Showing posts with label whole cake island arc. Show all posts
Showing posts with label whole cake island arc. Show all posts

2/12/2018

Sinopsis Anime One Piece 823: Misi Penyelamatan Brook Dari Big Mom


Sinopsis Anime One Piece 823: Misi Penyelamatan Brook Dari Big Mom

Sinopsis Anime One Piece 823 mengisahkan misi penyelamatan Brook dari tangkapan Big Mom yang sedang tertidur. Nami, Chopper, Carrot, dan Pedro masing-masing punya strategi sendiri-sendiri, tetapi bahkan dengan kondisi Sang Yonko yang terlelap, Brook tetap sulit dilepaskan dari Big Mom.

Anime One Piece Episode 823 berjudul 'The Yonko Rolls Over - The Great Brook Rescue Mission' atau 'Yonko no Negaeri - Burukku Kyūshutsu Dai-Sakusen!' ditayangkan pertama kali di Jepang pada 28 Februari 2018.

Di Whole Cake Chateau, sekelompok anggota Bajak Laut Big Mom melihat Bobbin yang bangkit setelah ditendang oleh Sanji. Bobbin, yang tidak ingin orang lain terlibat, menggelengkan kepalanya ke sana kemari untuk membuat mereka tertidur. Bobbin memutuskan untuk mengejar Sanji sendirian, sementara buruannya terus melewati Chateau.

Di Mirro-World, Chopper, Carrot, Nami, Jinbe, dan Pedro meminta cermin untuk memberitahukan keberadaan Luffy, Sanji, dan Brook. Lalu mereka melihat cermin raksasa yang ternyata terhubung ke kamar tidur Big Mom. Di sana tampak Sang Yonko tertidur pulas sambil mencengkeram Brook yang juga terlelap.

Nami dan kawan-kawan berusaha membangunkan Brook dengan cara lamat-lamat, tapi gagal. Ketika mereka lengah, Brulee dan Diesel memanggil Big Mom. Tim Penyelamatan Sanji buru-buru mengikat dan membungkam mereka.

Tidur Big Mom sempat terganggu oleh kedatangan seekor lalat. Tiga homie miliknya,  Zeus, Prometheus, dan Napoleon terbangun dan menghancurkan lalat itu secepat kilat. Tim Penyelamatan Sanji ngeri dengan lawan yang bakal mereka hadapi untuk membebaskan Brook.

Jinbe mendapat kerangka dari ruang eksekusi untuk menggantikan Brook sementara Pedro mengumpulkan rumput laut dari dapur untuk dijadikan rambut afro untuk Brook palsu.

Tim Penyelamatan Sanji menggunakan empat strategi. Usaha pertama dilakukan Chopper, tapi dia bersin di tengah jalan. Big Mom bangun, mengira ia lalat dan menyerangnya. Choppter kabur kembali ke Mirro-World.

Usaha kedua dilakukan Carrot. Namun ia terhadang oleh gelembung ingus Big Mom. Zeus sempat tersadar dan melihat Carrot. Carrot lalu berpura-pura menjadi boneka kelinci, yang ajaibnya dipercayai Zeus.

Percobaan ketiga dilakukan oleh Pedro. Tapi saat tiba di depan Big Mom, Pedro malah berkhayal akan kesuksesan misinya. Tapi Big Mom berbalik ke arah Pedro sehingga dia ngacir kembali ke Mirro-World.

Usaha terakhir dilakukan oleh Nami dengan membangunkan Brook. Tapi Brook malah menjerit. Big Mom yang setengah sadar melemparkan Prometheus ke arah Nami dan Brook. Beruntung Jinbei cekatan dan menyelamatkan mereka tanpa ketahuan. Misi mengambil Brook sukses.

Sanji tiba di Sweet City, dan dia terpaksa mengusir seekor anjing yang mencoba mencuri keranjang bento miliknya. Di tempat lain, Luffy bertempur melawan Charlotte Counter. Tetapi dengan kondisi kelaparan dan hampir tidak berdaya, Luffy ditumbangkan; dan Counter menghantamnya sekali lagi hingga terjerembab ke tanah ...


 -----------------------------------------------------------
Sinopsis One Piece (Manga) dapat dilihat di bawah ini
Chapter 891
 Chapter 877
Chapter 876
Chapter 875
Chapter 874
Chapter 873
Chapter 872
Chapter 871
Chapter 870
Chapter 869
Chapter 868
Chapter 867
Chapter 866
Chapter 865
Chapter 864
Chapter 863
Chapter 862
Chapter 861
Chapter 852
Chapter 850
 -----------------------------------------------------------

Read more

2/05/2018

Manga One Piece Terbaru Volume 86: Rencana Pembunuhan Yonko Big Mom

 Manga One Piece Terbaru Volume 86: Rencana Pembunuhan Yonko Big Mom

Manga One Piece terbaru Volume 86 merupakan tankoubon dari chapter 859-869. Tankoubon ini berjudul 'Rencana Pembunuhan Yonko' atau 'Yonkō Ansatsu Sakusen'/ 'Emperor Assassination Plan'. Tankoubon ini dirilis di Jepang pada 4 Agustus 2017 dan diterbitkan di Amerika Serikat pada 1 Mei 2018.

Manga One Piece Volume 86 mengisahkan persiapan pembunuhan Big Mom yang dilakukan oleh Aliansi Bajak Laut Topi Jerami, Bajak Laut Firetank, dan Bajak Laut Taiyo (Mahatari). Di hari pernikahan, kunci utamanya adalah ketika Sanji dan Pudding berciuman untuk merayakan janji suci pernikahan mereka.

Namun semua rencana tidak berjalan mulus. Titik lemah Big Mom, foto Mother Caramel dipecahkan oleh Brook. Tetapi ini hanya membuat pernikahan berantakan dan situasi semakin tidak terkendali. Germa 66 yang percaya 100 persen kepada Big Mom nyaris dibantai. Ketika itulah Luffy dan Sanji menyelamatkan mereka.

Sementara Big Mom mengenang masa lalunya, ketika tidak sengaja memakan Mother Caramel dan semua temannya karena menghadiahkan kue ulang tahun, KX Launcher yang diluncurkan Caesar untuk membunuhnya mentah. Big Mom sadar kembali dan kini seluruh aliansi Topi Jerami dikepung oleh Bajak Laut Big Mom.

Berikut ini daftar chapter manga One Piece Volume 86.

859. Rencana Pembunuhan Yonko/ Yonko Assassination Plan (四 皇 暗殺 作 戦 Yonkō Ansatsu Sakusen): Bege mengungkapkan strategi aliansinya dan Topi Jerami membunuh Big Mom, dan hari pernikahan segera tiba.

860. Pukul 10:00 Pembukaan Perjamuan/ 10:00 Opening of the Banquet  (10:00 開 宴 Jū-ji Kaien): Jinbe bermaksud mengkhianati Big Mom dan memberitahukan hal ini kepada Bajak Laut Taiyo. Sementara itu para penguasa Underworld muncul di pesta minum teh Big Mom. Sosok terakhir dari Tiga Komandan Manis, Charlotte Katakuri, tampil pula.

861. Aktor yang Baik/ Good Actor (演技 派 Engi-ha?): Bege meninjau rencana pembunuhan saat pernikahan dimulai. Sanji dan Pudding tersenyum ceria meski di dalam hati mereka tersimpan strategi masing-masing

862. Sosok Cerdas/ The Intelligent Ones (頭 脳 派 Zunō-ha?): Pernikahan dimulai, dan Sanji membuat Puding tidak bisa menembaknya. Luffy kemudian memasuki tempat pernikahan secara tidak terduga.

863. Yang Terhormat / The Honorable (義侠 派 Gikyō-ha?): Luffy mencoba untuk menggoyahkan Big Mom dengan berupaay memecahkan potret Mother Carmel. Meski Katakuri menghentikannya, nyatanya Brook masuk dan menghancurkan potret itu

 864. Rencana Pembantaian Keluarga Vinsmoke/ Vinsmoke Family Massacre Plan (Vinsumōku-ke Minagoroshi Keikaku?): Big Mom terpana dengan pecahnya potret Mother Caramel, sementara krunya mengejar aliansi Bajak Laut Topi Jerami-Fire Tank. Yang lain bersiap untuk melaksanakan rencana pembantaian Keluarga Vinsmoke.
 
865. Hei, Ibu/ Hey, Mother (Ibu ね ぇ マ ザ ー Nē Mazā): Big Mom melihat potret Carmel yang patah dan berteriak kencang yang mampu melumpuhkan krunya sendiri. Di sinilah Sanji menyelamatkan keluarganya. Big Mom mulai mengingat masa lalunya.

866. Natural Born Destroyer / Penghancur Alamiah (Nachuraru Bōn Desutoroiyā): Sebagai seorang anak, Big Mom dibesarkan oleh Ibu Carmel di sebuah panti asuhan di Elbaf. Namun, dia dibenci oleh para raksasa di sana setelah mengamuk.

867. Selamat Ulang Tahun (HAPPY BIRTHDAY/ Happī Bāsudē): Setelah kejadian Elbaf, panti asuhan Big Mom direlokasi ke pulau lain. Namun, pada pesta ulang tahunnya, Mother Carmel dan anak-anak yatim lenyap setelah memberikan kue ultah kepada Charlotte Linlin.

 868. KX Launcher (KX ラ ン チ ャ ー Kē-Ekkusu Ranchā?): Big Mom mengingat dimulainya karier bajak lautnya, saat di Bege dan anak buahnya bersiap untuk membunuh Sang Yonko. Namun, jeritan Big Mom mengacaukan segalanya, termasuk cermin yang seharusnya digunakan untuk kabur. Kru Big Mom bangkit dan mengepung aliansi.

869. Dalam pengepungan/ Under Siege (籠 城 Rōjō?): Tanpa celah untuk kabur, Bege berubah menjadi benteng manusia untuk melindungi aliansinya. Namun dengan cepat ia dikepung oleh kru Big Mom. Sang Yonko pulih dan serangan dimulai ...

Read more

2/04/2018

Manga One Piece Terbaru Volume 87: Misi Kabur Dari Bajak Laut Big Mom

 Manga One Piece Terbaru Volume 87:  Misi Kabur Dari Bajak Laut Big Mom

Manga One Piece terbaru Volume 87 merupakan tankoubon dari chapter 870 hingga 879. Tankoubon ini diberi judul 'Bittersweet/ Amakunai' sesuai dengan chapter 877. Tankoubon ini dirilis pertama kali di Jepang pada 2 November 2017, dan dirilis di Amerika Serikat/ Inggris pada 7 Agustus 2018.

