Showing posts with label big mom arc. Show all posts
Showing posts with label big mom arc. Show all posts

11/05/2017

Sinopsis One Piece 883: Wajah Asli Katakuri GGS (Ganteng-Ganteng Serigala)

Sinopsis One Piece 883: Wajah Asli Katakuri GGS (Ganteng-Ganteng Serigala)

Sinopsis One Piece 883 mengisahkan terungkapnya rahasia besar dalam pertarungan Luffy vs Katakuri. Sempat mengalahkan Luffy, Katakuri menikmati waktu camilan dirinya yang sempat tertunda selama 40 menit. Namun, Luffy kemudian bangkit lebih cepat daripada perkiraan, lantas menghancurkan kuil buatan Katakuri, tempat Sang Komandan Manis bersantai sembari menyantap donat. Ternyata, di balik sikap cool Katakuri selama ini, mulutnya tonggos seperti anjing, sesuai julukannya 'Si Gigi Anjing'.

Cerita One Piece Chapter 883 berjudul 'Merienda' dirilis pada 30 Oktober 2017. Sebelum Luffy mengaktifkan Gear Fourth, Katakuri mempercepat pertarungan dengan mengubur Luffy dengan cara mengubah dinding Mirro-World jadi tumpukan mochi. Katakuri menegaskan, dirinya tidak mau meremehkan Luffy seperti saudara-saudaranya sesama anak Big Mom. Namun Katakuri juga minta maaf karena pertarungan berakhir seperti ini.

Katakuri diburu waktu untuk merienda alias waktu makan camilan. Padahal biasanya Katakuri selalu makan camilan di waktu yang sama, tetapi kali ini gara-gara Luffy, ia terlambat 40 menit. Akibatnya teh hitamnya sudah dingin. Ketika para chief meminta maaf, Katakuri sangat tenang dan menyebut, es teh pun bukan masalah. Ia kemudian membentuk kuil tempat dirinya beristirahat menyantap camilan.

Tidak disangka, Luffy bisa lepas dari perangkap mochi Katakuri lebih cepat. Berkat kenbunshoku haki miliknya, ia tahu Katakuri sedang berada di balik kuil. Meski diperingkatkan para chief, Luffy nekat menghancurkan kuil tadi. Dan terungkaplah wajah sesungguhnya Katakuri yang mulutnya bagai anjing. Dia juga tampak puas menyantap donat yang disebutnya bagai kenikmatan terlarang.

"Makan donat sambil baring~! donat terlarang dan jahat. Saat seperti ini yang paling membahagiakan. Enaknya donat ini!'
 Terbongkarnya wajah asli Katakuri membuat dirinya geram. Dia menegaskan tidak ada satupun orang yang sudah melihat wajah tersebut, bakal keluar hidup-hidup. Para chief yang ternganga, dan salah mengucap kalimat, 'biar mulut saya sobek', dibunuh Katakuri sekejap mata.

'Orang yang sudah melihat wujud asliku tak bisa kubiarkan tetap hidup!'
 Luffy lantas kembali berduel dengan Katakuri. Awalnya semua sama saja. Dalam duel menggunakan busoshoku haki, Katakuri lebih unggul. Namun perbedaannya, di serangan berikutnya, Luffy berhasil menendang rahang Sang Komandan Manis. Melihat hal ini Luffy sadar, Katakuri bukannya tidak bisa dikalahkan.

Luffy segera mengaktifkan Gear Fourth lantas menghantam Katakuri dengan jurus Kong Gun. Sang lawan tampak terdesak mundur, meski menahan serangan calon raja bajak laut itu sepenuhnya.

