada hal lebih spesifik lagi tentang hal itu. Setidaknya ada beberapa keluarga yang memiliki nama "D" itu. Di antaranya keluarga Trafalgar, keluarga Marshall, keluarga Monkey, keluarga Jaguar, dan keluarga Gol.





-------------------------------------------
 SINOPSIS ONE PIECE
Chapter 844: Luffy vs Sanji
 Chapter 842: The Power of Fullness
 Chapter 841: To the East Blue
 Chapter 840: Iron Mask
 Chapter 839: I Owe You My Life
Chapter 838: Choniki
-----------------------------------------


Yang menarik adalah kata-kata 'D pasti akan memanggil badai lagi'. Ucapan ini dianggap sebagai kiasan bahwa takdir pemilik nama D adalah mengacaukan dunia. Tetapi dalam dua kasus, pemilik nama D memang berkaitan dengan badai.

Pertama, adalah ketika terjadi Battle of Edd War. Saat itu Bajak Laut Roger dikepung oleh sekian kapal yang dikomandoi oleh Si Singa Emas Shiki. Roger yang menantang maut, 'terbantu' oleh badai yang menghancurkan setengah dari armada Shiki.

Yang kedua, ketika peristiwa Luffy nyaris dipenggal oleh Buggy Si Badut di Logue Town. Tiba-tiba saja terjadi badai dan papan eksekusi hancur disambar badai. Luffy selamat. Tidak sedikit yang menduga, peristiwa ini berkaitan dengan kemampuan buah iblis yang digunakan Dragon untuk menyelamatkan anaknya.

Tetapi dalam dua peristiwa tersebut, ada kemiripan. Ketika seorang berinisial D di ambang kematian, ia tampaknya bisa memanggil badai untuk menghancurkan lawan-lawannya. Dalam kasus Roger, mungkin saja ia melakuannya dengan penuh kesadaran. Sementara dalam kasus Luffy, ini mirip dengan haoshoku haki yang tidak sengaja dikeluarkannya di Markas Besar Angkatan Laut saat Perang Puncak.
Read more

10/29/2016

Teori One Piece: Tiga Buah Iblis Milik Kurohige, Yang Terakhir Adalah DF Milik Kaido?


Teori One Piece: Tiga Buah Iblis Milik Kurohige, Yang Terakhir Adalah DF Milik Kaido?

Dalam teori One Piece kali ini kita akan membahas tiga buah iblis yang akan dimiliki Kurohige/ Marshall D. Teach alias Blackbeard. Sebagai sosok yang diyakini bakal menjadi musuh utama Monkey D. Luffy, Kurohige diduga akan menjadi lawan terkuat. Hal ini disebabkan oleh kemampuan Kurohige yang dapat memakan tiga buah iblis sekaligus. Ia sudah mendapatkan dua buah iblis, yang bertipe logia dan paramecia. Buah iblis terakhir, bisa jadi buah iblis zoan mili Kaido, makhluk hidup terkuat di muka bumi.

Di dunia One Piece, jolly roger sebuah kelompok bajak laut sangat penting sebagai ciri khas mereka. Sebagai contoh, jolly roger Kelompok Topi Jerami adalah tengkorak dengan topi jerami, sesuai julukan Monkey D. Luffy, Mugiwara (topi jerami dalam bahasa Jepang). Jolly roger Bajak Laut Shirohige adalah tengkorak dengan kumis putih bulan sabit khas Edward Newgate.

Sementara itu, jolly roger Bajak Laut Kurohige adalah tengkorak berkepala tiga. Bisa jadi ini menandakan dalam tubuh Kurohige sebenarnya bersemayam 'tiga kepala' atau tiga diri'. Sehingga, sangat memungkinkan jika Kurohige bisa menelan tiga buah iblis.



---------------------------------
TEORI ONE PIECE
---------------------------------


Sejauh ini, ia baru memiliki dua buah iblis. Yang pertama, Yami Yami no Mi yang didapatkannya dengan membunuh Thatch, ketua divisi empat Shirohige. Buah iblis ini bertipe logia. Berikutnya, Gura Gura no Mi yang didapatkan dengan 'mencurinya' dari mayat Shirohige. Buah iblis ini bertipe paramecia. Wajar kita kemudian berpikir, buah iblis ketiga yang dimakan oleh Kurohige adalah buah iblis bertipe zoan.

Pertanyaannya, apakah buah iblis tersebut sudah dimakan atau belum oleh Kurohige? Bisa saja sudah. Buah iblis tipe zoan ini mungkin seperti yang dikatakan banyak orang, cerberus, sehingga Kurohige memiliki 'tiga diri' dan tidak masalah ketika menyantap buah iblis tipe logia dan paramecia.

Tetapi saat Kurohige 'memperkenalkan diri kepada dunia' di Marine Ford, ia hanya mengaku memiliki dua buah iblis, yaitu Yami Yami no Mi dan Gura Gura no Mi. Oleh karenanya, kemungkinan besar buah iblis ketiga belum didapatkan. Karena buah iblis ketiga adalah buah iblis Zoan, buah iblis tipe tersebut, yang terkuat tentu ada di tangan Kaido, Yonko yang menguasai Wa no Kuni.

Kurohige bukanlah tipe orang yang akan bertarung tanpa strategi. Ketika di Marine Ford, ia mengambilalih situasi dalam kondisi angkatan laut dan bajak laut Shirohige yang sudah sama-sama kelelahan. Di sanalah ia mengambil Gura Gura no Mi. Begitu pula, ia mendapatkan buah iblis pertamanya dengan menikam Thatch dari belakang. Kemungkinan ia juga akan mengambil kesempatan yang sama untuk buah iblis ketiga, tipe zoan milik Kaido.