Manga One Piece Volume 87 mengisahkan runtutan peristiwa setelah porak-porandanya pernikahan  Vinsmoke Sanji dengan Charlotte Pudding. Bajak Laut Big Mom yang merancang pernikahan tersebut untuk mendapatkan teknologi milik Germa 66 harus melihat rencana mereka berantakan oleh aliansi Bajak Laut Topi Jerami pimpinan Luffy Si Topi Jerami dan Bajak Laut Firetank pimpinan Capone Bege.

Misi berikutnya bagi para rookie ini adalah kabur dari wilayah Big Mom. Namun hal itu tidak mudah karena seluruh armada perang sang Yonko maju hendak menangkap mereka. Di sinilah kemudian Pedro si Jaguar dari Suku Mink mengorbankan diri ketika berhadapan dengan Charlotte Perospero.

Sementara itu, Luffy Si Topi Jerami akhirnya harus berhadapan dengan Komandan Manis terkuat, Charlotte Katakuri. Duel mereka yang bakal menentukan di Whole Cake Island Arc terjadi di Mirro-World milik Charlotte Brulee. Padahal, Katakuri adalah sosok tak terkalahkan dengan bounty melebihi 1 miliar Berry.

Berikut ini daftar chapter manga One Piece Volume 87.

870. Perpisahan/ Parting (訣別 Ketsubetsu): Bege menyuruh Caesar untuk secepatnya kabur. Sementara  Luffy, Sanji, dan  para anggota keluarga Vinsmoke (Germa 66) bertugas untuk menahan pergerakan Big Mom. untuk menjaga agar Big Mom Pirates tetap berada di sana.

871. Kamu Bisa, Caesar!! You Can Do It, Caesar!! (がんばれシーザー!! Ganbare Shīzā!!?): Bajak Laut Big Mom dengan mudah mengalahkan Luffy dan kawan-kawan, plus menghalangi pelarian Caesar. Namun, Tamatebako jatuh ke dasar Whole Cake Chateau dan meledak, mengacaukannya.

872. Thick and Fluffy (とろふわ Torofuwa?): Aliansi Bajak Laut Topi Jerami selamat dari runtuhnya Chateau dan berpisah ke tujuan masing-masing. Sementara itu, Big Mom yang melihat krunya sudah pulih kembali, bernafsu mendapatkan kue pengantin dan mengamuk.

873. Terperangkap Seperti Permen di Penjara/ Trapped Like Sweets in a Cage (八方塞菓子 Happō Fusa-gashi?): Big Mom digiring oleh anak-anaknya ke arah kaburnya Bajak Laut Topi Jerami  sementara ia terus mengamuk demi kue pengantin. Saat itulah, Pudding berencana untuk membuatkan kue pengganti.

874. Jadilah Budakku/ Become My Servant (私のしもべになりなさい Watashi no Shimobe Ni Narinasai?): Bajak Laut Topi Jerami memanfaatkan King Baum untuk terakhir kalinya menjauh dari Big Mom.

875. Kehormatan Seorang Wanita/ A Woman's Honor (女の仁義 Onna no Jingi?): ami berhasil memanipulasi homie Big Mom, Zeus, dan menggunakannya untuk melepaskan petir besar-besaran pada Bajak Laut Big Mom. Sementara itu, Pudding mengajak Chiffon untuk membantunya membuat kue pengantin pengganti.

876.  Puding Kebetulan Muncul!/ Pudding Coincidentally Appears! (プリン、偶然現る!! Purin, Gūzen Arawaru!!?): Pudding dan Chiffon meminta Sanji untuk membantu mereka membuat kue pengantin. Pudding memiliki dua kepribadian, antara jatuh cinta sekaligus ingin membunuh Sanji.

877. Not Sweet (甘くない Amakunai?): Chopper dan Brook mencapai Thousand Sunny dan bertarung untuk merebutnya kembali, namun ditundukkan oleh Perospero. Kru Topi Jerami yang lain membantu mereka.

878. Kapten Pedro Guardian Suku Mink/ Mink Tribe, Guardians Captain Pedro (ミンク族 侠客団(ガーディアンズ) 団長ペドロ Minku-zoku Gādianzu Danchō Pedoro?): Berkat pengorbanan Pedro, Perospero terdesak, dan Kru Topi Jerami berhasil lolos dari blokade Bajak Laut Big Mom. Luffy dan Katakuri masuki ke Mirro-World untuk bertempur.

879. Salah Satu Komandan Manis Big Mom, Katakuri/ One of Big Mom's "3 Sweet Commanders", Katakuri (ビッグ・マム「スイート3将星」 カタクリ Biggu Mamu "Suīto San Shōsei" Katakuri?): Katakuri terlihat sangat unggul dari  Luffy dalam pertempuran satu lawan satu mereka.


Read more

1/18/2018

Sinopsis One Piece 886: Kesetiaan Mafia Capone Bege Untuk Sang Istri Chiffon

 Sinopsis One Piece 886: Kesetiaan Mafia Capone Bege Untuk Sang Istri Chiffon

Sinopsis One Piece 886 mengisahkan perjalanan grup Sanji, Pudding, dan Chiffon bersama para koki membawa kue pengantin untuk Big Mom. Mereka dihadang oleh Charlotte Oven yang hendak menghukum Chiffon atas pengkhianatannya. Di sinilah, Capone Bege menunjukkan keahlian taktik sekaligus kecintaannya kepada sang istri.

Cerita One Piece Chapter 886 berjudul 'Ikizama dechu yo/ Way of Life/ Jalan Hidup' dirilis pada 27 November 2017. Grup yang dipimpin Sanji yang menyamar, dan Charlotte Puding dihadang oleh Oven. Awalnya, Oven mempersilakan rombongan lewat tanpa menyadari keberadaan Sanji.

Tetapi begitu melihat Chiffon, ia menjatuhkannya ke tanah. Bagi Oven, Chiffon harus mendapatkan hukuman atas ulah suaminya, Capone Bege yang hendak membunuh Big Mom saat pesta pernikahan.
Sebagai pria, Sanji hendak menolong Chiffon. Namun, jika penyamarannya terbongkar, maka Pudding akan dianggap sebagai pengkhianat pula. 

Dalam kondisi demikian, sebelum Oven berbuat lebih jauh, Pound yang selama ini hanya mengamati Chiffon sang putri, datang untuk melindungi.
Hal ini dimanfaatkan Sanji untuk menghajar Oven dan membawa Chiffon kembali ke kereta pengantar kue. Oven yang terpental dibuat heran, sementara Pound mengira dirinyalah yang menghajar sang anak tiri.

Mudah saja bagi Oven mengalahkan Pound, lantas menarik kembali Chiffon ke tangannya. Oven kemudian menerima kabar jika Bege dan Bajak Laut Fire Tank berlayar ke Cacao Island. Oven mengontak Bege dan menyatakan, Chiffon disandera.

Terpanggil oleh kemalangan yang dirasakan sang istri, Bege bergerak ke pelabuhan; dan dia dalam posisi siap menyerah. Chiffon yang cinta mati kepada sang suami, meminta Bege untuk melarikan diri saja. Bege bergeming, dan pasukan Big Mom mengepung perahu Bajak Laut Fire Tank, Nostra Castello. 

Tidak terduga, tiba-tiba Bege menembak Oven tepat di wajahnya yang membuat sang putra Big Mom terlempar jauh. Selamatlah Chiffon. Bege dengan penuh percaya diri menantang Oven ...

Sementara itu, kru Bajak Laut Topi Jerami melihat pasukan Big Mom kala mereka mendekati Cacao Island. Ketika itulah Carrot bertanya-tanya apakah ini malam bukan purnama.

Akan halnya Luffy yang sudah menangkap Brulee, bisa pergi kemana saja ke berbagai pulau di Whole Cake Island menghindari kejaran Charlotte Katakuri yang menunggu di Mirro-World. Sembari demikian, Luffy teringat latihan bersama Silvers Rayleigh, first mate/ wakil kapten Raja Bajak Laut Gol D. Roger.

Rayleigh berpesan bahwa Haki akan semakin kuat ketika seseorang bertarung melawan musuh yang lebih kuat. Sadar akan hal itu, Luffy berkoar dirinya bisa mengalahkan Katakuri dengan kekuatan penuh .....




Sinopsis One Piece Chapter Sebelumnya dapat dilihat di bawah ini
Chapter 891
Chapter 890
Chapter 889
Chapter 888
Chapter 887
Chapter 886
 Chapter 877
Chapter 876
Chapter 875
Chapter 874
Chapter 873
Chapter 872
Chapter 871
Chapter 870
Chapter 869
Chapter 868
Chapter 867
Chapter 866
Chapter 865
Chapter 864
Chapter 863
Chapter 862
Chapter 861
Chapter 852
Chapter 850
 -----------------------------------------------------------

Read more

1/17/2018

Sinopsis One Piece 887: Pengorbanan Rahasia Pound Untuk Chiffon & Pez

Sinopsis One Piece 887: Pengorbanan Rahasia Pound Untuk Chiffon & Pez 

Sinopsis One Piece 887 mengisahkan pengorbanan Pound demi Chiffon dan sang cucu, Pez. Sementara Sanji, Pudding, Chiffon, dan Bajak Laut Fire Tank kabur dari Cocoa Island dengan Nostra Castello, Oven mendidihkan air laut. Tapi ia diserang Pound, yang menukar nyawanya demi putri dan cucunya yang tidak pernah tahu siapa sesungguhnya Pound.
 
Cerita One Piece Chapter 887 berjudul 'Dokoka de Dareka ga Kimi no Shiawase o Negatteru/ Someone Somewhere is Wishing for Your Happiness/ Seseorang Di Suatu Tempat Berharap Akan Kebahagiaanmu' dirilis pada 4 Desember 2017.
 
Setelah Oven ditembak oleh Bege, ia bangkit dan hendak mengeksekusi sang kapten Bajak Laut Fire Tank. Kepanikan Chiffon muncul karena saat ini pasukan Big Mom akan dengan mudah menghancurkan mereka. Di saat itulah Bege ngotot agar Nostra Castello terus maju ke daratan.
 
Begitu tiba di bibir pantai, paddle Nostra Castello berubah menjadi roda tank, yang menunjukkan kapal ini kapal amfibi yang bisa bergerak di darat pula. Bege meminta Chiffon dan grup koki WC31 untuk memberikan kue pengantin, tetapi benda sebesar itu mustahil dilemparkan begitu saja.
 