-----------------------------------------------------------
Sinopsis One Piece Chapter Sebelumnya dapat dilihat di bawah ini
 Chapter 877
Chapter 876
Chapter 875
Chapter 874
Chapter 873
Chapter 872
Chapter 871
Chapter 870
Chapter 869
Chapter 868
Chapter 867
Chapter 866
Chapter 865
Chapter 864
Chapter 863
Chapter 862
Chapter 861
Chapter 852
Chapter 850
 -----------------------------------------------------------
Read more

6/08/2017

Sinopsis One Piece Chapter 847: Luffy vs Big Mom, Kisah Sedih Lola

 Sinopsis One Piece Chapter 847: Luffy vs Big Mom, Kisah Sedih Lola

Sinopsis One Piece Chapter 847 menampilkan kisah pertemuan pertama mata dengan mata antara Luffy dan Big Mom. Luffy yang bersama Nami terjebak di Dunia Buku milik Charlotte Mont D'Or diprovokasi oleh Big Mom. Namun, Luffy tetap berkeras akan mengalahkan sang Yonko plus menyelamatkan Sanji dari pernikahan dengan Charlotte Puding. Sementara itu di Ruang Harta Karun, Brook memulai usaha untuk menciptakan 'konser' demi mendapatkan Road Poneglyph dari tangan lawan.

Cerita One Piece 847 berjudul 'Luffy and Big Mom/ Rufi to Biggu Mamu/ 'Luffy dan Big Mom' dirilis pada 28 November 2016. Dalam perjamuan yang melibatkan keluarga Vinsmoke, Big Mom memamerkan makhluk-makhluk yang disimpan oleh Charlotte Mont D'Or dalam Dunia Buku miliknya, termasuk makhluk langka seperti centaur dari Punk Hazard atau Manticore. Makhluk-makhluk ini dipaksa masuk dalam buku, dan hidup kekal di sana dalam penderitaan.

Termasuk di antaranya adalah Luffy dan Nami yang baru saja tertangkap. Big Mom meledek Luffy yang sebelumnya berjanji akan mengalahkannya saat pertama kali menelepon di Pulau Gyojin. Luffy geram dan tetap bersumpah membebaskan Sanji, sementara Big Mom mengatakan, dia akan melepaskan para kru Topi Jerami setelah pernikahan Sanji dan Pudding.

Dari chapter ini pula terungkap jika Lola, putri Big Mom yang keluar dari Whole Cake Island karena hendak dinikahkan dengan raksasa, sebenarnya sudah dibenci ibunya sendiri. Big Mom geram kepada Lola karena sang putri menggagalkan mimpinya bersatu dengan para raksasa, membangun kekuatan untuk menjadi Raja Bajak Laut.







Berikut ini versi teks One Piece 847 dari versiteks.com.

Dunia cermin, rumah Brulee, Carrot digantung di atas tungku yang mendidih. "Kachopper!! Tolong!! Panas sekali!!" teriaknya sambil menangis-nangis.
"Diam saja kau Nak!! Tangisanmu merusak telingaku!!" ucap Brulee.
Di rumahnya, terdapat Brulee dan beberapa anak buah Big Mom lainnya, termasuk Randolph dan si buata bicara. Tampak juga beberapa pasukan kue dan seorang lelaki dari suku tangan panjang, kemudian Chopper di wujud Heavy Point yang diikat menggunakan rantai.
"Aku tak mau makan manusia, tapi daging Mink sepertinya boleh juga.." ucap si buaya.
"Tidaaak!! Jangan makan aku!!!" Carrot menjerit lagi.
"Lepaskan Carrot, Brulee!!" Chopper berteriak. "Dia bukan kelinci sungguhan, rasanya pasti tidak enak!!"
"Oh benarkah!? Kalau begitu aku berubah pikiran saja.." ucap si buaya dengan bodohnya.
"Diam kau mahkluk aneh!!" Brulee membentak Chopper, "Kau akan bergabung dengan koleksi mahkluk aneh Mama!!"

Chopper terikat, namun sesungguhnya inilah yang ia inginkan.
"Yosh, aku sudah berhasil sampai sejauh ini.." ucapnya dalam hati.
"Karena saat ini aku berada di mode Heavy Point, akan mudah bagiku untuk lolos dari rantai ini dengan cara berubah. Dan karena sudah berjam-jam sejak aku menggunakannya kemarin, aku bahkan bisa berubah ke wujud Monster Point kalau diperlukan..."
Carrot masih digantung...
"Aku menyusahkan saja... Pedro akan membunuhku!!" ucapnya.
"Setelah soupnya siap," Brulee mengaduk-ngaduk isi tungku, "Waktunya untuk memasukanmu..."
Chopper memejamkan matanya dan dalam hati berkata, "Ini kesempatanku!!"