Selama ini kita melihat, adanya perulangan alur cerita di One Piece. Kisah Dressrosa mirip dengan Alabasta. Kisah Zou yang singkat mirip dengan Skypiea. Dan bisa jadi, kisah Perang Puncak juga bakal terulang lagi di ending One Piece. Ketika terjadi perang antara Angkatan Laut melawan aliansi Bajak Laut Topi Jerami, tiba-tiba saja Kurohige muncul dengan kekuatan tiga buah iblisnya, dan menjadi lawan terkuat yang nyaris tak bisa dikalahkan siapa pun.
Read more

10/27/2016

Sinopsis One Piece 844: Air Mata Sanji, Perpisahan Dengan Luffy Si Topi Jerami

Sinopsis One Piece 844: Air Mata Sanji, Perpisahan Dengan Luffy Si Topi Jerami

Sinopsis One Piece Chapter 844 mengisahkan pertarungan Sanji vs Luffy. Sanji menghajar sang kaptn habis-habisan, sementara Luffy tidak melawan. Luffy sadar, Sanji menyerangnya hanya untuk berpura-pura saja di depan Keluarga Vinsmoke. Meski babak belur, kemudian ditinggalkan oleh sang nakama, Luffy berkeras untuk menunggu Sanji kembali. Katanya, "Tanpamu aku tak akan bisa menjadi Raja Bajak Laut!"

Cerita One Piece 844 berjudul 'Sanji vs Luffy' merupakan kelanjutan chapter sebelumnya. Luffy dan Nami yang berhasil mengalahkan Charlotte Cracker, bertemu dengan iring-iringan kereta kencana Keluarga Vinsmoke. Luffy menyapa Sanji, tetapi justru dibalas sengit oleh sang koki. Luffy heran mengapa Sanji berubah menjadi sosok asing bermulut keji. Sanji menjawab, "Apa kalian masih belum mengerti juga?! Aku sangat tersentuh kalian sudah mencariku jauh-jauh kemari, tapi sayang sekali hal itu tidak perlu."


Sanji menambahkan, "Dibandingkan kalian kelompok bajak laut kecil dan miskin, Big Mom adalah kelompok bajak laut yang besar dan kaya. Mereka adalah pilihan terbaik yang kumiliki. Bagiku, [bergabung dengan mereka] inilah yang disebut kebahagiaan. Dan lagipula, aku ragu kau bisa menjadi Raja Bajak Laut!"

Luffy masih tidak percaya dengan sikap Sanji yang berubah. Tapi, Sanji sudah bertekad melawan Luffy. Oleh karenanya, ia tidak tanggung-tanggung, mengeluarkan jurus terampuhnya Diable Jambe, dengan kaki yang menyala-nyala oleh api. Sanji menendang Luffy hingga terpental ke belakang. Tapi, Luffy sama sekali tidak melawan. Ia hanya bangkit. Sementara, Nami ternganga menyaksikan pertempuran dua temannya ini.

Sanji bertanya mengapa Luffy tidak melawan. Tapi Luffy menegaskan, ia tidak akan membalas, dan ngotot untuk bertahan. Sanji kembali menghajar Luffy. Bukan hanya sekali, tetapi berkali-kali. Sang kapten sudah babak belur. Sanji tidak menghentikan serangannya. Nami yang tidak tahan, berteriak mengingatkan, "Berhenti, Sanji! Kami hanya ingin mengajakmu pulang. Luffy bertarung melawan musuh sepanjang hari demi menemuimu di sini!"


-------------------------------------------
 SINOPSIS ONE PIECE
 Chapter 842: The Power of Fullness
 Chapter 841: To the East Blue
 Chapter 840: Iron Mask
 Chapter 839: I Owe You My Life
Chapter 838: Choniki
-----------------------------------------

Luffy mencegah Nami terlibat, memintanya tidak turut campur. Sanji terus menghajarnya hingga akhirnya, tendangannya tepat mengenai kepala Luffy. Kenangan bersama Luffy mengalir di pikiran Sanji. Ajakan pertama Luffy agar dirinya bergabung ke Kelompok Topi Jerami. Tetapi, ia berusaha menegarkan diri. Akhirnya terkapar di atas tanah penuh luka. Sanji berbalik, meninggalkannya untuk kembali ke kereta kencana Keluarga Vinsmoke.


Ketika itulah Nami menghentikannya, "Sanji, tunggu!"
Saat Sanji menoleh, Nami langsung menampar Sanji keras sekali. Dengan geram, Nami berkata, "Selamat tinggal, maaf kami sudah menghawatirkanmu."


Kereta kencana Keluarga Vinsmoke bergerak. Di sebelah sana, tempat yang ditinggalkan Sanji, Luffy bangkit kembali. Dengan wajah dan tubuh penuh luka, Luffy berteriak, "Tunggu Sanji! Apa yang kau katakan itu, aku tahu itu tidak benar-benar datang dari hatimu. Kau pikir aku mau mendengarnya begitu saja!? Jangan bercanda!! Tak peduli berapa kali kau menendangku, yang sakit adalah hatimu!!"


Sanji menutupi wajah. Air mata terjatuh. Ia menangis tanpa suara, tetapi tetap berusaha menyembunyikan hal itu. Sementara, kakak-kakaknya tertawa memperolok.


Luffy pantang menyerah. Ia berteriak, "Perjalanan kita masih berlanjut! Aku tidak akan ke mana-mana dan menunggumu di sini! Kalau kau tak juga kembali, biar saja aku mati kelaparan! Kaulah koki kami! Aku hanya memakan masakanmu!"