Sanji lagi-lagi bergerak, dengan seragam koki samarannya, dia menggunakan satu kaki untuk menendang kue tepat mendarat di Nostra Castello. Kini semua sudah aman: Chiffon dan sang putra Pez, bersatu kembali dengan Bege. Hal tersebut membuat Oven semakin berang.
 
Nostra Castello melanjutkan perjalanan dengan melewati daratan, yang menyebabkan kehancuran berbagai rumah yang diterjang. Ketika itulah Chiffon melihat sang ayah, Pound, yang melambaikan tangan. Karena sejak lahir sudah terpisah dari Pound, Chiffon sama sekali tidak mengenali ayahnya sendiri. Cuma Pez, dengan instingnya, menyambut lambaian Pound.
 
Namun ketika tiba di lautan masalah kembali muncul. Oven menggunakan kekuatan Buah Iblisnya untuk membuat samudera mendidih. Jika tidak dihentikan, maka bukan cuma Nostra Castello yang rusak. Demikian pula dengan kue pengantin.
 
Ketika itulah Pez tertawa dan melambaikan tangan ke arah pantai. Di sana, Pound menghajar Oven dari belakang. Gangguan Pound ini menyebabkan Oven kehilangan kekuatannya, dan Nostra Castello lepas dari ancaman rusak.
 
Pound sekali lagi melambaikan tangan kepada Pez, dan berbisik bahwa Bege dan Chiffon, ayah dan ibu Pez, akan selalu menjaga sang cucu. Pez yang menangkap salam perpisahan ini mulai menangis, yang membuat Chiffon bertanya-tanya apa yang terjadi.
 
Sementara itu, kenangan Pound membuncah. Masa lalunya, ketika terpisah dari Chiffon dan Lola sejak kedua putrinya lahir, terceermin kembali. Pound meminta maaf karena tidak bisa menemani hidup kedua putrinya, tetapi juga berbahagia karena setidaknya bisa melihat wajah ceria Chiffon sekali dalam hidupnya. Pound mengorbankan diri, karena Oven yang bangkit dengan mudah mengalahkannya ...
 
Ketika Sanji meminta para koki untuk mulai menghias kue, di seberang sana Thousand Sunny sudah terkejar oleh pasukan Big Mom yang dipimpin oleh sang Yonkou sendiri ....
 


Sinopsis One Piece Chapter Sebelumnya dapat dilihat di bawah ini
Chapter 891
Chapter 890
Chapter 889
Chapter 888
Chapter 887
Chapter 886
 Chapter 877
Chapter 876
Chapter 875
Chapter 874
Chapter 873
Chapter 872
Chapter 871
Chapter 870
Chapter 869
Chapter 868
Chapter 867
Chapter 866
Chapter 865
Chapter 864
Chapter 863
Chapter 862
Chapter 861
Chapter 852
Chapter 850
 -----------------------------------------------------------

Read more

1/16/2018

Sinopsis One Piece 888: Carrot Mode Sulong, Berubah Saat Bulan Purnama

Sinopsis One Piece 888: Carrot Mode Sulong, Berubah Saat Bulan Purnama

Sinopsis One Piece 888 mengisahkan perubahan bentuk Carrot ketika bulan purnama tiba. Dia menjad kelinci perempuan dewasa, Sulong, dengan kemampuan bertarung yang luar biasa. Sementara itu Luffy datang kembali ke Mirro-World untuk melanjutkan pertarungannya dengan Katakuri.
 
Cerita One Piece Chapter 888 berjudul 'Shishi/ Lion/ Singa' dirilis pada 11 Desember 2017.  Luffy yang membawa Brulee, datang kembali ke Mirro-World. Katakuri yang penasaran bertanya, apakah Luffy datang untuk mati daripada kepalang malu, ataukah dia sadar perbedaan kekuatannya dengan Katakuri dan ingin bergabung dengan Bajak Laut Big Mom.
 
Luffy menolak dua opsi itu dan menegaskan dirinya datang untuk mengalahkan Katakuri. Hal ini membuat sang Komandan Manis berkata, kalimat Luffy tersebut bukan opsi yang diberikan kepadanya.
 
Sementara itu, Bajak Laut Big Mom yang mengejar Thousand Sunny menembakkan bola meriam homies. Namun karena kondisi jiwa Big Mom tidak stabil, maka bola meriam itu juga tidak efektif. Di saat itulah Charlotte Daifuku dan Charlotte Smoothie bergabung untuk menghancurkan kru Bajak Laut Topi Jerami.
 
Charlotte Perospero memberi izin kepada Daifuku untuk menenggelamkan Sunny. Namun muncul pertanyaan lain dari dirinya, melihat tubuh Big Mom yang semakin kurus karena tidak makan dalam beberapa jam.
 
Di Sunny, Brook dan Chopper sudah siap bertarung untuk kemungkinan terburuk. Namun Carrot menyebut dirinyalah yang akan menghadapi Bajak Laut Big Mom. Ketika bulan purnama muncul, Carrot berubah menjadi Sulong, bentuk dewasanya dengan kekuatan tempur berkali lipat.
 
Nami teringat perjalanan mereka di Pulau Zou, kala Inuarashi dan Nekomamushi menyebut, di pertarungan berikutnya, kekuatan sejati Suku Mink baru terlihat. Benarlah, dengan kekuatan barunya, Carrot merusak sekian kapal perang Bajak Laut Big Mom.
 
Awalnya, Daifuku menertawai upaya Carrot yang dianggapnya percuma. Namun, ketika Carrot menghancurkan kemudi kapalnya, Daifuku sadar betapa seriusnya Carrot dalam mode Sulong ini ....

Sinopsis One Piece Chapter Sebelumnya dapat dilihat di bawah ini
Chapter 891
Chapter 890
Chapter 889
Chapter 888
Chapter 887
Chapter 886
 Chapter 877
Chapter 876
Chapter 875
Chapter 874
Chapter 873
Chapter 872
Chapter 871
Chapter 870
Chapter 869
Chapter 868
Chapter 867
Chapter 866
Chapter 865
Chapter 864
Chapter 863
Chapter 862
Chapter 861
Chapter 852
Chapter 850
 -----------------------------------------------------------

Read more

1/15/2018

Sinopsis One Piece 889: Resep Wedding Cake Terdahsyat Sanji vs Big Mom


Sinopsis One Piece 889: Resep Wedding Cake Terdahsyat Sanji vs Big Mom

Sinopsis One Piece 889 mengisahkan strategi Sanji dalam menghadapi Big Mom. Berbeda dengan Capone Bege yang ingin kue pengantin diracun, Sanji menegaskan, manisnya kue itu bisa membuat Big Mom takluk! Sementara, Big Mom sendiri sudah mendarat di Thousand Sunny ...

Cerita One Piece Chapter 889 berjudul 'Michi no Mama/ An Unknown Mama/  Mama Yang Tidak Biasa' dirilis pada 25 Desember 2017.  Kehancuran yang disebabkan oleh Carrot dalam mode Sulong untuk sekian kapal Tarte memang luar biasa. Namun Jinbei mengungkap kelemahan Sulong.

Carrot tidak mungkin selamanya dalam mode tersebut, dan Suku Mink yang berubah jadi Sulong bakal 'mati' dalam semalam karena kelelahan. Brook lantas membantu Carrot menghadapi serbuan pasukan Big Mom pimpinan Daifuku.

Sementara, sekarang bukan cuma Perospero yang melihat Big Mom semakin kurus. Tetapi juga Charlotte Bavarois. Perospero sadar, delapan jam memburu Bajak Laut Topi Jerami adalah waktu terlama Big Mom tidak dijejali makanan sedikitpun. Perospero tidak bisa menebak apa yang akan terjadi jika sang mama mengamuk.

Bavarois yang melihat pergerakan Nostra Castello dibuat terkejut karena Pudding membawa kue pernikahan di kapal Capone Bege. Perospero bertaruh, sudah ada sabotase Bege atas penyerahan kue itu nantinya.

Akan halnya di Nostra Castello, terjadi pertengkaran sengit antara Sanji dan Bege. Pasalnya, Bege berkeras, kue tersebut harus diisi oleh bahan peledak atau racun yang sangat kuat, karena inilah saat paling tepat untuk membunuh Big Mom.

Sebaliknya, Sanji dengan latar belakang kokinya, yakin bahwa manisnya kue bakal membuat Big Mom KO. Bege sempat tidak percaya, sampai Sanji mencicipkan whipped cream buatannya kepada sang kapten Bajak Laut Fire Tank. Bege sampai pingsan bahagia oleh ramuan Sanji itu.

Sanji kemudian menegaskan, Bege bisa saja membunuh Big Mom setelahnya, tapi dia punya tujuan sendiri: memberikan resep kue terbaik untuk Big Mom sebagai kewajiban seorang koki.

Kembali ke pertarungan Bajak Laut Topi Jerami vs Bajak Laut Big Mom, Zeus dan Prometheus sudah kembali ke tangan Big Mom. Sementara Carrot yang kelelahan akhirnya kembali ke mode normal. Brook yang melihat ini segera membawanya ke Sunny. Ketika itulah Big Mom yang membuat Napoleon menjadi pedang yang menyala-nyala, mendarat di Thousand Sunny. Pertarungan segera dimulai ....


Sinopsis One Piece Chapter Sebelumnya dapat dilihat di bawah ini
Chapter 891
Chapter 890
Chapter 889
Chapter 888
Chapter 887
Chapter 886
 Chapter 877
Chapter 876
Chapter 875
Chapter 874
Chapter 873
Chapter 872
Chapter 871
Chapter 870
Chapter 869
Chapter 868
Chapter 867
Chapter 866
Chapter 865
Chapter 864
Chapter 863
Chapter 862
Chapter 861
Chapter 852
Chapter 850
 -----------------------------------------------------------

Read more

11/21/2017

Sinopsis One Piece 878: Kisah Masa Lalu Bajak Laut Nox & Gol d Roger


Sinopsis One Piece 878: Kisah Masa Lalu Bajak Laut Nox & Gol d Roger


 Sinopsis One Piece 878 mengisahkan flash back kehidupan Pedro lima tahun lalu, dan terungkaplah latar belakang nama Bajak Laut Nox, juga hubungan Pedro dengan Gol d Roger. Namun pengorbanan nyawa Pedro untuk Bajak Laut Topi Jerami tampak sia-sia ketika ternyata Charlotte Perospero masih hidup. Luffy yang sadar kawan-kawannya harus lolos, menarik Brulee dan Katakuri masuk ke Mirro-World milik Brulee dan memutuskan duel satu lawan satu versus Sang Komandan Manis Big Mom.