Whole Cake Island, Capitol, Sweet City, cuaca masih tidak bersahabat. Tampak hujan yang turun dengan sangat deras membasahi seisi kota kue...
Sementara di perpustakaan kastilnya, Big Mom menunjukkan sebuah buku pada keluarga Vinsmoke. "Yang ini misalnya... Yang ini bahkan ada halaman yang berisi singa pemakan manusia yang berwajah seperti manusia!!"
"Namanya Manticore!!" Big Mom menjelaskan. Sebuah buku yang berisi koleksi mahkluk-mahkluk langka, bungku yang tingginya melebihi tinggi Yonji dan saudara-saudaranya.

"Dua tahun yang lalu," Big Mom melanjutkan penjelasannya, "Mahkluk ini meloloskan diri dari Impel Down setelah Kurohige dirumorkan menyerang tempat itu.."

Big Mom membalikkan halaman buku itu, "Selanjutnya yang ini adalah salah satu favoritku, seekor unicorn sungguhan yang hidup!! Cantik sekali, bukan??"
Unicornnya bisa bicara.
"Cantik... Tapi yang lebih penting... Dia hidup di dalam buku!?" Reijuu kaget.
"Mahkluk-mahkluk yang ditaruh di dalam buku ini tidak akan menua, dan tentu saja kan, isi konten buku tidak akan berubah tiap kali kau membukanya... Perpustakaan ini dipenuhi olah buku-buku seperti ini, yang bisa menjaga mahkluk langka dengan aman... Ini adalah kemampuan dari Mont d'Or, salah satu anakku!!"

"Tolooong...!!" jerit salah satu mahkluk dari buku.
"Luar biasa..." ucap salah satu Vinsmoke.

"Salah satu koleksi terbaruku termasuk centaur dari Punk Hazard, dan Griffin yang ditemukan di South Blue..."
Mahkluk-mahkluk di buku terus berteriak-teriak, "Tolong keluarkan akuu!!!"
"Bahkan aku juga punya sesuatu yang keren seperti gabungan Suku Tangan Panjang dan Kaki Panjang.. Namanya Suku Kaki Tangan Panjang.."
"Dia bahkan punya manusia di dalam bukunya!?" Niji tampak tak habis pikir.

"Big Mom," Judge berkata pada Big Mom, "Sejak sampai di negeri ini, kami sudah melihat banyak sekali keberagaman..."
"Tentu saja!! Memang itulah tujuanku untuk Totto Land..."
"Tetapi..." Judge berkata lagi, "Ada satu ras yang belum aku lihat sama sekali. Kalau ada harusnya mudah sekali untuk melihat mereka... Maksudku yaitu raksasa..."
"!!!" Big Mom mendadak tampak marah saat mendengar kata raksasa.
"Untuk negeri yang memiliki populasi dari semua ras yang ada, aku belum melihat satu raksasa pun, yang paling mendekati hanya manusia berukuran bes..."
"Hah... Benarkah!?" Big Mom menenangkan dirinya, "Mungkin kau hanya belum melihatnya saja..." ia berkata.
"Mama!!!!" seseorang tiba-tiba datang melapor. "Kami sudah membawa dua orang yang anda inginkan!!"
"Baiklah kalau begitu..." Big Mom berkata pada keluarga Vinsmoke, "Sayang sekali sepertinya pertemuan kita harus diakhiri sampai sini. Akan menyenangkan bagiku jika bisa lebih lama lagi bersama kalian di cuaca yang indah ini, tapi aku harus pergi, kalian beristirahatlah..."

Anak buah Big Mom yang melapor tadi tampak menunduk malu-malu.
"Ada apa?" Big Mom bertanya dengan wajah kesal.
"M-Maaf, aku hanya sedikit grogi..." ucapnya, "Germa 66... Mereka keren sekali, terutama Tuan Ichiji dan Nona Reijuu!!"
"Jangan banyak omong, kau itu bodoh sekali ya.." ucap Big Mom, "Kau terlalu banyak membaca buku fiksi!! Penampilan luar tidak penting..."