"Aku tak peduli meski aku kelaparan! Kau harus kembali, Sanji! Tanpamu ... aku tak akan bisa menjadi Raja Bajak Laut!"
Read more

10/22/2016

Karakter One Piece: Daftar Nama Petinggi Utama Bajak Laut Donquixote

Karakter One Piece: Daftar Nama Petinggi Utama Bajak Laut Donquixote

Dalam karakter One Piece kali ini kita akan membahas daftar nama petinggi utama Bajak Laut Donquixote pimpinan Donquixote Doflamingo. Kelompok bajak laut ini menguasai Kerajaan Dressrosa berkat strategi tipu daya Doflamingo dalam memperalat rakyat dan menciptakan fitnah besar untuk Raja Riku Dold III. Doflamingo sendiri memiliki empat petinggi utama yang didasarkan pada nama-nama bahasa Spanyol untuk jenis kartu remi, yaitu Pica (Sekop/ Spade), Trebol (Club/ Keriting), Diamante (Wajik/ Diamond, dan Corazon (Heart/ Hati).

Ada kemiripan antara Donquixote Doflamingo dan Crocodile. Keduanya sama-sama berambisi menaklukkan sebuah negara dalam kekuasaan mereka. Perbedaannya, mimpi Crocodile menaklukkan Kerajaan Alabasta keburu dihancurkan Kelompok Topi Jerami. Sementara Doflamingo sempat berkuasa selama 10 tahun di Kerajaan Dressrosa sebelum aliansi Topi Jerami dan Bajak Laut Heart pimpinan Trafalgar D Law menghancurkan mereka.

Bajak Laut Donquixote mengendalikan Kerajaan Dressrosa terutama berkat kemampuan Sugar, penguasa Hobi Hobi no Mi yang bisa membuat orang menjadi mainan, juga kehilangan ingatan soal masa lalu. Begitu pula orang-orang yang ditinggalkan. Mereka kehilangan ingatan tentang orang yang jadi mainan tersebut. Ironisnya, penguasan Dressrosa itu hancur oleh Usopp (God Usopp) yang membuat Sugar pingsan dengan wajahnya yang bagai 'setan' saat mengunyah tatabasco.

Sugar bukanlah petinggi utama dalam Bajak Laut Donquixote. Sejak awal, Donquixote Doflamingo membagi timnya menjadi empat kelompok, yaitu kelompok Pica (regu penyerangan), kelompok Diamante (regu petarung), kelompok trebol (tim kemampuan khusus), dan kelompok Corazon. Pembagiannya, beserta anggota kelompok tersebut, secara jelas bisa dilihat di bawah ini.

Kelompok PICA
Pimpinan: PICA
Anggota:
Gladius (pemilik buah iblis Pamu-Pamu no Mi, yang membuat semua benda yang disentuh meledak)
Buffalo (pemilik buah iblis Guru-Guru no Mi, yang membuat dirinya bisa seperti helikopter, berputar-putar)
Baby 5 (pemilik buah iblis Buki Buki no Mi, yang membuat seluruh bagian tubuhnya bisa menjadi senjata)

Kelompok DIAMANTE
Pimpinan Diamante
Anggota
Lao G
Senor Pink (pemilik buah iblis Sui Sui no Mi, yang membuat dirinya bisa merenangi benda apa pun, meskipun benda padat seperti menara atau dinding)
Machvise (pemilik buah iblis Ton Ton no Mi, yang membuat dirinya memiliki kekuatan bagai besi hingga 10.000 ton)
Dellinger

Kelompok TREBOL
Pimpinan: Trebol
Anggota
Sugar (pemilik buah iblis Hobi Hobi no Mi,yang membuat orang yang disentuhnya jadi mainan dan kehilangan ingatan)
Violet (pemilik buah iblis Giro Giro no Mi,yang membuat dirinya bisa mengintip ingatan seseorang atau membaca pikiran lawan. Ia juga bisa memantau situasi dari jarak sangat jauh, 4000 kilometer).
Jora (pemilik buah iblis Ato Ato Mi,yang membuat benda yang disentuhnya jadi lukisan/ karya seni).

Kelompok CORAZON
Pimpinan: Vergo (Corazon II)
Anggota:
Monet (pemilik buah iblis Yuki Yuki no Mi,yang membuat dirinya bisa menjadi salju atau mengontrol elemen salju).


Read more

10/21/2016

One Piece Trivia: Pidato Trafalgar D. Law Tentang Era Baru Kepada Donquixote Doflamingo

One Piece Trivia: Pidato Trafalgar D. Law Tentang Era Baru Kepada Donquixote Doflamingo

 Dalam One Piece Trivia kali ini kita akan membahas 'pidato' Trafalgar D. Law tentang era generasi baru kepada Donquixote Doflamingo. Sebagai karakter yang sangat serius, Law sering mengucapkan kalimat-kalimat tajam yang ikonik. Termasuk ketika ia berhadapan dengan Vergo di Punk Hazard. Law memperingatkan Doflamingo tentang kejatuhannya yang segera tiba, dan perang sebenarnya yang bakal terjadi, melebihi Perang Puncak yang menjadi tempat gugurnya Whitebeard alias Shirohige.

Trafalgar D Water Law sudah lama menyimpan dendam terhadap Donquixote Doflamingo. Pasalnya, Doflamingo telah membunuh sosok 'ayah, sahabat, sekaligus kakak' bagi Law, Donquixote Rosinante. Dendam membara itulah yang membuat Law bekerjasama dengan Kelompok Topi Jerami yang dipimpin Monkey D. Luffy sejak kedatangan mereka di Punk Hazard.

Law yang penuh strategi tidak hanya bergerak karena ingin menghancurkan Bajak Laut Donquixote milik Doflamingo, atau membalas dendam kematian Rosinante, yang dipanggilnya Cora-san. Seperti bajak laut lain, ia juga ingin mendapatkan One Piece dan menjadi raja bajak laut. Dengan menghancurkan SAD, kemudian menyerang Dressrosa dan menghancurkan pabrik SMILE pula, Law ingin mengadu Doflamingo dengan Yonko Kaido (meski pada akhirnya yang terjadi di luar rencananya).