Cerita One Piece Chapter 878 berjudul 'Minku-zoku Gadianzu Dancho Pedoro/ Commander Pedro of the Mink Guardians/ Komandan Pedro dari Guardians Suku Mink' dirilis pada 16 September 2017. Sebagai latar belakang, sebelumnya Pedro yang sudah membawa bom bunuh diri di tubuhnya, meledakkan diri untuk mengalahkan Charlotte Perospero. Dengan cara itulah, Regu Penyelamat Sanji yang awalnya terperangkap oleh lengketnya permen ciptaan Perospero, berhasil lolos.

Saat ledakan terjadi, kenangan masa lalu Pedro terungkap. Lima tahun lalu, ketika umur jiwanya diambil oleh Big Mom sebanyak 50 tahun, Pedro mengungkapkan bahwa krunya dinamai Bajak Laut Nox, atau Bajak Laut Malam, karena malam tiba tepat sebelum fajar.

Saat masih kecil, Pedro ingin berlayar dengan Gol D. Roger, tapi Roger mengatakan waktunya terbatas, sekaligus meyakinkan Pedro bahwa setiap orang memiliki waktunya sendiri-sendiri, dan kesempatan Pedro akan datang dengan sendirinya. Pedro menyerap kata-kata tersebut, dan berjanji akan menjadi fondasi untuk Fajar Dunia Baru yang diyakininya akan dibawa oleh Bajak Laut Topi Jerami pimpinan Luffy.

Kembali ke masa sekarang, semua regu penyelamat Sanji terpukul hebat oleh pengorbanan Pedro. Namun pengorbanan itu begitu besar, karena meski Perospero tidak mati, kekuatan permennya yang sempat melekati Chopper, Brook, dan Thousand Sunny pudar. Dengan demikian, ada kesempatan bagi regu penyelamat Sanji untuk kabur.

Luffy memerintahkan semua krunya untuk segera berlayar, mengatakan, jika mereka menyia-nyiakan kesempatan untuk melarikan diri, mereka tidak akan mampu melihat wajah Pedro lagi. Dengan bantuan Nami, Jinbe mengaktifkan Coup de Burst. Namun Katakuri menyatakan, kapal-kapal tarte sudah mengepung Sunny, bersiap untuk menembak.

Luffy yang sadar teman-temannya terancam, segera menghentikan Katakuri. Dengan kemampuan kenbunshoku Haki, Katakuri bisa memperkirakan pergerakan Luffy selanjutnya. Sementara, Perospero bangkit dari luka parahnya dan Big Mom mulai menyerbu Sunny. Dalam situasi genting ini Luffy mengambill keputusan. Dia menarik Brulee dan Katakuri masuk ke Mirro-World, sehingga sang Komandan Manis, lawan tersulit Bajak Laut Topi Jerami, tak bisa mengganggu teman-temannya kabur.

Benarlah,  Tim Sanji Retrieval mengaktifkan Coup de Burst, dan terbang menjauh dari blokade Big Mom Pirates '. Akan halnya di dalam Mirro-World, Luffy memulai pertarungannya melawan Katakuri. Sang Komandan Manis berkomentar, tindakan Luffy menyelamatkan rekan-rekannya adalah langkah yang tepat. Luffy belum selesai. Dia menghancurkan cermin menuju Sunny sehingga tidak ada yang bisa menyerbu ke kapal tersebut. Lalu dimulailah duel satu lawan satu antara Luffy vs Katakuri ...


-----------------------------------------------------------
Sinopsis One Piece Chapter Sebelumnya dapat dilihat di bawah ini
 Chapter 877
Chapter 876
Chapter 875
Chapter 874
Chapter 873
Chapter 872
Chapter 871
Chapter 870
Chapter 869
Chapter 868
Chapter 867
Chapter 866
Chapter 865
Chapter 864
Chapter 863
Chapter 862
Chapter 861
Chapter 852
Chapter 850
 -----------------------------------------------------------
Read more

11/14/2017

Sinopsis One Piece 879: Komandan Manis Big Mom Terkuat, Charlotte Katakuri

Sinopsis One Piece 879: Komandan Manis Big Mom Terkuat, Charlotte Katakuri

Sinopsis One Piece 879 fokus pada pertarungan Luffy vs Katakuri yang terlihat sangat tidak berimbang. Katakuri yang punya kenbunshoku luar bisa, selalu bisa membalas serangan Luffy dengan 'jurus serupa' tetapi efeknya lebih dahsyat, baik dari segi kecepatan maupun kekuatan. Inilah Katakuri, Komandan Manis terkuat di Bajak Laut Big Mom.

Cerita One Piece Chapter 879 berjudul 'Biggu Mamu "Suīto San Shōsei" Katakuri/ Big Mom's Sweet 3 General, Katakuri/ Komandan Manis Big Mom 3, Katakuri' dirilis pada 25 September 2017. Chapter ini dibuka dengan dorongan Jinbei kepada tim penyelamat Sanji agar berhenti berduka atas pengorbanan Pedro. Jinbei meyakinkan, Pedro sudah menang dalam pertarungan ini, dengan berkorban nyawa di pantai Whole Cake Island.

Pengorbanan itu harus ditebus dengan kesuksesan tim penyelamat ini selamat dari buruan Bajak Laut Big Mom ke Pulau Kakao. Pada titik ini, tim penyelamat Sanji hanya bisa maju atau hancur dalam kepungan lawan. Dorongan Jinbei ini membuat Nami, Chopper, Carrot, dan Brook berjanji tidak menyia-nyiakan pengorbanan Pedro. Saat Carrot menoleh, armada Big Mom datang menyerbu dipimpin sendiri oleh Sang Yonko.

Perospero yang kehilangan sebelah tangan akibat bom yang diledakkan Pedro, ingin membalas dendam pada kru Topi Jerami. Meskipun Perospero bisa membuat lengan permen untuk menutupi kekurangannya itu, lengan tersebut akan meleleh saat ia minum teh panas di sore hari.

Sementara itu, di lautan Totto Land, Pound sedang berada di kapal saat dia tiba-tiba melihat putrinya Chiffon terbang menggunakan Labiyan bersama Sanji dan Puding. Dalam pembicaraan tiga orang ini terungkap bahwa Chiffon pernah menjabat sebagai Menteri Cokelat. Ketika dia mundur, kursinya tetap kosong, karena Puding sebagai kandidat pengganti terus menolak tawaran duduk di posisi tersebut. Pudding sendiri yakin, hanya Chiffon yang tepat menjabat Menteri Cokelat.

Pudding masih dalam mode kepribadian ganda. Di satu sisi dia muak berada di dekat Sanji karena tidak mau dikira sudah menjadi sepasang suami-istri. Tapi di sisi lain, Pudding tersentuh oleh sikap gentleman Sanji yang menanyakan keadaannya; bahkan sampai tergila-gila pada sang koki Bajak Laut Topi Jerami.

Di Mirro-World, para anggota Bajak Laut Big Mom memberitahu Luffy untuk menerima kekalahan, karena Katakuri adalah sosok terkuat di antara Tiga Komandan Manis. Mereka juga meyakinkan, Luffy tidak akan bisa keluar dari Mirro-World.

Luffy menyerang Katakuri. Namun semua serangan itu dibalas oleh lawannya dengan lebih baik. Katakuri unggul segalanya, baik dalam kecepatan maupun kekuatan. Bahkan ketika Luffy menggunakan Gear Second dan Gear Third, tetapi selalu dimentahkan oleh Katakuri. Hingga akhirnya, dengan kekuatan yang luar biasa, Katakuri menghantam Luffy hingga menabrak dinding, yang disambut dengan sorakan meriah anggota Bajak Laut Big Mom.

-----------------------------------------------------------
Sinopsis One Piece Chapter Sebelumnya dapat dilihat di bawah ini
 Chapter 877
Chapter 876
Chapter 875
Chapter 874
Chapter 873
Chapter 872
Chapter 871
Chapter 870
Chapter 869
Chapter 868
Chapter 867
Chapter 866
Chapter 865
Chapter 864
Chapter 863
Chapter 862
Chapter 861
Chapter 852
Chapter 850
 -----------------------------------------------------------
Read more

11/05/2017

Sinopsis One Piece 883: Wajah Asli Katakuri GGS (Ganteng-Ganteng Serigala)

Sinopsis One Piece 883: Wajah Asli Katakuri GGS (Ganteng-Ganteng Serigala)

Sinopsis One Piece 883 mengisahkan terungkapnya rahasia besar dalam pertarungan Luffy vs Katakuri. Sempat mengalahkan Luffy, Katakuri menikmati waktu camilan dirinya yang sempat tertunda selama 40 menit. Namun, Luffy kemudian bangkit lebih cepat daripada perkiraan, lantas menghancurkan kuil buatan Katakuri, tempat Sang Komandan Manis bersantai sembari menyantap donat. Ternyata, di balik sikap cool Katakuri selama ini, mulutnya tonggos seperti anjing, sesuai julukannya 'Si Gigi Anjing'.

Cerita One Piece Chapter 883 berjudul 'Merienda' dirilis pada 30 Oktober 2017. Sebelum Luffy mengaktifkan Gear Fourth, Katakuri mempercepat pertarungan dengan mengubur Luffy dengan cara mengubah dinding Mirro-World jadi tumpukan mochi. Katakuri menegaskan, dirinya tidak mau meremehkan Luffy seperti saudara-saudaranya sesama anak Big Mom. Namun Katakuri juga minta maaf karena pertarungan berakhir seperti ini.

Katakuri diburu waktu untuk merienda alias waktu makan camilan. Padahal biasanya Katakuri selalu makan camilan di waktu yang sama, tetapi kali ini gara-gara Luffy, ia terlambat 40 menit. Akibatnya teh hitamnya sudah dingin. Ketika para chief meminta maaf, Katakuri sangat tenang dan menyebut, es teh pun bukan masalah. Ia kemudian membentuk kuil tempat dirinya beristirahat menyantap camilan.

Tidak disangka, Luffy bisa lepas dari perangkap mochi Katakuri lebih cepat. Berkat kenbunshoku haki miliknya, ia tahu Katakuri sedang berada di balik kuil. Meski diperingkatkan para chief, Luffy nekat menghancurkan kuil tadi. Dan terungkaplah wajah sesungguhnya Katakuri yang mulutnya bagai anjing. Dia juga tampak puas menyantap donat yang disebutnya bagai kenikmatan terlarang.