Di penjara perpustakaan, tampak orang-orang Big Mom yang telah berkumpul..
Orang-orang yang menyerang Luffy, serta Perospero, putra tertua Big Mom..
"Duh, aku lupa menaruhnya di mana..." ucap Mont d'Or sambil mebalik-balikkan halaman buku raksasanya.
"Halaman 55.." ucap saudaranya.
"Ooh, aku suka ini..." ucap Perospero sambil menjilat permen saat melihat halaman yang dimaksud, halaman tempat Luffy dan Nami dikurung.
"Tempat apa ini!?" Nami berteriak, "Keluarkan aku dari sini!! Dan mana kamar mandinya!? Aku dilumuri cairan permen, rasanya menjijikkan!!"
"Kukuku!! Gadis kecil yang manis..." Perospero menjilati permennya...
Kemudian terdengar suara Big Mom, namun dari Den Den Mushi. Big Mom tidak menemui mereka secara langsung.
"Lama tidak bicara denganmu, Luffy si Topi Jerami... Jadi kau bisa sampai sejauh ini ya.."
"Big Mom!?"

"Den Den Mushi!?" Nami bertanya-tanya.
"Keluarkan aku dari sini!!!" Luffy berteriak, "Akan kuhancurkan semuanya untuk bisa keluar dari sini!!!"
"Mamamama... Masih ribut seperti biasanya ya.." Big Mom tertawa. "Kau tidak membawa semua krumu bersamamu, jadi kupikir kau sudah lupa dengan janji kita saat di Pulau Manusia Ikan..."
"Tidak!!" teriak Luffy, "Suatu hari nanti aku pasti akan menghajarmu!! Kali ini aku hanya mau membawa Sanji kembali saja!!"
"Kalau kau mau berkelahi, tunjukkan dirimu, Big mom!! Akan kulawan kau di sini sekarang juga!!"

"Mamama!! Jangan sombong begitu, Nak..." ucap Big Mom, "Kau hanya sebutir pasir di tengah gurun yang baru saja masuk ke Dunia Baru... Sebaiknya kau menjaga kata-katamu. Aku bahkan bisa saja membunuhmu meski aku sedang tidak berada di sana.."
"Kalau kau mau menyerahkan Sanji, aku akan membiarkanmu pergi untuk kali ini..." ucap Big Mom. "Pernikahan Pudding dan Sanji ini sangat penting bagiku. Sampai semuanya berjalan lancar, kalian berdua tunggulah dengan tenang di sana... Tapi kalau kalian melakukan sesuatu untuk merengut kebahagiaanku... Maka bersiap-siaplah, untuk melihat neraka..."

"Apa kau masih ingat?" Big Mom bicara lagi pada Luffy, "Saat di Pulau Manusia Ikan, kau menghabiskan semua permen yang harusnya untukku, dan kemudian membalasnya dengan semua harta Raja Neptune sebagai balasan..."
"Mamama!!!" Big Mom tertawa lagi, "Apa saja ya isi peti hartanya?? Sebaiknya kau tidak memintanya kembali!! Mamama!!"

"Kotak harta legendaris dari Pulau Manusia Ikan yang dikenal dengan Tamatebako!! Kenapa Raja Neptune sampai mau menyerahkannya!? Benda itu bahkan dikenal sebagai Harta Nasional!! Aku sudah jatuh cinta dengan kotak kecil itu, jadi soal permen itu kita lupakan saja... Dan aku akan membuka kotak itu di hadapan semuanya saat Pesta Teh berlangsung!! Ya ampun aku bersemangat sekali!!"

"Diam!!! Sanji tak akan menikah!!!" teriak Luffy.
"Dan biarkan aku menemui Pudding!! Dia temanku!!"
"Luffy, jangan memberitahunya tentang Pudding!!" ucap Nami.
"Temanmu? Mamamama!!" Big Mom tertawa, "Apa kau sudah gila ya? Mana mungkin mempelai wanitanya berteman dengan orang sepertimu??"
"Dan kau, gadis kecil..." Big Mom bicara pada Nami, "Kudengar kau membunuh Lola, apa itu benar!?"
"Apa!? Lola adalah temanku!! Dia memberiku vivre card itu sebagai simbol persahabatan kami!!" teriak Nami. "Lola baik-baik saja, itulah pesan yang diminta olehnya untuk dikatakan padamu.. Dia juga memberitahuku soal ibunya yang seorang bajak laut, tapi aku tak menyangka kalau yang dimaksud itu seorang Yonkou, Big Mom... Lola memberitahu kami juga kalau aku menunjukkan vivre cardnya padamu, kau pasti akan membantu kami..."
"Hentikan omong kosongmu!!" Big Mom berteriak. Nami kaget.
"Siapa yang peduli kalau dia baik-baik saja!? Aku malah senang kalau dia mati saja!!" Big Mom membentak. "Katakan padaku kalau kau tahu di mana ia berada!! Akan langsung kukirim orang untuk menghabisinya!! Aku tak menyangka dia bahkan masih menganggap dirinya sebagai bagian dari keluargaku!!"
"Dia tidak tahu bagaimana perasaanku!! Anak itu, anak yang kabur dan pergi dari salah satu pernikahan paling penting sepajang masa!! Aku tak akan pernah memaafkannya!!"