Dengan seluruh strategi itu, ketika bertarung dengan Vergo di Punk Hazard, Law memperingatkan Doflamingo tentang 'bencana besar yang sebentar lagi datang'. Law sengaja menyerang SAD untuk memutuskan kebekuan yang terjadi selama ini sejak Perang Puncak. Hancurnya SAD akan membuat semua kelompok bergerak. Bukan cuma Doflamingo, tetapi juga para Yonko yang berkepentingan dengan Caesar Clown, yaitu Big Mom dan Kaido.

-------------------------------------------
 SINOPSIS ONE PIECE
 Chapter 842: The Power of Fullness
 Chapter 841: To the East Blue
 Chapter 840: Iron Mask
 Chapter 839: I Owe You My Life
Chapter 838: Choniki
-----------------------------------------

Berikut ini 'pidato' Trafalgar D Water Law saat mengalahkan Vergo.

"Jangan berpikir kalian semua akan duduk di kursi empuk itu selamanya. Kau mendengarkanku kan, Joker?!"

"Vergo sudah habis. Kau akan kehilangan salah satu bawahanmu yang paling penting. Dan Caesar akan segera dihabisi oleh Tuan Topi Jerami (Mugiwara-ya). Dengan kata lain, kau akan kehilangan segalanya, termasuk SAD!"

"Alasan kenapa kau tidak bisa memperhitungkan masa depan terburuk adalah, karena kau terlalu percaya diri. Kau boleh memikirkan recana berikutnya sambil tertawa keras seperti biasa. Tapi, semakin lama kau tertawa, kami semakin bergerak di luar perhitunganmu."

"Sudah dua tahun berlalu semenjak perang puncak. ... Siapa dan apa saja yang sudah bergerak? Yang kau lakukan hanyalah mengamankan ketenteraman. Shirohige hanya sekadar mengakhiri zamannya. Dan markas besar Angkatan Laut menyiapkan kekuatan tempur barunya."

"Tapi para nama besar sama sekali tidak berbuat apa pun. Seakan mereka masih ragu untuk bersiap-siap. Perang Puncak itu tak lebih dari sekadar pendahuluan."

"Kau selalu berkata, bahwa seiring dengan pergolakan yang tak terhentikan, akan datang zaman baru untuk orang-orang hebat."

"Roda giginya sudah kuhancurkan. Dan kini, sudah tidak ada lagi yang bisa mundur!"
Read more

10/20/2016

Kumpulan Kata Mutiara One Piece Versi Sanji Soal Wanita & Tendangan

Kumpulan Kata Mutiara One Piece Versi Sanji Soal Wanita & Tendangan

Dalam kumpulan kata mutiara One Piece kali ini, kita akan membahas kata mutiara yang disampaikan Sanji. Sebagai karakter 'paling jantan' di kelompok Bajak Laut Topi Jerami, terutama kalau berkaitan dengan wanita, Sanji sering mengeluarkan kalimat-kalimat maut yang bukan sekadar ucapan playboy kacangan, tetapi benar-benar ucapan dari seorang lelaki sejati. Tentu kata mutiara yang paling mengesankan adalah, kalimat yang diwarisi Sanji dari Zeff, "Aku tidak peduli berapa kali kau gagal sebagai manusia. Tapi kalau kau sampai gagal sebagai seorang pria, aku sendiri yang nanti akan mengebiri 'burungmu'!"

Sanji memang penggila wanita. Dia gampang jatuh cinta pada perempuan, apalagi yang berwajah cantik dan bertubuh seksi. Tapi bukan berarti Sanji tidak menghormati mereka. Sanji punya masa lalu yang kelam, ketika menyaksikan sang ibu (Ratu Vinsmoke) harus diasingkan karena sakit, lantas meninggal. Pengalaman ini, di samping kekejaman sang ayah terhadap ibundanya, membuat Sanji begitu perhatian pada para wanita. Ia tidak pernah membiarkan seorang perempuan pun menangis.

Ketika Tashigi diserang habis-habisan oleh Vergo di Punk Hazard, ia putus asa. Tashigi menangis dan memanggil nama Smoker yang kala itu tak mungkin bisa membantu. Sanji dengan cepat menolong Tashigi dan mengeluarkan kalimat ampuh, "Ada seorang lady yang memanggilku! Aku mendengar tetesan air mata seorang wanita." (Chapter 680).

Kumpulan Kata Mutiara One Piece Versi Sanji Soal Wanita & Tendangan


KARAKTER ONE PIECE
 -----------------------------------------------

Soal menyakiti wanita, Sanji sangat anti melakukan hal itu. Ini berkat didikan Zeff yang ketat. Zeff pernah berkata, "Aku melatih kalian orang-orang dungu dengan tendanganku. Tapi aku takkan sudi melatih wanita dengan cara itu!"

Sanji kecil menjawab, "Kenapa? Jika tidak berhasil, hajar saja seperti yang biasa kau lakukan pada kami!"

Mendengar ucapan Sanji itu, Zeff berang bukan kepalang. Katanya, "Pria tidak boleh menendang wanita, goblok! Itu sudah menjadi aturan mutlak di jagat ini sejak zaman dinosaurus! Aku tidak peduli berapa kali kau gagal sebagai manusia. Tapi kalau kau sampai gagal sebagai seorang pria, aku sendiri yang nanti akan mengebiri 'burungmu'! Lalu, aku akan menebas leherku sendiri." (Chapter 842).

---------------------------------------

Pesan Zeff ini terus dikenang Sanji. Ketika ia berada di Punk Hazard, dan anggota G-5 diserang oleh Monet yang seorang wanita, Sanji diam saja. Anggota G-5 pun bertanya, "Abang Kuroashi, padahal, tadi kami diserang. Kenapa kau tidak menolong kami?!"