"Makan donat sambil baring~! donat terlarang dan jahat. Saat seperti ini yang paling membahagiakan. Enaknya donat ini!'
 Terbongkarnya wajah asli Katakuri membuat dirinya geram. Dia menegaskan tidak ada satupun orang yang sudah melihat wajah tersebut, bakal keluar hidup-hidup. Para chief yang ternganga, dan salah mengucap kalimat, 'biar mulut saya sobek', dibunuh Katakuri sekejap mata.

'Orang yang sudah melihat wujud asliku tak bisa kubiarkan tetap hidup!'
 Luffy lantas kembali berduel dengan Katakuri. Awalnya semua sama saja. Dalam duel menggunakan busoshoku haki, Katakuri lebih unggul. Namun perbedaannya, di serangan berikutnya, Luffy berhasil menendang rahang Sang Komandan Manis. Melihat hal ini Luffy sadar, Katakuri bukannya tidak bisa dikalahkan.

Luffy segera mengaktifkan Gear Fourth lantas menghantam Katakuri dengan jurus Kong Gun. Sang lawan tampak terdesak mundur, meski menahan serangan calon raja bajak laut itu sepenuhnya.

-----------------------------------------------------------
Sinopsis One Piece Chapter Sebelumnya dapat dilihat di bawah ini
 Chapter 877
Chapter 876
Chapter 875
Chapter 874
Chapter 873
Chapter 872
Chapter 871
Chapter 870
Chapter 869
Chapter 868
Chapter 867
Chapter 866
Chapter 865
Chapter 864
Chapter 863
Chapter 862
Chapter 861
Chapter 852
Chapter 850
 -----------------------------------------------------------
Read more

6/10/2017

Sinopsis One Piece Chapter 849: Kekalahan Charlotte Brulee Oleh Bang Chopper!

 Sinopsis One Piece Chapter 849: Kekalahan Charlotte Brulee Oleh Bang Chopper!

Sinopsis One Piece Chapter 849 menampilkan kisah kekalahan Carlotte Brulee dari Chopper dan Carrot. Kerjasama tag-team keduanya membuat Dunia Cermin yang dikuasai Brulee jadi tidak berguna. Berkat kekuatan Chopper yang muncul dalam bentuk monster pointnya, semua lawan dikalahkan. Bukan cuma Brulee, tetapi juga Randolph, Noble Croc, dan Diesel. Sementara itu, Pedro yang memancing pasukan Big Mom harus bertemu dengan lawan klasiknya, Baron Tamago, sembari mengenang kejadian kala untuk pertama kalinya ia mendarat di Whole Cake Island; dan menderita kekalahan.

Cerita One Piece 849 berjudul 'Kagami no Kuni no Choniki/ Chobro in the Land of Mirrors/ Bang-Chopper di Dunia Cermin' dirilis pada 12 Desember 2016. Meskipun judulnya mengisahkan kemenangan Chopper, detail lain dari chapter ini tidak kalah penting. Apa lagi kalau bukan datangnya Big Mom ke Ruang Harta Karun. Menyaksikan Brook mengalahkan pasukannya, Big Mom bukannya meledak marah. Tetapi ia justru berminat menjadikan Brook yang berbentuk tulang sebagai mainannya. Salah satu kru terlemah di Bajak Laut Topi Jerami malah harus berhadapan dengan Yonko terkuat.

Sementara itu, dari pertarungan Baron Tamago vs Pedro terungkap bahwa dahulu Pedro pernah kalah di Totto Land, sehingga Big Mom mengambil 50 tahun umurnya sebagai tebusan agar bisa pergi dari pulau tersebut. Kejadian lima tahun lalu terus membekas dalam duel ini.

Keluarga Vinsmoke, yaitu Judge, Niji, Ichiji, dan Yonji membahas rencana mereka untuk membuat Sanji dan Puding tinggal di Kerajaan Germa demi mencegah Big Mom memanfaatkan mereka. Di sinilah mereka sadar, Reiju tidak kunjung muncul. Ternyata, Reiju bukannya menghilang. Ia keluar dari lorong dengan luka parah seolah baru saja diserang oleh musuh ...

Berikut ini versi teks Cerita One Piece 849 diambil dari versiteks.com.

Ruang tamu Keluarga Vinsmoke, tampak Judge yang sedang berkumpul dengan ketiga putranya. Anehnya, Reiju tidak ikut bersama mereka. Yonji pun bertanya-tanya, "Reiju kemana?"
"Entahlah," jawab Niji, "Tapi tadi aku melihatnya pergi..."
"Oh, ya sudah, yang terpenting sekarang, Ayah, di mana mereka berdua akan tinggal setelah pernikahan ini?" Yonji menanyakan soal Sanji dan Pudding.
"Tinggal di Germa, tentu saja.." ucap Judge. "Kalau kita tak menjadikan gadis itu sebagai sandera, siapa yang bisa menjamin apa yang akan mereka minta dari kita nanti kedepannya? Jangan lupa saat ini kita berurusan dengan bajak laut..."
"Apa kau tidak khawatir mereka akan menggunakan taktik yang sama pada kita??"
"Jangan bercanda, Niji," Ichiji berkata, "Kalaupun mereka menjadikan Sanji sandera dan berkata kalau akan membunuhnya, memangnya kita akan peduli?"
"Hahaha!!" Yonji tertawa, "Kau benar juga!!"
"Ya ampun, aku tak sabar hidup lagi bersama Sanji..."

Dunia Cermin, Rumah Brulee...
Brulee masih mengaduk-ngaduk tungku tempat Carrot hendak dimasak. "Ini akan jadi soup rebus yang lezat!! Apa kalian semua lapar??"
"Kami kelaparan!!!"
"Potong talinya!!"
"Tolong, jangan makan akuuu!!!"
"Brulee menggali kuburannya sendiri..." ucap Chopper dalam hati. "Yang diikat di sana sebenarnya katak yang dibuat menyerupai Carrot dengan kekuatan Brulee..."
"Carrot yang asli bersembunyi di loteng..."
"Waaa!!! Tolong aku Kachopper!!!" jerit Carrot dari loteng. Ya, ternyata yang sejak tadi berteriak-teriak bukan Carrot yang diikat, melainkan dirinya yang asli yang ada di atas.
"Tapi meskipun itu cuma katak, aku jadi merasa bersalah membiarkannya dimasak hidup-hidup seperti itu.." ucap Chopper dalam hati.

"Di rumah ini terdapat 16 musuh, termasuk orang-orang yang kelihatannya berbahaya..."
"Randolph..."
"Akan kupotong talinya, Nona Brulee!!"
"Brulee..."
"Waktunya untuk membuat gosong wajah manismu itu!!"
"Buaya bangsawan..."
"Aku lapar sekali!!"
"Lalu orang mirip kereta bernama Diesel..."
"Dia akan terlihat menderita!! Kita harus segera menutup pancinya setelah dia masuk!!"
Carrot asli bersiap dari atas, "Bersiap dan... Hyaaa!!"
Ia kemudian melempari Randolph yang hendak memotong tali hingga terjatuh. "Uuukh!!"
"Ada apa ini!? Ini bukan waktunya untuk bercanda, Randolph!!" Brulee berteriak.
"Nona Brulee!! Ada penyusup di loteng!!"
Carrot keluar lalu menyelamatkan katak itu.
"Eh!? Ada dua gadis kelinci!?" Brulee kaget.
Carrot melesat dan menendang tungku pemanas itu, isi di dalamnya yang mendidih pun berserakan membanjiri rumah Brulee.
"Tidaaakk!!! Aaaa!!!"
"Nona Bruleee!!!"
"Panas!! Panas!!!"
Sementara mereka menjerit kepanasan, Chopper berubah ke wujud kecil untuk melepaskan diri dari rantai, kemudian memakan rumble ball.
"Panaass!!! Panaass!!! Panaass!!!"
"Ini buruk!! Cepat selamatkan Nona Brulee!!!"
"Nona Brulee!!"
Sebelum mereka sempat bertindak, Carrot menyerang lagi. Ia bersiap untuk menggunakan kekuatan listriknya, "Electrical Luna!!!"
Carrot menyerang air yang menggenang, hingga Randolph dan yang lainnya terkena sengatan listrik. "Gyaaaahhh!!!"
Chopper telah berubah ke wujud monsternya, diam-diam menyelinap ke belakang tubuh buaya raksasa dan kemudian membantingnya, "Gyaaaa!!!"
Prajurit-prajurit kecil menjerit, "Monsteeer!!!"
"Ada monster!!!"
Sebelum akhirnya Bammm!!! Mereka tertimpa buaya.
"Groaaaaaa!!!" Monster Chopper menjerit, mengaum. Brulee telah dikalahkan, Randolph, si buaya, yang tersisa cuma Diesel si manusia kereta.
Diesel melesat kencang, berlari bagai kereta dari rumah itu.
"Ini buruk!! Ini buruk!! Aku harus segera melaporkannya ke Mama!! Cuu Cuu Cuu!! Kalian bodoh!! Kalian tak akan bisa mengejarku kalau aku sudah mulai berla...."
"Garchuuu!!" Carrot melompat, melesat ke pria itu dan menggigit lehernya.
"Eeeh!?"
"Ayo tebak siapa???" Carrot menutup mata Diesel dengan kedua tangannya.
"Bahaya!! Bahaya!! Aaaaa...!!!"
Bamm!!! Diesel si kereta menabrak.
"Wooo Hooo!!! Kita berhasil mengalahkan Tim Brulee!!" seru Chopper yang telah kembali ke wujud semula.
"Kachopper!!"
"Yosh!!! Sekarang kita akan bisa mengunjungi semua tempat di pulau ini melalui cermin!! Ayo temukan teman-teman kita yang lain!!"

Di ruangan Sanji, ia sedang membawa karangan bunga. Salah seorang anak buah Big Mom masuk dan mengabarinya.
"Saat ini, Luffy si Topi Jerami dan si pencuri Nami sedang ditahan, yang mengamuk adalah seorang dari suku Mink dan Soul King..."
"Sepertinya penjaga cukup kesulitan untuk..."
"Sudah cukup.." ucap Sanji. "Ngomong-ngomong mana bahan masakan yang aku minta?"
"Ah, aku sudah membawakannya, kalau Anda lapar... Bagaimana kalau makan terong??"
"Aku akan memakai dapur.." ucap Sanji. "Pudding tidak menghadiri makan siang itu, aku menghawatirkannya jadi aku akan memasak untuknya.."
"Begitu ya... Sepertinya Nona Pudding masih murung..."

