Showing posts with label Bajak Laut Donquixote. Show all posts
Showing posts with label Bajak Laut Donquixote. Show all posts

10/21/2016

One Piece Trivia: Pidato Trafalgar D. Law Tentang Era Baru Kepada Donquixote Doflamingo

One Piece Trivia: Pidato Trafalgar D. Law Tentang Era Baru Kepada Donquixote Doflamingo

 Dalam One Piece Trivia kali ini kita akan membahas 'pidato' Trafalgar D. Law tentang era generasi baru kepada Donquixote Doflamingo. Sebagai karakter yang sangat serius, Law sering mengucapkan kalimat-kalimat tajam yang ikonik. Termasuk ketika ia berhadapan dengan Vergo di Punk Hazard. Law memperingatkan Doflamingo tentang kejatuhannya yang segera tiba, dan perang sebenarnya yang bakal terjadi, melebihi Perang Puncak yang menjadi tempat gugurnya Whitebeard alias Shirohige.

Trafalgar D Water Law sudah lama menyimpan dendam terhadap Donquixote Doflamingo. Pasalnya, Doflamingo telah membunuh sosok 'ayah, sahabat, sekaligus kakak' bagi Law, Donquixote Rosinante. Dendam membara itulah yang membuat Law bekerjasama dengan Kelompok Topi Jerami yang dipimpin Monkey D. Luffy sejak kedatangan mereka di Punk Hazard.

Law yang penuh strategi tidak hanya bergerak karena ingin menghancurkan Bajak Laut Donquixote milik Doflamingo, atau membalas dendam kematian Rosinante, yang dipanggilnya Cora-san. Seperti bajak laut lain, ia juga ingin mendapatkan One Piece dan menjadi raja bajak laut. Dengan menghancurkan SAD, kemudian menyerang Dressrosa dan menghancurkan pabrik SMILE pula, Law ingin mengadu Doflamingo dengan Yonko Kaido (meski pada akhirnya yang terjadi di luar rencananya).

Dengan seluruh strategi itu, ketika bertarung dengan Vergo di Punk Hazard, Law memperingatkan Doflamingo tentang 'bencana besar yang sebentar lagi datang'. Law sengaja menyerang SAD untuk memutuskan kebekuan yang terjadi selama ini sejak Perang Puncak. Hancurnya SAD akan membuat semua kelompok bergerak. Bukan cuma Doflamingo, tetapi juga para Yonko yang berkepentingan dengan Caesar Clown, yaitu Big Mom dan Kaido.

-------------------------------------------
 SINOPSIS ONE PIECE
 Chapter 842: The Power of Fullness
 Chapter 841: To the East Blue
 Chapter 840: Iron Mask
 Chapter 839: I Owe You My Life
Chapter 838: Choniki
-----------------------------------------

Berikut ini 'pidato' Trafalgar D Water Law saat mengalahkan Vergo.

"Jangan berpikir kalian semua akan duduk di kursi empuk itu selamanya. Kau mendengarkanku kan, Joker?!"

"Vergo sudah habis. Kau akan kehilangan salah satu bawahanmu yang paling penting. Dan Caesar akan segera dihabisi oleh Tuan Topi Jerami (Mugiwara-ya). Dengan kata lain, kau akan kehilangan segalanya, termasuk SAD!"

"Alasan kenapa kau tidak bisa memperhitungkan masa depan terburuk adalah, karena kau terlalu percaya diri. Kau boleh memikirkan recana berikutnya sambil tertawa keras seperti biasa. Tapi, semakin lama kau tertawa, kami semakin bergerak di luar perhitunganmu."

"Sudah dua tahun berlalu semenjak perang puncak. ... Siapa dan apa saja yang sudah bergerak? Yang kau lakukan hanyalah mengamankan ketenteraman. Shirohige hanya sekadar mengakhiri zamannya. Dan markas besar Angkatan Laut menyiapkan kekuatan tempur barunya."

"Tapi para nama besar sama sekali tidak berbuat apa pun. Seakan mereka masih ragu untuk bersiap-siap. Perang Puncak itu tak lebih dari sekadar pendahuluan."

"Kau selalu berkata, bahwa seiring dengan pergolakan yang tak terhentikan, akan datang zaman baru untuk orang-orang hebat."

"Roda giginya sudah kuhancurkan. Dan kini, sudah tidak ada lagi yang bisa mundur!"
Read more

4/15/2016

Manga One Piece Volume 75 Terjemahan Indonesia: Sabo Sang Kepala Staf Pasukan Revolusi

Manga One Piece Volume 75 Terjemahan Indonesia: Sabo Sang Kepala Staf Pasukan Revolusi 

Manga One Piece Volume 75 terjemahan Indonesia dirilis pertama kali pada 2016 oleh PT Elex Media Komputindo. Judulnya adalah 'Balas Budiku' yang diambil dari Chapter 748. Kisahnya merentang dari terkuatnya siapa Lucy sesungguhnya, yaitu Sabo sang kepala staf Pasukan Revolusi. Hal ini berlanjut dengan penciptaan Torikago oleh Donxuiqote Doflamingo, dan perburuan Bajak Laut Topi Jerami serta para pengganggu keluarga Donquixote dalam menguasai Dressrosa.

Komik One Piece Volume 75 dibuka dengan kembalinya semua rakyat Dressrosa dan petarung ke bentuk asli setelah sihir Sugar pudar (tidak sengaja) oleh Usopp. Atas hal ini, para gladiator mengangkat Usopp sebagai God Usopp, dewa penyelamat mereka. Namun, Doflamingo yang dipaksa menelan 'kekalahan' mengumumkan perang terhadap Bajak Laut Topi Jerami dan para pembantu mereka. Doflamingo mencantumkan mereka sebagai sosok yang harus dihabisi rakyat Dressrosa.

Doflamingo juga menciptakan torikago (sangkar burung) yang membuat dressrosa terkunci. Tidak ada yang bisa keluar, karena kekuatan torikago dari Ito Ito no Mi bisa membelah siapa pun yang menerjang. Petinggi terkuat, Pica, juga muncul menyerang Luffy. Ia kemudian berhadapan dengan Zoro, sang tangan kanan Luffy. Masing-masing petinggi Bajak Laut Donquixote juga bersiap bertempur dengan lawan masing-masing.

Angkatan Laut seharusnya membantu Bajak Laut Donquixote yang memimpin Dressrosa. Hal ini terjadi karena Doflamingo adalah Shichibukai. Namun, angkatan laut dibuat tak berkutik hanya oleh satu orang. Siapa lagi kalau bukan Sabo, kakak angkat Luffy. ia membuka sendiri penyamaran sebagai Lucy setelah  berhasil merebut Mera Mera no Mi, buah iblis yang dahulu jadi milik Hiken no Ace. Duel Sabo sang petinggi Pasukan Revolusi dengan Laksamana Fujitora pun tak terelakkan lagi.

Daftar Isi One Piece Volume 75

Chapter 743: Gempa Hebat di Dressrosa
Chapter 744: Kepala Staf Pasukan Revolusi
Chapter 745: Torikago
Chapter 746: Bintang
Chapter 747: Pica Petinggi Terkuat
Chapter 748: Balas Budiku
Chapter 749: Maju, Pasukan Berandalan!
Chapter 750: Situasi Pertempuran
Chapter 751: Sabo vs Laksamana Fujitora
Chapter 752: Telapak Tangan
Read more