Sanji menjawab, "Jangan manja! Aku takkan pernah menendang cewek, tahu!"

Anggota G-5 berkilah, "Tapi bagaimana kalau kau terlibat dalam pertarungan dan hampir mati?!"

Sanji menjawab, "AKU PILIH MATI!" (Chapter 687).

---------------------------------------

Sebelumnya Sanji yang luar biasa, pernah dihajar hingga babak belur oleh Califa, anggota CP9 di Enies Lobby. Padahal dari segi kemampuan, Sanji sangat unggul. Ia cuma bisa bertahan dan bertahan dari serangan Califa yang seorang wanita. Ketika Sanji sudah luka parah, Nami terheran-heran melihat hal ini.

Nami berkata, "Lawanmu seorang wanita. Padahal selama ini kau selalu bersikap manis pada mereka. Sikap sok kesatriamu itu sekarang mampu membuatmu sekarat begini. Apa sikap itu sangat penting?! Bagaimana kalau kau sampai mati?"

Sanji menjawab,"Aku tidak ingin mati. Hanya saja aku tidak bisa menyerang wanita. Diriku dibesarkan dengan pukulan .. karena itu, walaupun harus mati, aku tidak akan pernah menendang wanita!" (Chapter 403).

-------------------------------------

Beberapa kata mutiara lain dari Sanji soal wanita ada di bawah ini.

"Adalah tugas seorang pria untuk memaafkan kebohongan wanita."

”Aku adalah pria diantara pria yang sangat menyukai wanita. Menjauhlah kalian dariku!”(Chapter 593)

”Aku terlahir untuk berteman dengan para ladies,dan untuk mencintai mereka karena aku seoerang lelaki!”(Chapter 595)
Read more

10/19/2016

Karakter One Piece: Daftar Nama Keluarga Vinsmoke & Julukan Saudara Sanji



Dalam karakter One Piece kali ini kita akan membahas daftar nama keluarga Vinsmoke dari Kerajaan Germa. Keluarga ini dipimpin oleh Vinsmoke Judge, yang memiliki lima anak. Setiap anak memiliki julukan tersendiri. Juga memiliki nama yang sesuai dengan urutan nomor, dimulai dari Reiju yang berarti 'nol' dan diakhiri dengan Yonji yang berarti 'empat'. Sanji adalah anak keempat di keluarga Vinsmoke, tetapi namanya berarti 'tiga'.

Sudah sejak lama banyak teori yang menyebutkan bahwa Sanji bakal memiliki saudara yang namanya berkaitan dengan nomor, mengingat 'San' berarti tiga. Tetapi ketika Keluarga Vinsmoke muncul, ternyata saudara Sanji tidak sebatas soal penamaan yang unik. Seperti Sanji, mereka punya alis melingkar-lingkar yang membentuk angka 66, baik terbalik atau tidak. Bisa jadi, angka 66 tersebut adalah bukti kalau mereka adalah manusia 'buatan' produk Vinsmoke Judge.

Di Chapter 841, Vinsmoke Judge menjelaskan kepada anak-anaknya, "Dengar baik-baik, kalian semua adalah ciptaan terbaikku sepanjang masa. (Kalian adalah) Hasil dari ilmu pengetahuan serta teknik genetika paling mutakhir yang pernah dikenal dunia. Kemampuan kalian takkan bisa dibatasi oleh kemampuan manusia pada umumnya."



Meskipun lima anak ini adalah buah pernikahan Judge dengan sang istri, tetapi anak-anak tersebut dijadikan bahan percobaan untuk membentuk pasukan tempur yang sangat tangguh. Di antara keempat anak ini, Sanji adalah yang paling lemah di masa kecil karena kerangka luarnya belum terbentuk. Tetapi, Sanji (bersama Reiju) masih memiliki rasa manusiawi dalam dirinya. Berbeda dengan Ichiji, Niji, dan Yonji yang kejam dan tak kenal ampun.

Konsep anak-anak keluarga Vinsmoke ini mengingatkan kita pada serial super sentai, yang biasanya terdiri dari sentai yang berwarna-warni. Dalam hal ini, anak-anak keluarga Vinsmoke identik dengan warna masing-masing. Reiju adalah pink, seperti kebanyakan karakter wanita di super sentai. Sementara Ichiji, berwarna merah. Biasanya sentai warna merah adalah ketua kelompok. Dalam hal ini, Ichiji tampaknya memang yang terkuat.

Untuk melengkapi formasi, ada Niji yang warna biru, Yonji yang warna hijau, dan Sanji yang warna hitam. Tetapi gelar Sanji, meski memiliki unsur warna, berbeda dengan yang lain.  Kuroashi berasal dari bahasa Jepang, sementara julukan empat saudaranya berasal dari bahasa Inggris.



Berikut ini nama dan julukan anak-anak keluarga Vinsmoke

Vinsmoke Reiju  "Poison Pink" (ポイズンピンク)
Sesuai namanya, Reiju adalah anak tertua di keluarga Vinsmoke. Ia juga perempuan satu-satunya. Julukannya, Poison Pink berdasarkan kemampuan Reiju dalam mengolah racun. Ia yang menghisap racun yang menyerang Monkey D. Luffy.

Vinsmoke Ichiji "Sparking Red" (スパーキングレッド)
Ichiji, yang terkuat di antara anak-anak keluarga Vinsmoke, adalah anak lelaki tertua. Julukannya, Sparking Red, bisa jadi berkaitan dengan kemampuan mengendalikan cahaya.

Vinsmoke Niji "Electric Blue" (デンゲキブルー)
Niji adalah anak lelaki kedua di keluarga Vinsmoke. Sesuai julukannya, ia bisa mengelektrifikasi bagian tubuhnya baik untuk bertahan maupun menyerang lawan.