Di Ruang Harta...
"Sepertinya ini kuncinya!!"
Brook mengambil kunci dari salah satu penjaga yang telah ia kalahkan.
"K-Kauuu!!!"
Penjaga lain yang masih tersisa hendak menyerangnya, "Berani-beraninya kau mengacau di tempat ini!!!"
"Swallow Banderole!!!" Brook melesat dan menebasnya.
"Tentu saja.." ucap Brook, "Aku sudah meminta partner kejahatanku untuk menjadi umpan, maka aku juga harus melakukan tugasku dengan baik!! Kalau tidak mau ditaruh di mana wajahku!?"
Batssss!!! Brook menghabisi lawannya dengan tusukan.
"Meski aku tidak punya wajah sih!! Yohohoho!!"
Semua penjaga akhirnya berhasil dikalahkan.
"Aku harus bergegas!!"

Di luar, Smoothie masih tampak berjaga. Kemudian seseorang datang. Big Mom.
"Eh? Mama??"
"Ratu!!" prajurit penjaga kaget.
"Kau sampai jauh-jauh datang ke sini..."
"Menyingkirlah, Smoothie!!"
Bruaaaakkk!!!
Big Mom tak tanggung-tanggung langsung masuk ke ruangan itu dengan menghancurkan pintu gerbangnya. Brook saat itu masih berada di dalam kurungan penyimpanan tempat poneglyph berada.
Big Mom berteriak, "Siapa orang bodoh yang berani mengacau di hari pernikahan putriku!?"
"Whaaa!!!" Brook kaget.
"Big Mom!?"
"Hmm!? Coba kita lihat..." Big Mom memasang senyum saat melihat Brook, "Mahkluk menarik apa yang sedang kulihat ini!?"

Di taman, prajurit-prajurit masih berusaha untuk mengejar Pedro.
"Terus kejar dia!! Pojokkan dia!!" Pedro terus dipojokkan hingga sampai di taman kastil.
"Bagus, kita berhasil memojokkannya!!"
"Sial... Apa yang mereka rencanakan sebenarnya!?"
Pedro lalu menoleh ke belakang, dan ternyata di sana seseorang telah menunggu.
"Lama tidak bertemu ya-bon..." Baron Tamago telah menunggu Pedro.
"Meski kita bermusuhan, aku selalu mengormatimu sebagai musuh yang kuat, Kapten Bajak Laut Nox, Pedro!!"
"Baron Tamago!!"
"Tiap kali kita bertemu, bekas luka di mata kiri kita rasanya gatal!! Sudah 5 tahun berlalu sejak kau hampir mati, jadi kenapa kau mengulangi kesalahan yang sama lagi!? Aku sadar kau sudah tak punya banyak waktu tersisa lagi, sejak Mama mengambil 50 tahun sisa umurmu..."
"Ya, aku juga sadar akan hal itu!!" ucap Pedro, dan kemudian dengan tegas berkata, "Dan aku juga tidak berniat untuk kembali ke kampung halamanku hidup-hidup!!"

Di suatu tempat di kastil Big Mom, sesuatu yang mengejutkan terjadi.
Seseorang menelusuri lorong dalam kondisi luka parah. Darah terus menetes dari sekujur tubuhnya. "Haaah... Haaah..."
Dirinya dihajar habis. Seorang wanita yang penuh luka.
Reiju... Apa yang sebenarnya terjadi!?
Read more

6/09/2017

Sinopsis One Piece Chapter 848: Air Mata Palsu Charlotte Pudding

 Sinopsis One Piece Chapter 848: Air Mata Palsu Charlotte Pudding

Sinopsis One Piece Chapter 848 menampilkan Charlotte Pudding yang menjadi tokoh utama. Ia mendatangi Dunia Buku Charlotte Opera, tempat dikurungnya Luffy Si Topi Jerami dan Nami. Sempat berbicara tentang Lola, Pudding kemudian mengucapkan salam perpisahan setelah membuat Luffy dan Nami terkejut dengan perkataannya. Sementara itu, Big Mom dibuat geram dengan kekacauan yang terjadi di sekitar Ruang Harta Karun miliknya. Di sana ada Brook yang berhasil masuk dan mengunci ruang tersebut, dan ada Pedro yang menjadi pengalih perhatian Prajurit Catur ....

Cerita One Piece 848 berjudul 'Good Bye/Goodbye/ Selamat Tinggal' dirilis pada 5 Desember 2016. Kisahnya berlanjut dari percakapan Luffy dan Big Mom. Kejadian ini diinterupsi oleh Charlotte Anglais yang memberitahukan, ada penyusup di Ruang Harta Karun. Big Mom segera bergerak untuk menyelamatkan kotak Tamatebako yang berasal dari Kerajaan Ryugyu (Pulau Gyojin).

Sementara itu Sanji yang sedang galau dengan nasibnya, meyakinkan diri bahwa keputusannya tidak salah. Sanji yakin, dengan menyerahkan diri dalam pernikahan, ia ibarat sekali melempar batu, mengenai dua-tiga burung. Pasalnya, ia akan menyelamatkan Bajak Laut Topi Jerami dari ancaman dimusnahkan oleh Big Mom. Selain itu, Sanji yang mudah tersentuh oleh wanita, terharu dengan nasib malang yang dialami Charlotte Pudding. Dengan menikahi Pudding yang selalu sedih, Sanji ingin memberikan kebahagiaan kepadanya.

Tetapi siapa sangka, Pudding punya pendapat tersendiri dan rencana yang sama sekali berbeda. Ia mendatangi Luffy dan Nami di Dunia Buku milik sang kakak, Charlotte Opera. Di sanalah awalnya Pudding meminta maaf atas kejahatan kakak-kakaknya. Ia kemudian mengucapkan sesuatu yang membuat Luffy berang, lalu mengucapkan selamat tinggal dengan senyuman getir ....

Berikut ini versi teks One Piece Chapter 848 dari versiteks.com

Big Mom mematikan Den Den Mushinya, dan anak-anaknya yang duduk dan berdiri di hadapan Luffy tertawa. Menertawai kata-kata dan tindakan Luffy. "Hahaha!! Lucu sekali!!"
"Kukuku... Kalian pasti bercanda, kan!?"
"Orang macam apa yang berani membuat Mama marah di kastilnya sendiri!?"
Luffy tetap berteriak, "Diaaam!!! Sini lawan aku!!"

Seorang anak yang menunggangi binatang berwujud kaki seribu besar yang dimodif menyerupai motor memanggil, "Hei, kakak-kakak!!"
"Ada apa, Anglais??"
"Yo yo!! Ada penyusup di ruang harta yo!!"
"Penyusup??"
"Ya!! Dan juga, aku tidak mau sikat gigi malam ini yo!!"

Di ruangan Big Mom, ia tidak tampak marah sama sekali setelah mendengar kata-kata Luffy tadi. Awan di sebelahnya sampai bertanya-tanya, "Apa kau tidak marah, Mama??"
"Mamama!! Hanya karena ada anak ingusan mencoba memprovokasiku?? Tidak sedikit pun, Zeus!! Besok aku akan meraih pasukan Germa dan Tamatebako!! Dan juga kue pernikahan yang lezat!!"
"Mengetahui itu semua akan terjadi besok, aku bisa memaafkan apa pun yang terjadi di dunia ini!!" Big Mom terus menari-nari. "Besok akan menjadi hari terbaik yang pernah ada!! Aku senang sekali!!"
Kemudian, topi hidup yang dikenakan Big Mom merasakan sesuatu. "Hmm? Aku menerima sinyal!! Mama!! Ada penyusup mengacau di ruang harta!!"
"Penyusup??"
Kue-kue di sekeliling Big Mom terus bernyanyi-nyanyi.
Dari yang senang-senang, Big Mom menampakkan wajah super kesal, "Awas aja kalau berani menyentuh Tamatebako milikku!! Siapa yang berani menyusup, hah!?"
Zeus si awan sampai kaget.

Di ruangan Sanji, tampak ia sedang berjalan bolak-balik memikirkan semuanya. Sanji benar-benar berada dalam dilema.
"Aaaahh!! Luffy dan yang lainnya akan diampuni, Big Mom sudah berjanji!! Baratie juga akan baik-baik saja selama aku mengikuti pernikahan ini... Sangat sulit rasanya untuk berpisah dengan teman-temanku, tapi tak akan ada yang mati!! Inilah yang terpenting!! Aku harus puas dengan itu!!"
"Aku tidak boleh terlihat murung terus begini.." ucap Sanji, "Pudding-chan, satu-satunya sinar penyemangatku bisa-bisa sedih lagi!! Pria tak boleh membuat wanita sedih!! Jangan sakiti dia lagi!!! Jadi diri sendiri!! Yaa!!! Aku adalah koki yang sedang jatuh cinta!!! Pudding-chan!!! Oh Pudding chuwan yang manis!! Akan kubuat kau menjadi gadis paling bahagia yang pernah ada!!!"

Di ruangan Pudding, ia sedang bersama orang gemuk berkerudung, sepertinya pelayannya.
"Punya Lola??" Pudding bertanya-tanya.
"Ya, kudengar wanita itu memiliki vivra card pemberian Lola, sehingga para Homies tak bisa melawannya." ucap wanita gemuk. "Ngomong-ngomong, Mama tidak menyetujui gaun yang Anda pilih, Nona Pudding, jadi tolong kenakan gaun yang dia pilih untuk acara besok... Mama ingin semuanya berjalan sesuai rencananya."
Pudding keluar kamar, berdiri di atas balkoni meski di luar sedang hujan. Meratapi nasibnya.
"Nona Pudding!! Di luar hujan..."
Pudding tetap diam di sana, Teringat jelas semua perkataan ibunya.
"Semuanya akan berjalan lancar kalau kau mengikuti perintahku... Kau itu seperti boneka yang manis, Pudding...."

Pudding juga ingat saat Lola hendak pergi dari rumah. Sebelum pergi ia sempat bicara sebentar dengan Pudding kecil. "Jangan khawatir, dia tak akan membunuhku, kita semua kan keluarga. Aku akan menentukan pernikahanku sendiri..."