Nami jadi teringat banyak kenangannya dengan Lola, mulai dari Lola yang begitu ingin menikah sampai akhirnya mereka berteman...

"Lola..."
"Hari itu... Kalau saja dia mau mendengarku dan menyetujui pernikahannya, aku pasti bisa mendapat kekuatan yang luar biasa!!" teriak Big Mom. "Kalau bukan gara-gara tindakan bodohnya, aku harusnya sudah bisa menghabisi Kaidou, Akagami, bahkan Shirohige dari dulu!!"
"Dan saat ini..." ucap Big Mom lagi, "Aku pasti sudah menjadi Raja Bajak Laut!!"
"Lola adalah temanmu, Nami, hah!? Akan kubuat kau mengatakan padaku di mana dia berada saat ini!!"
"Cerita yang membosankan..." ucap Luffy.
"Eh!?"
"Yang menolak untuk menikah itu Lola, dan yang tidak menjadi Raja Bajak Laut itu adalah kau!! Jangan sombong hanya karena kau Yonkou!!! Aku pasti akan membawa Sanji kembali!! Karena pada akhirnya, yang akan menang adalah aku!!!"

Di dalam ruang tamu... Sanji duduk di samping jendela, sambil mendoakan teman-temannya, "Kumohon... Tetaplah tenang, teman-teman, jangan melakukan tindakan-tindakan bodoh..."

Kemudian di sisi Tamago...
"Penyusup!!!" prajurit berteriak. "Baron Tamago, ada Mink Macan menyusup!!"
"Maksudmu Jaguar!?" Tamago kaget, "Pedro, jadi akhirnya kau datang juga ya!!"

Di sisi lain, Brook bersiap dengan pedangnya...
"Yah, mumpung kita sedang berada di kastil besar Big Mom... Waktunya bagiku untuk mengadakan konser live spesial!!!"
Read more

6/02/2017

Sinopsis One Piece Chapter 856: Sanji Kembali ke Bajak Laut Topi Jerami


Sinopsis One Piece Chapter 856: Sanji Kembali ke Bajak Laut Topi Jerami


Sinopsis One Piece Chapter 856 mengisahkan kembaliny Sanji sebagai anggota Kelompok Bajak Laut Topi Jerami. Meskipun sebelumnya sudah menyatakan keluar, Sanji sendiri yang datang bersusah payah kepada Luffy dan memberikan bento untuknya. Sanji ingin Luffy dan kawan-kawan meninggalkannya dan Keluarga Vinsmoke. Namun di luar dugaan, Luffy justru menawarkan bantuan untuk mengacaukan upacara pernikahan Sanji-Pudding di bawah payung kekuasaan Big Mom.

Cerita One Piece 856 berjudul 'Liar/ Usotsuki/ Pembohong' dirilis pada 20 Februari 2017. Detailnya bukan hanya sebatas kesepakatan Luffy dan Sanji. Tetapi juga pergerakan penyerang tidak dikenal yang menembak Bobbin di Sweet City. Di kubu Kelompok Topi Jerami yang berusaha menyelamatkan Sanji, mereka berbicara dengan Jinbei yang menyusun strategi untuk mengacaukan pesta pernikahan esok hari. Sementara itu, Keluarga Vinsmoke merayakan rencana aliansi mereka dengan Bajak Laut Big Mom yang tampak berjalan mulus, padahal penuh dengan jebakan.