Vinsmoke Yonji "Winch Green" (ウインチグリーン)
Yonji adalah anak lelaki keempat di keluarga Vinsmoke. Julukannya, sebenarnya berarti kerekan atau mesin derek.

Vinsmoke Sanji' "Black Leg" (黒脚).
Sanji adalah anak lelaki ketiga di keluarga Vinsmoke. Kemampuannya lebih alamiah dibandingkan dengan yang lain. Tetapi kaki Sanji bisa terbakar saat mengeluarkan jurus pamungkasnya.
Read more

10/18/2016

Sinopsis One Piece Chapter 842: Kekuatan Perut Kenyang Luffy vs Cracker!




Sinopsis One Piece Chapter 842 mengisahkan pertarungan Monkey D. Luffy vs Charlotte Cracker, salah satu dari Tiga Komandan Manis Bajak Laut Big Mom. Setelah pertarungan panjang, Luffy memakan semua prajurit biskuit buatan Cracker berkat bantuan clima-tact Nami. Sementara itu, di Kerajaan Germa, Sanji yang babak belur dihajar Niji, dirawat oleh sang kakak tertua, Reiju. Sikap jantan Sanji yang membela Cosette mati-matian membuat Reiju penasaran, dari mana ia belajar bersikap demikian.

Cerita One Piece 842 dirilis pada 8 Oktober 2016 dengan judul 'Manpuku no Chikara/ The Power of a Full Stomach/ Kekuatan Kenyang'. Di Hutan Rayuan, Luffy bertarung habis-habisan melawan Cracker. Strategi Luffy adalah, memakan semua prajurit biskuit yang dibuat Cracker. Bagi Cracker ini adalah strategi konyol. Katanya, "Sesuai keinginanmu, aku akan terus membuat biskuit sebanyak yang kau inginkan!"

Cracker yang memiliki kekuatan Bisu Bisu no Mi (Buah Biskuit) cukup menepukkan tangan ke bahu untuk mencetak prajurit baru. Tetapi yang tidak diduga oleh sang pentolan Bajak Laut Big Mom, Luffy terus menyantap para prajurit itu hingga perutnya membengkak.

Sementara itu, King Baum tidak berkutik menghadapi Nami, karena Nami menggunakan vivre card pemberian Big Mom. King Baum ditekan oleh Cracker untuk menyerang Nami. Katanya, "Akan kulaporkan kau pada Mama bahwa telah melupakan kesetiaanmu!" Tetapi kekuatan jiwa Big Mom yang terpancar dari vivre card tak bisa dilawan.

Cracker mengeluhkan kemampuan Nami yang bisa membuat hujan sehingga prajurit biskuitnya jadi lembek. Nami membalas dengan sengit, "Kau bisa mengeluh sesukamu tentang aku yang sudah menemukan kelemahanmu. Tapi itu bukan berarti kau bisa mengamuk pada para prajuritku!" King Baum dan para homies kaget, sejak kapan mereka menjadi prajurit Nami. Tetapi begitu Nami menunjukkan vivre card sekali lagi, mereka tidak bisa membantah.

Cracker yang melihat Luffy sudah begitu kekenyangan, bahkan sampai tak bisa memakan meski hanya satu gigitan lagi, ingin segera mengakhiri pertarungan. Tetapi Nami membangkitkan semangat kaptennya dengan berkata, "Luffy adalah Pria yang akan menjadi RAJA BAJAK LAUT! Dengan kata lain, rasa laparnya pun tak terbatas!".

Di lain tempat, Ibukota Whole Cake Island, Sweet City, para warga dibuat heboh dengan penampakan di cermin-cermin rumah mereka. Ternyata itu adalah Chopper dan Carrot yang masih berusaha mencari jalan keluar dari perangkap Charlotte Brulee di Dunia Cermin. Mereka kabur dari kejaran Brulee yang juga sudah kelelahan memburu.

-------------------------------------------
 SINOPSIS ONE PIECE
 Chapter 842: The Power of Fullness
 Chapter 841: To the East Blue
 Chapter 840: Iron Mask
 Chapter 839: I Owe You My Life
Chapter 838: Choniki
-----------------------------------------

Berpindah ke Kerajaan Germa, persiapan menuju Whole Cake Island segera rampung. Sanji yang wajahnya babak belur dihajar Niji mendapatkan perawatan khusus dari Reiju. Sanji diberi masker istimewa. Reiju menjelaskan, "Masker wajah itu hanya mencegah agar wajahmu tidak sampai bengkak. Artinya benda itu sebenarnya hanya mengganggu proses penyembuhan alami tubuhmu."

"Jadi jika disentuh, masih tetap sensitif. Benda itu takkan bisa terlepas hingga wajahmu sembuh. Tapi aku yakin kau lebih memilih memakai masker begini dibanding harus muncul dengan wajah bengkak."


Reiju kemudian bertanya dari mana sikap jantan Sanji muncul. Sanji rela membela Cosette yang dihinakan oleh Niji. Sanji kemudian mengenang masa-masa lalu bersama Zeff. Ia dididik Zeff sejak kecil untuk menghormati wanita. Kata Zeff, "Pria tidak boleh menendang wanita, goblok!Ini sudah menjadi aturan mutlak di jagad ini sejak z aman Dinosaurus! Dengar, aku tidak peduli berapa kali kau gagal sebagai manusia. Tapi kalau kau sampai gagal sebagai seorang Pria, aku sendiri yang akan mengebiri 'burungmu'!"

Sanji kemudian berangkat menuju Whole Cake Island dengan arak-arakan besar. Ia duduk di kereta kencana, diapit oleh Yonji sang adik, dan Niji sang kakak. Tampak wajah Sanji yang kesal, menuju pernikahannya dengan Charlotte Puding.