Di kastil Big Mom, Pedro berlari dari kejaran penjaga.
"Apa sudah ada yang dicuri!?"
"Keamanan ruang harta benar-benar disapu habis!!"
"Yang bertanggung jawab memiliki bom!!"
"Dia di sana!!!"
Seorang pria besar menyerang Pedro, namun mink jaguar itu balas menyerang dan melesat melewatinya. "Cepat sekali!!!"
"Jangan biarkan dia lolos!!"
"Tembak!!!"
Pedro berlari kencang di tembok sementara pasukan-pasukan kue di bawahnya berusaha untuk menembaknya.
Pedro lalu melempari mereka dengan bom.
"Eh!? Lariiii!!!"
Boooom!!!!

"Apa yang terjadi di bawah sana!? Hei, laporkan!!" perintah Tamago lewat Den Den Mushi.
"Saat ini ia berada di sekitaran lantai 3 ambaum!!"
"Pojokkan dia di taman-soir!!" perintah Tamago.
"Siap!!!"
Smoothie lalu menghubungi, "Oi, Baron Tamago!!"
"Nona Smoothie!!"
"Kau benar, ternyata memang ada penyusup kedua, orang yang cuma tulang..." ucap Smoothie. "Saat ini kalian hanya berurusan dengan pengalih perhatian..."
"Begitu rupanya... Sialan kau Pedro..."
"Dia berhasil mengejutkam kami, masuk ke ruang harta dan menguncinya dari dalam!! Aku lengah..." ucap Smoothie. Ia dan pasukan kuenya tak bisa masuk karena Brook mengunci ruangannya dari dalam.
"Begitu rupanya... Tapi ruang harta hanya memiliki satu jalan masuk, jadi selama kalian menunggunya di sana, harusnya tak ada masalah untuk menangkap penyusup kedua itu..."

"Kau benar... Kau bisa mengandalkanku.." ucap Smoothie. "Tapi kalau dia berhasil mengalahkan semua penjaga di dalam dan keluar, aku berencana untuk membunuhnya, apa itu tak masalah?"
"Tunggu sebentar, kau menyebutnya orang yang cuma tulang, kan? Mama pasti akan menyukainya untuk ditambahkan ke koleksi mahkluk langkanya, lakukan apa saja tapi jangan bunuh dia.." perintah Tamago.

Di dalam ruangan itu, Brook berhadapan dengan beberapa pria, besar dan kecil, serta cukup banyak pasukan kue.
"Yah, paling tidak ini jauh lebih sedikit dari yang sebelumnya!!" ucap Brook. "Pedro sudah melakukan pekerjaannya dengan baik, aku menghormatinya..."

"Benar-benar mahkluk yang langka, bahkan lebih langka dari mahkluk-mahkluk langka yang biasa terlihat di negeri ini!!" ucap pria besar yang rambutnya dikepang dua.

"Serang dia!!!"
"Mama pasti akan menyukainya sebagai hadiah!!"

"Aku sudah mendengarnya dari Pedro.." ucap Brook. "Tentara-tentara kue ini adalah tentara yang dikendalikan menggunakan jiwa yang Big Mom masukan menggunakan kemampuannya..."

"Dengan kata lain," Brook menyiapkan alat musiknya, "Kalian adalah individu yang bertindak sesuai apa yang jiwa kalian perintahkan, kan?"
Tentara kue menebas Brook, Brook menahannya dengan pedangnya.
"H-Hei!! Kuat sekali!! Tunggu dulu!! Aku bahkan belum selesai menyetel alat musikku!!"
"Habisi dia!!!"
"Sabarlah, para penonton sekalian!! Apa kalian tidak tahu aku dikenal dengan nama apa!?" Brook pun mengeluarkan kemampuan jiwanya, "Mereka menyebutku Soul King!!!"
Soul King, raja jiwa, kemampuan Brook membuat pingsan semua tentara kue itu.
"A-Apa!?" pria besar kaget.
"Tak mungkin jiwa biasa yang masuk ke tubuh salah seperti kalian tahan dengan teriakan alami jiwaku!!"

Lalu di perpustakaan penara tempat Luffy dikurung, saat itu ia hanya ditunggui oleh Charlotte Opera, si pria krim besar dan beberapa tentara kue. Pudding kemudian masuk ke sana.
"Pudding!?" Luffy kaget.
"Kak Opera, apa tak apa kalau aku masuk sebentar untuk bicara dengan Luffy dan temannya?"
"Pudding!! Keluarkan kami!! Kami ditangkap!!"
"Luffy? Yah, tidak masalah sih..."
"Kalau begitu aku akan menggunakan bookmark.." tentara kue menggunakan penanda khusus yang memungkinkan Pudding masuk ke dalam kurungan itu.
"Oi Pudding!! Kami sudah pergi ke pantai itu!!!"
"Hei Luffy!!" Nami membentak, "Jangan keras-keras ada orang lain yang mendengar!!"
"Mereka..." ucap Pudding dengan wajah sedih, "Kakak-kakakku... Mereka pasti sudah berbuat jahat pada kalian berdua, aku benar-benar minta maaf..."
Pudding lalu berbisik, "Mafkan aku karena tak bisa datang ke pantai itu..."
"Oh... Pudding, tak apa!!"
Opera bertanya-tanya, "Apa yang dia bisikkan??"

"Sanji melamarku..." ucap Pudding.
"Eeeh!?" Luffy kaget, Nami terdiam.
"Aku senang sekali..." ucap Pudding, "Tapi... Aku juga tahu kalau dia melakukannya hanya karena dia laki-laki yang baik, meski sebenarnya aku sudah mengacaukan semuanya... Jadi jangan khawatir, aku tidak akan menikahi Sanji..."
"!?"

"Dengar..." Pudding lalu membisikkan sesuatu pada Luffy dan Nami, bisikkan yang membuat mereka berdua benar-benar syok, tercengang.
Luffy lantas berteriak, "Oi Pudding!! Bicara apa kau, hah!?"
Pudding kemudian berbalik pergi, tersenyum sambil meneteskan air mata dan berkata, "Selamat tinggal..."
Read more

6/08/2017

Sinopsis One Piece Chapter 847: Luffy vs Big Mom, Kisah Sedih Lola

 Sinopsis One Piece Chapter 847: Luffy vs Big Mom, Kisah Sedih Lola

Sinopsis One Piece Chapter 847 menampilkan kisah pertemuan pertama mata dengan mata antara Luffy dan Big Mom. Luffy yang bersama Nami terjebak di Dunia Buku milik Charlotte Mont D'Or diprovokasi oleh Big Mom. Namun, Luffy tetap berkeras akan mengalahkan sang Yonko plus menyelamatkan Sanji dari pernikahan dengan Charlotte Puding. Sementara itu di Ruang Harta Karun, Brook memulai usaha untuk menciptakan 'konser' demi mendapatkan Road Poneglyph dari tangan lawan.

Cerita One Piece 847 berjudul 'Luffy and Big Mom/ Rufi to Biggu Mamu/ 'Luffy dan Big Mom' dirilis pada 28 November 2016. Dalam perjamuan yang melibatkan keluarga Vinsmoke, Big Mom memamerkan makhluk-makhluk yang disimpan oleh Charlotte Mont D'Or dalam Dunia Buku miliknya, termasuk makhluk langka seperti centaur dari Punk Hazard atau Manticore. Makhluk-makhluk ini dipaksa masuk dalam buku, dan hidup kekal di sana dalam penderitaan.

Termasuk di antaranya adalah Luffy dan Nami yang baru saja tertangkap. Big Mom meledek Luffy yang sebelumnya berjanji akan mengalahkannya saat pertama kali menelepon di Pulau Gyojin. Luffy geram dan tetap bersumpah membebaskan Sanji, sementara Big Mom mengatakan, dia akan melepaskan para kru Topi Jerami setelah pernikahan Sanji dan Pudding.

Dari chapter ini pula terungkap jika Lola, putri Big Mom yang keluar dari Whole Cake Island karena hendak dinikahkan dengan raksasa, sebenarnya sudah dibenci ibunya sendiri. Big Mom geram kepada Lola karena sang putri menggagalkan mimpinya bersatu dengan para raksasa, membangun kekuatan untuk menjadi Raja Bajak Laut.







Berikut ini versi teks One Piece 847 dari versiteks.com.

Dunia cermin, rumah Brulee, Carrot digantung di atas tungku yang mendidih. "Kachopper!! Tolong!! Panas sekali!!" teriaknya sambil menangis-nangis.
"Diam saja kau Nak!! Tangisanmu merusak telingaku!!" ucap Brulee.
Di rumahnya, terdapat Brulee dan beberapa anak buah Big Mom lainnya, termasuk Randolph dan si buata bicara. Tampak juga beberapa pasukan kue dan seorang lelaki dari suku tangan panjang, kemudian Chopper di wujud Heavy Point yang diikat menggunakan rantai.
"Aku tak mau makan manusia, tapi daging Mink sepertinya boleh juga.." ucap si buaya.
"Tidaaak!! Jangan makan aku!!!" Carrot menjerit lagi.
"Lepaskan Carrot, Brulee!!" Chopper berteriak. "Dia bukan kelinci sungguhan, rasanya pasti tidak enak!!"
"Oh benarkah!? Kalau begitu aku berubah pikiran saja.." ucap si buaya dengan bodohnya.
"Diam kau mahkluk aneh!!" Brulee membentak Chopper, "Kau akan bergabung dengan koleksi mahkluk aneh Mama!!"

Chopper terikat, namun sesungguhnya inilah yang ia inginkan.
"Yosh, aku sudah berhasil sampai sejauh ini.." ucapnya dalam hati.
"Karena saat ini aku berada di mode Heavy Point, akan mudah bagiku untuk lolos dari rantai ini dengan cara berubah. Dan karena sudah berjam-jam sejak aku menggunakannya kemarin, aku bahkan bisa berubah ke wujud Monster Point kalau diperlukan..."
Carrot masih digantung...
"Aku menyusahkan saja... Pedro akan membunuhku!!" ucapnya.
"Setelah soupnya siap," Brulee mengaduk-ngaduk isi tungku, "Waktunya untuk memasukanmu..."
Chopper memejamkan matanya dan dalam hati berkata, "Ini kesempatanku!!"

Whole Cake Island, Capitol, Sweet City, cuaca masih tidak bersahabat. Tampak hujan yang turun dengan sangat deras membasahi seisi kota kue...
Sementara di perpustakaan kastilnya, Big Mom menunjukkan sebuah buku pada keluarga Vinsmoke. "Yang ini misalnya... Yang ini bahkan ada halaman yang berisi singa pemakan manusia yang berwajah seperti manusia!!"
"Namanya Manticore!!" Big Mom menjelaskan. Sebuah buku yang berisi koleksi mahkluk-mahkluk langka, bungku yang tingginya melebihi tinggi Yonji dan saudara-saudaranya.