Berikut ini versi teks One Piece Chapter 856 yang diambil dari versiteks.com

Di Dunia Cermin, Carrot menjerit dan bertanya pada para cermin, "Cermin oh Cermin!! Apa kalian benar-benar tidak tahu di mana Luffy dan Sanji berada!?"
Para cermin menjawab, "Aku tidak melihat mereka!!" ... "Aku juga tidak melihatnya!!"
"Bagaimana dengan cermin di kamar Sanji!?"
"Pria aneh tidur di kasur menggantikannya!"
"Kalau memang mereka tak ada di kastil," ucap Nami, "Kurasa aku tahu di mana mereka berada. Tak ada cermin yang bisa membawa kita langsung ke sana, tempat di mana mereka berdua sempat bertarung pagi ini..."
"Eeeeeh!?" tiba-tiba Chopper menjerit sambil menangis, "Luffy dan Sanji bertaruung!?"
"Sanji pasti datang ke sini karena harus memenuhi peran penting sebagai bagian keluarga Vinsmoke. Aku ragu, tindakan membawanya kembali tidak akan jadi perkara mudah.." ucap Jinbe. "Tapi, kalau memang mau melakukannya, kita harus bergegas! Aku sebenarnya mau mengatakan hal ini jika semuanya sudah berkumpul, tapi aku akan mengatakannya sekarang..."
"Sebenarnya, jika pesta pernikahan sampai terjadi besok, pesta itu tidak hanya sekadar menjadi pesta pernikahan yang biasa saja..."
"Eh?"
"Kalian semua datang kemari bersama Pekoms, kan?" Jinbe bertanya.
"Oh... Pekoms!! Iya, tapi kami terpisah... Apa ia baik-baik saja?"
Jinbe menjawab, "Dia baik-baik saja Tapi, dia hampir saja berakhir tragis karena terlibat dalam sebuah konspirasi. Kalau saja kami tak cepat menyadari hal tersebut, sekarang dia pasti sudah mati."


Sementara itu, di Sweet City, para warga membicarakan sesuatu...
"Apa kau mendengar suara tembakan?"
"Umm... Hujannya deras sekali, sulit untuk mendengarnya.."
"Tapi aku mendengar suara anjing menggonggong sih.."
Desing tembakan memang benar-benar terjadi, sekelompok orang menembak Bobbin.
"Sial..." ucap Bobbin, dalam kondisi tubuh terluka tembak.
"Orang-orang sialan..." ucapnya sebelum akhirnya ambruk, di bawah guyuran hujan.


Ruang tamu lantai 6, Keluarga Vinsmoke tampak tengah minum-minum. Saking banyaknya, para pelayan sampai pingsan karena mabok, sementara orang-orang Vinsmoke masih tampak biasa-biasa saja...
Yonji berkata, "Menyedihkan, gadis-gadis ini bekerja di bar, tapi baru minum alkohol lemah segini saja sudah pingsan.. Kalau memang mau memberi kita wanita, aku akan memilih wanita temannya Sanji itu..."
Niji menjawab, "Maksudmu si Nami itu, kan!? Sifat liarnya benar-benar tipeku! Kudengar mereka sudah menangkapnya, besok akan kucoba untuk memintanya..."
Judge meneguk barel terakhirnya lalu berkata, "Segini cukup, kan? Kalau mau berpesta lagi, besoklah waktunya! Dengan adanya Big Mom di sisi kita, Germa akan menguasai North Blue lagi! Besok adalah hari besar untuk kita, dan ini barulah permulaan!"
"Benar! Kita berhasil menangkap ikan raksasa dengan Sanji sebagai umpannya!" ucap Yonji.
"Saat pasukan kita menunjukan bendera Big Mom, semua musuh akan langsung menyerah!!"
"Kita akan mampu menguasai lautan!! Semuanya berkat Sanji!! Haha!!"
"Bersulang untuk si Gagal itu!"
"Untuk si bodoh, bersulang!"