Kembali ke Hutan Rayuan, Luffy memutuskan untuk memakai jurus andalannya, Gear Fourth Tank Man Full Version. Cracker menyerangnya dengan pedang Pretzel, tetapi malah terserap ke perut Luffy. Lalu dengan sekuat tenaga, Luffy mendorong perutnya untuk mementalkan Cracker jauh-jauh. Sang Komandan Manis terlempar dengan giginya yang tanggal ....

Read more

10/13/2016

Sinopsis One Piece Chapter 841: Kisah Pilu Sanji Vinsmoke Anak Yang Tidak Dianggap Sang Ayah


Sinopsis One Piece Chapter 841: Kisah Pilu Sanji Vinsmoke Anak Yang Tidak Dianggap Sang Ayah


Sinopsis One Piece Chapter 841 menampilkan kisah masa lalu Sanji yang dianggap sudah mati, dan tidak diakui sebagai anak oleh ayahnya sendiri, Jajji Vinsmoke. Ditempa penderitaan justru membuka hati Sanji untuk lebih peka. Ia belajar memasak untuk sang ibunda, yang akhirnya meninggal. Ketika terjadi perang di East Blue, Sanji yang ada di penjara, dibebaskan oleh sang kakak, Reiju. Jajji mengetahui hal ini, tetapi membiarkan Sanji pergi dengan ucapan yang sangat menyakitkan, "Dalam situasi apapun, jangan pernah akui dan nyatakan dirimu sebagai anakku!"

Cerita One Piece 841 berjudul 'Īsuto Burū e/ Menuju East Blue/ To the East Blue' dirilis pada 3 Oktober 2016. Sanji yang dipenjara karena dianggap mempermalukan sang ayah dengan kelemahannya, tidak bisa berbuat apa-apa. Isu berkenbang jika Jajji Vinsmoke menyembunyikan selingkuhan, karena Sanji sebelumnya sudah dideklarasikan mati. Tapi kehidupan Sanji terus berlanjut. Ia ingat kisah masa lalunya dengan sang ibu yang indah.

Sanji nekat mendatangi ibundanya yang berada di distrik kesehatan seorang sendiri. Sanji yang sangat cinta kepada sang ibu, sudah menyiapkan makanan buatan sendiri. Di bawah hujan, ia basah kuyup. Penuh perjuangan ia sampai ke tempat sang ibu yang sakit, tetapi menyambut Sanji dengan ceria. Awalnya, Epony, pelayan ibu Sanji mengganti makanan buatan Sanji dengan makanan yang enak, karena tentulah makanan buatan anak kecil tidak bakal memenuhi standar selera. Namun, ibu Sanji justru ingin menyantap makanan buatan anaknya.

Meskipun aslinya tidak enak, ibu Sanji tetap tersenyum menyantapnya, dan berkata, "Mmmm! Rasanya enak!Apakah nanti Sanji mau membuatkannya untuk Ibu lagi?". Ucapan itu yang selalu terkenang di pikiran Sanji, karena tak lama kemudian sang ibu meninggal sebelum merasakan makanan buatannya lagi. Oleh karena itu, di dalam penjara, Sanji meminta pelayan memberikannya buku masakan dan alat-alat memasak. Permintaan 'aneh' ini dikabulkan dengan penuh tanda tanya ....

Sanji tetap dibully oleh kakak dan adiknya selama dipenjara. Ia dipukul dan ditendang. Di sinilah kemudian terlihat Reiju sedikit berpihak kepada sang adik. Sejatinya Reiju tidak ingin membela Sanji. Tetapi ia masih punya empati, berbeda dengan ketiga saudaranya yang lain. Reiju berkata, "Mereka tidak bisa merasakan emosi,seperti empati ataupun simpati.  Modifikasinya juga sudah berhasil dilakukan di tubuhku, tapi aku tidak sama seperti mereka."

Saat itu, Kerajaan Germa tengah berada di East Blue untuk berperang. Dalam situasi hiruk-pikuk itu, Sanji berkata kepada Reiju. "Jika sekarang aku lari ke East Blue, aku tidak perlu melihat wajah ayah lagi. Iya kan?." Reiju yang tersentuh, tergerak. Ia menggunakan kekuatannya untuk membebaskan Sanji.

Tetapi di tengah pelariannya, Sanji bertemu dengan Jajji Vinsmoke. Sanji merasa, habislah sudah. Ajaibnya sang ayah justru tidak melenyapkannya. Jajji mempersilakan Sanji pergi dengan kata-kata paling menyakitkan, "Dalam situasi apapun, jangan pernah akui dan nyatakan dirimu sebagai anakku. Kau satu-satunya kecacatan yang ada dalam hidupku, satu-satunya yang membuatku malu. Apakah sudah jelas?"

Berurai air mata, Sanji kabur. Ketika itu muncul kapal yang tidak terlibat perang dan diabaikan oleh pasukan Kerajaan Germa. Reiju memaksa Sanji untuk menumpang kapal tersebut, "Dunia itu begitu besar. Suatu hari nanti kau pasti akan bertemu dengan orang-orang yang akan memperlakukanmu seperti seharusnya. Pergi!
Jangan pernah berpaling dan jangan pernah kembali!"

Dari sanalah kemudian Sanji bertemu dengan Zeff kelak ...

Kembali ke saat ini, Sanji yang babak belur dihajar oleh Niji, dirawat oleh Reiju. Sang kakak tidak menyangka, Sanji rela dihajar hanya agar Zeff tidak dijadikan sasaran oleh keluarga Vinsmoke.

Sementara itu, di Hutan Rayuan, pertarungan Luffy vs Charlotte Cracker sudah memakan waktu lebih dari 11 jam. Luffy punya satu cara untuk mengalahkan Cracker, yaitu dengan menyantap semua Kesatria Biskuitnya. Tapi hal ini membuat perut Luffy semakin membuncit, sementara pasukan buatan Cracker tidak ada habisnya.