"Dua tahun yang lalu," Big Mom melanjutkan penjelasannya, "Mahkluk ini meloloskan diri dari Impel Down setelah Kurohige dirumorkan menyerang tempat itu.."

Big Mom membalikkan halaman buku itu, "Selanjutnya yang ini adalah salah satu favoritku, seekor unicorn sungguhan yang hidup!! Cantik sekali, bukan??"
Unicornnya bisa bicara.
"Cantik... Tapi yang lebih penting... Dia hidup di dalam buku!?" Reijuu kaget.
"Mahkluk-mahkluk yang ditaruh di dalam buku ini tidak akan menua, dan tentu saja kan, isi konten buku tidak akan berubah tiap kali kau membukanya... Perpustakaan ini dipenuhi olah buku-buku seperti ini, yang bisa menjaga mahkluk langka dengan aman... Ini adalah kemampuan dari Mont d'Or, salah satu anakku!!"

"Tolooong...!!" jerit salah satu mahkluk dari buku.
"Luar biasa..." ucap salah satu Vinsmoke.

"Salah satu koleksi terbaruku termasuk centaur dari Punk Hazard, dan Griffin yang ditemukan di South Blue..."
Mahkluk-mahkluk di buku terus berteriak-teriak, "Tolong keluarkan akuu!!!"
"Bahkan aku juga punya sesuatu yang keren seperti gabungan Suku Tangan Panjang dan Kaki Panjang.. Namanya Suku Kaki Tangan Panjang.."
"Dia bahkan punya manusia di dalam bukunya!?" Niji tampak tak habis pikir.

"Big Mom," Judge berkata pada Big Mom, "Sejak sampai di negeri ini, kami sudah melihat banyak sekali keberagaman..."
"Tentu saja!! Memang itulah tujuanku untuk Totto Land..."
"Tetapi..." Judge berkata lagi, "Ada satu ras yang belum aku lihat sama sekali. Kalau ada harusnya mudah sekali untuk melihat mereka... Maksudku yaitu raksasa..."
"!!!" Big Mom mendadak tampak marah saat mendengar kata raksasa.
"Untuk negeri yang memiliki populasi dari semua ras yang ada, aku belum melihat satu raksasa pun, yang paling mendekati hanya manusia berukuran bes..."
"Hah... Benarkah!?" Big Mom menenangkan dirinya, "Mungkin kau hanya belum melihatnya saja..." ia berkata.
"Mama!!!!" seseorang tiba-tiba datang melapor. "Kami sudah membawa dua orang yang anda inginkan!!"
"Baiklah kalau begitu..." Big Mom berkata pada keluarga Vinsmoke, "Sayang sekali sepertinya pertemuan kita harus diakhiri sampai sini. Akan menyenangkan bagiku jika bisa lebih lama lagi bersama kalian di cuaca yang indah ini, tapi aku harus pergi, kalian beristirahatlah..."

Anak buah Big Mom yang melapor tadi tampak menunduk malu-malu.
"Ada apa?" Big Mom bertanya dengan wajah kesal.
"M-Maaf, aku hanya sedikit grogi..." ucapnya, "Germa 66... Mereka keren sekali, terutama Tuan Ichiji dan Nona Reijuu!!"
"Jangan banyak omong, kau itu bodoh sekali ya.." ucap Big Mom, "Kau terlalu banyak membaca buku fiksi!! Penampilan luar tidak penting..."

Di penjara perpustakaan, tampak orang-orang Big Mom yang telah berkumpul..
Orang-orang yang menyerang Luffy, serta Perospero, putra tertua Big Mom..
"Duh, aku lupa menaruhnya di mana..." ucap Mont d'Or sambil mebalik-balikkan halaman buku raksasanya.
"Halaman 55.." ucap saudaranya.
"Ooh, aku suka ini..." ucap Perospero sambil menjilat permen saat melihat halaman yang dimaksud, halaman tempat Luffy dan Nami dikurung.
"Tempat apa ini!?" Nami berteriak, "Keluarkan aku dari sini!! Dan mana kamar mandinya!? Aku dilumuri cairan permen, rasanya menjijikkan!!"
"Kukuku!! Gadis kecil yang manis..." Perospero menjilati permennya...
Kemudian terdengar suara Big Mom, namun dari Den Den Mushi. Big Mom tidak menemui mereka secara langsung.
"Lama tidak bicara denganmu, Luffy si Topi Jerami... Jadi kau bisa sampai sejauh ini ya.."
"Big Mom!?"

"Den Den Mushi!?" Nami bertanya-tanya.
"Keluarkan aku dari sini!!!" Luffy berteriak, "Akan kuhancurkan semuanya untuk bisa keluar dari sini!!!"
"Mamamama... Masih ribut seperti biasanya ya.." Big Mom tertawa. "Kau tidak membawa semua krumu bersamamu, jadi kupikir kau sudah lupa dengan janji kita saat di Pulau Manusia Ikan..."
"Tidak!!" teriak Luffy, "Suatu hari nanti aku pasti akan menghajarmu!! Kali ini aku hanya mau membawa Sanji kembali saja!!"
"Kalau kau mau berkelahi, tunjukkan dirimu, Big mom!! Akan kulawan kau di sini sekarang juga!!"

"Mamama!! Jangan sombong begitu, Nak..." ucap Big Mom, "Kau hanya sebutir pasir di tengah gurun yang baru saja masuk ke Dunia Baru... Sebaiknya kau menjaga kata-katamu. Aku bahkan bisa saja membunuhmu meski aku sedang tidak berada di sana.."
"Kalau kau mau menyerahkan Sanji, aku akan membiarkanmu pergi untuk kali ini..." ucap Big Mom. "Pernikahan Pudding dan Sanji ini sangat penting bagiku. Sampai semuanya berjalan lancar, kalian berdua tunggulah dengan tenang di sana... Tapi kalau kalian melakukan sesuatu untuk merengut kebahagiaanku... Maka bersiap-siaplah, untuk melihat neraka..."

"Apa kau masih ingat?" Big Mom bicara lagi pada Luffy, "Saat di Pulau Manusia Ikan, kau menghabiskan semua permen yang harusnya untukku, dan kemudian membalasnya dengan semua harta Raja Neptune sebagai balasan..."
"Mamama!!!" Big Mom tertawa lagi, "Apa saja ya isi peti hartanya?? Sebaiknya kau tidak memintanya kembali!! Mamama!!"

"Kotak harta legendaris dari Pulau Manusia Ikan yang dikenal dengan Tamatebako!! Kenapa Raja Neptune sampai mau menyerahkannya!? Benda itu bahkan dikenal sebagai Harta Nasional!! Aku sudah jatuh cinta dengan kotak kecil itu, jadi soal permen itu kita lupakan saja... Dan aku akan membuka kotak itu di hadapan semuanya saat Pesta Teh berlangsung!! Ya ampun aku bersemangat sekali!!"

"Diam!!! Sanji tak akan menikah!!!" teriak Luffy.
"Dan biarkan aku menemui Pudding!! Dia temanku!!"
"Luffy, jangan memberitahunya tentang Pudding!!" ucap Nami.
"Temanmu? Mamamama!!" Big Mom tertawa, "Apa kau sudah gila ya? Mana mungkin mempelai wanitanya berteman dengan orang sepertimu??"
"Dan kau, gadis kecil..." Big Mom bicara pada Nami, "Kudengar kau membunuh Lola, apa itu benar!?"
"Apa!? Lola adalah temanku!! Dia memberiku vivre card itu sebagai simbol persahabatan kami!!" teriak Nami. "Lola baik-baik saja, itulah pesan yang diminta olehnya untuk dikatakan padamu.. Dia juga memberitahuku soal ibunya yang seorang bajak laut, tapi aku tak menyangka kalau yang dimaksud itu seorang Yonkou, Big Mom... Lola memberitahu kami juga kalau aku menunjukkan vivre cardnya padamu, kau pasti akan membantu kami..."
"Hentikan omong kosongmu!!" Big Mom berteriak. Nami kaget.
"Siapa yang peduli kalau dia baik-baik saja!? Aku malah senang kalau dia mati saja!!" Big Mom membentak. "Katakan padaku kalau kau tahu di mana ia berada!! Akan langsung kukirim orang untuk menghabisinya!! Aku tak menyangka dia bahkan masih menganggap dirinya sebagai bagian dari keluargaku!!"
"Dia tidak tahu bagaimana perasaanku!! Anak itu, anak yang kabur dan pergi dari salah satu pernikahan paling penting sepajang masa!! Aku tak akan pernah memaafkannya!!"

Nami jadi teringat banyak kenangannya dengan Lola, mulai dari Lola yang begitu ingin menikah sampai akhirnya mereka berteman...

"Lola..."
"Hari itu... Kalau saja dia mau mendengarku dan menyetujui pernikahannya, aku pasti bisa mendapat kekuatan yang luar biasa!!" teriak Big Mom. "Kalau bukan gara-gara tindakan bodohnya, aku harusnya sudah bisa menghabisi Kaidou, Akagami, bahkan Shirohige dari dulu!!"
"Dan saat ini..." ucap Big Mom lagi, "Aku pasti sudah menjadi Raja Bajak Laut!!"
"Lola adalah temanmu, Nami, hah!? Akan kubuat kau mengatakan padaku di mana dia berada saat ini!!"
"Cerita yang membosankan..." ucap Luffy.
"Eh!?"
"Yang menolak untuk menikah itu Lola, dan yang tidak menjadi Raja Bajak Laut itu adalah kau!! Jangan sombong hanya karena kau Yonkou!!! Aku pasti akan membawa Sanji kembali!! Karena pada akhirnya, yang akan menang adalah aku!!!"

Di dalam ruang tamu... Sanji duduk di samping jendela, sambil mendoakan teman-temannya, "Kumohon... Tetaplah tenang, teman-teman, jangan melakukan tindakan-tindakan bodoh..."

Kemudian di sisi Tamago...
"Penyusup!!!" prajurit berteriak. "Baron Tamago, ada Mink Macan menyusup!!"
"Maksudmu Jaguar!?" Tamago kaget, "Pedro, jadi akhirnya kau datang juga ya!!"

Di sisi lain, Brook bersiap dengan pedangnya...
"Yah, mumpung kita sedang berada di kastil besar Big Mom... Waktunya bagiku untuk mengadakan konser live spesial!!!"
Read more