Mereka sama sekali tak mengetahui rencana Big Mom yang sesungguhnya. Genteng, gentong dan tembok hidup Big Mom hanya bisa melihat sambil tersenyum.
Di depan gerbang ruangan tempat Keluarga Vinsmoke berkumpul, banyak prajurit telah bersiaga.
"Jangan biarkan Vinsmoke menghubungi siapa pun sampai pesta pernikahan besok.." Mont d'Or memberi perintah lewat alat komunikasi.
"Siap!! Kami juga telah menyiagakan beberapa prajurit di ruang kesehatan tempat Reiju berada.." lapor prajurit yang bertugas. "Saat ini, Keluarga Vinsmoke tak punya pilihan lain selain menunggu dengan sabar takdir mereka..."
"Berhenti membual seperti itu, bodoh.." ucap Mont d'Or.
Big Mom telah tertidur, bersama Brook palsu di tangannya. Judge juga telah tertidur lelap, begitu pula ketiga putranya. Sementara Reiju, ia masih terduduk merenung.


Di luar kota, setelah Sanji mendekatinya sambil membawa kotak bekal makanan, Luffy akhirnya membuka matanya...
Saking lemasnya Luffy bahkan tak bisa bicara dengan benar. Katanya, "Ah... Thandi..."
Sambil memalingkan wajahnya, Sanji berkata, "Aku tidak menyuruhmu untuk menunggu, kan..."
Luffy tersenyum..

"Nih, kalau kau masih bisa makan..." Sanji menaruh kotak bekal makanan itu di depan Luffy. Luffy pun membukanya dan... Isinya sudah berantakan.
"Aku menjatuhkannya di jalan, jadi hancur seperti itu. Makanannya bahkan basah kuyup karena hujan. Hidangan yang gagal, ya?"
Luffy tak peduli. Luffy tetap memakannya.
Dan hidangan acak-acakan itu perlahan membuat wajahnya tampak kembali segar.
"Ini enak!!" ucap Luffy, "Enak sekali!! Luar biasa!!" teriaknya.
"Kau bahkan... Membuat semua makanan favorit kami... Lezaat sekali!!"

Sanji menundukkan wajahnya sambil berkata, "Dasar Pembohong..."
"Yoooshh!! Aku jadi bertenaga lagi!!" Luffy kembali bugar.
"Kau sudah selesai makan, sekarang pergilah.." ucap Sanji.
"Bicara apa kau, hah!? Ayo ikutlah denganku!!" ucap Luffy.

"Pertama, aku sudah menghina dan melukai kaptenku sendiri!! Padahal kau datang kemari untuk menolongku!! Karena itulah, aku tak berhak kembali ke kapal lagi..." ucap Sanji, sambil mengacungkan satu jari.
"Kedua," Sanji mengacungkan jari keduanya, "Sang penolongku... Pak tua dan krunya yang sempat kau temui di Baratie dulu sedang dijadikan sandera, aku tak boleh bersikap gegabah. Karena itulah aku tak mungkin lari dari pesta pernikahan besok..."
"Ketiga... Keluarga kandungku dijebak oleh Big Mom, beberapa jam lagi mereka semua akan dibunuh. Aku membenci orang-orang sialan itu, tapi... Aku... Aku juga tak mau mereka mati!!"
"Kesimpulannya," ucap Sanji lagi, "Itulah tiga alasan kenapa aku tak bisa kembali bersamamu lagi!! Kalau kau sudah mengerti, pergilah..."

Luffy tetap tidak peduli, dan malah meninju Sanji keras-keras, Baaaammm!!
Sanji sampai terlempar menabrak King Baum di Pohon Raksasa.

"Katakan padaku yang sebenarnyaaa!!!" teriak Luffy.

Setelah semua yang mereka lalui bersama, Luffy ingin tahu, keinginan Sanji yang sebenarnya.
Perasaan Sanji begitu kacau. Air mata kembali tak tertahankan, menetes dari kedua matanya. Meski semua yang dikatakannya tadi, dalam hati ia ingin kembali.

"Aku ingin... Kembali ke Sunny!!!" ia berkata.
"Tapi... Aku tak cukup kuat untuk pergi dari sini!! Setelah pesta berlangsung, aku sendiri tak mungkin bisa melakukan apa-apa. Tapi... Entah kenapa aku tetap ingin menolong orang-orang sialan itu!! Yang bahkan sudah tak aku anggap keluarga lagi!!"
Luffy lalu tersenyum dan berkata, "Kau tidak sendiri, kami di sini untukmu!! Ayo hancurkan pesta itu sama-sama!!"
Read more