Read more

10/12/2016

Sinopsis One Piece Chapter 840: Rahasia Germa 66 & 'Anak-Anak Buatan' Jajji Vinsmoke

Sinopsis One Piece Chapter 840 masih melanjutkan kisah Sanji yang kini berada di laboratorium Kerajaan Germa. Marah atas tindakan Niji menghajar Cosette, Sanji menantangnya bertarung satu lawan satu. Namun, dengan ancaman bakal mencelakakan Zeff, Niji bisa mengalahkan Sanji dengan mudah. Cerita pun bergulir ke masa lalu, kala Vinsmoke bersaudara dididik dengan keras oleh Jajji sang ayah untuk menciptakan kejayaan Germa 66. Terungkap jika Vinsmoke bersaudara yang terdiri dari Reiju, Ichiji, Niji, Sanji, dan Yonji ini adalah 'ciptaan terbaik Jajji sepanjang masa'.

Cerita One Piece 840 berjudul 'Tekkamen/ Topeng Besi/ Iron Mask' dirilis pada 26 September 2016. Di awal chapter, Sanji diajak oleh Yonji ke laboratorium penelitian keluarganya. Sanji yang sebenarnya ingin membuat perhitungan dengan Niji, terperangah oleh ucapan Yonji yang menerangkan segalanya soal laboratorium tersebut. Di sana terdapat pasukan Germa 66 yang berada dalam tabung cairan pengawet; yang disiapkan sebagai kekuatan militer keluarga Vinsmoke.

Yonji mengisahkan, dahulunya Jajji Vinsmoke bekerjasama dengan ilmuwan terkemuka, Vegapunk. Dua orang ini berhasil menemukan blue print kehidupan. Pemerintahan Dunia yang was-was dengan penemuan ini kemudian menangkap Vegapunk. Tetapi Jajji berhasil lolos dan menyusun rencananya sendiri. Ia mulai bereksperimen, melakukan kloning, dengan mutasi gen dan blue print kehidupan untuk membentuk manusia-manusia super rekayasanya.

Sanji sempat muak dengan penjelasan Yonji, yang menyiratkan bahwa Jajji menganggap segala hal hanyalah bahan percobaan semata. Pembicaraan mereka diinterupsi dengan kehadiran Ichiji dan Nji. Sanji yang belum melupakan kasus Cosette segera menyerang Niji. Ia tampak unggul. Tetapi saat terdesak Niji berkata, "Aku akan lebih berhati-hati jika jadi dirimu. Sanji. Jangan lupa bahwa kami masih punya akses cepat dan mudah menuju kelemahanmu di East Blue."

Ucapan Niji ini merujuk pada Zeff, chef Baratie yang sangat dihormati Sanji. Menyadari ancaman bahaya pada Zeff, Sanji kemudian 'menyerah' dan dihajar Niji hingga babak belur. Dalam kondisi terluka, Sanji mengenang masa lalunya, ketika lima bersaudara Vinsmoke dikumpulkan Jajji.

"Dengar baik-baik, kalian semua adalah ciptaan terbaikku sepanjang masa. (Kalian adalah) Hasil dari ilmu pengetahuan serta teknik genetika paling mutakhir yang pernah dikenal dunia. Kemampuan kalian takkan bisa dibatasi oleh kemampuan manusia pada umumnya."

"Ketika waktunya tiba,takkan ada seorang pun di dunia ini yang bisa menghalangi kalian berlima mencapai tujuan kalian. Tiap-tiap dari kalian akan berdiri sebagai kepala dan memimpin sebuah pasukan. Tetap bersetia hanya kepada Germa 66,yang akan terus tumbuh dan berevolusi berkat kekuatan sains! Darah yang mengalir di dalam tubuh kalian telah diberkati."

Pidato memukai Jajji Vinsmoke ini membakar lima bersaudara Vinsmoke. Namun dari kelimanya, hanya Sanji yang paling lemah. Ia kalah dalam segala hal dibandingkan kakak dan adiknya.

Penilaian kemudian disampaikan oleh asisten Jajji, "Tuan Ichiji, Tuan Niji dan Tuan Yonji sudah berada di jalur yang tepat. Kerangka luar (exoskeleton) mereka telah mulai terbentuk dan tubuh mereka telah matang hingga sampai pada level pria dewasa baik dari segi kekuatan maupun kegesitan. Akan tetapi tampaknya Tuan Sanji ... adalah kegagalan total."

Penilaian tersebut tmengungkap jika Sanji cuma manusia biasa.  Jajji yang kecewa, kemudian melihat kemuliaan hati Sanji yang meniru jejak sang ibu. Namun bagi Jajji yang menganggap segalanya hanyalah alat untuk menegakkan kekuasaan, Sanji tak berguna. Oleh karena itu, Jajji menyembunyikan Sanji. Sang ayah ini, justru mengumumkan bahwa Sanji sudah meninggal.

"Tak kusangka kita telah kehilangan dia dalam sebuah kecelakaan. Ini sudah lebih daripada sekedar tragedi! Tadinya,dia akan menjadi satu dari lima pilar yang akan memimpin germa menuju masa depan. Namun sekarang di hadapanku hanya ada mayat putraku yang selama ini sudah sangat kuharapkan," kilah Jajji dalam pidato perkabungan.

Ternyata Sanji disembunyikan di ruang bawah tanah. Ia mendapati bahwa sang ayah memang tidak menyukainya dan membuangnya. Sanji yang dipasangi topeng besi hanya bisa menjerit tidak berdaya dalam kelemahannya. Ia kecewa karena lemah, karena disingkirkan.

"Kenapa? Bebaskan aku,  kumohon ayah! Aku benar-benar minta maaf. Maaf karena sudah terlahir sebagai anak yang lemah. Tolong! Ayah, tolong aku! Ayahhhh!!!" teriak Sanji di ruang kosong.
Read more