Showing posts with label akainu. Show all posts
Showing posts with label akainu. Show all posts

8/15/2016

Karakter One Piece: Daftar Nama Vice Admiral/ Laksamana Madya Angkatan Laut (Bagian 2)


Dalam karakter One Piece ini kita akan kembali membahas daftar nama laksamana madya Angkatan Laut yang merupakan kelanjutan bagian pertama. Seiring dengan time skip, Eiichiro Oda memunculkan berbagai karakter baru untuk Laksamana Madya, termasuk di antaranya Momousagi, laksdya cantik yang sempat dijagokan untuk duduk di posisi Admiral (Laksamana).

Dalam struktur jabatan Angkatan Laut, Laksamana Madya bisa disebut sebagai 'pekerja paling nyata' Angkatan Laut dalam memerangi para bajak laut. Apalagi ketika sudah tiba di Shin Sekai (New World). Banyaknya bajak laut yang berlomba-lomba menemukan One Piece dan menjadi raja bajak laut demi menggantikan Gol D. Roger membuat Angkatan Laut memasang amunisi hebat di posisi seperti Laksamana Madya.

Diperkirakan, akan ada 12 nama penting karakter angkatan laut yang akhirnya muncul, disesuaikan dengan 12 shio Jepang. Saat ini, sudah ada Akainu, Aokiji, Kizaru, Momousagi, Tokikage, Ryokugyu, dan Fujitora. Dengan demikian, masih ada lima nama lagi yang mungkin keluar sebagai laksamana madya Angkatan Laut di kemudian hari.


Lacroix
Salah satu Laksamana Madya dari suku raksasa. Bedanya, ia mengenakan topi angkatan laut, tanpa helm.

Ronse
Salah satu Laksamana Madya dari suku raksasa dengan helm ala abad pertengahan.

Stainless
Terlibat dalam Perang Puncak, dan tampak cool dengan kumis panjangnya yang rapi.

Mozambia
Laksamana Madya yang muncul ketika pembahasan calon pengganti Crocodile sebagai Shichibukai.

Cancer
Salah satu laksamana madya yang kerap muncul dalam berbagai kejadian penting. Ia sering berada di sisi Laksamana Madya Stainless.

Dalmatian
Ia tampil dalam Perang Puncak. Sesuai nama, ia pemakan buah iblis zoan yang mengubah tubuhnya separuh manusia-separuh dalmatian.

Bastille
Laksamana Madya yang muncul di Dressrosa dengan topeng tanduknya. Dikalahkan sangat mudah oleh Sabo.

Smoker
Salah satu musuh terbesar Luffy Si Topi Jerami. Julukannya adalah Pemburu Putih. Smoker masuk G-5 untuk menangkap Bajak Laut Topi Jerami. Namun, ia bekerjasama dengan bajak laut yang sama untuk mengalahkan Caesar Clown di Punk Hazard.

Maynard
Laksamana Madya yang muncul di Dressrosa dengan dresscode ala gladiator.

Momousagi (Gion)
Salah satu kandidat laksamana. Punya kecantikan luar biasa yang membuat Laksdya Chaton melamarnya. Tapi Momousagi menolak, meski sudah dilamar 100 kali.

Chaton (Tokikake)Seperti halnya Momousagi, awalnya ia kandidat laksamana untuk menggantikan Akainu dan Kuzan. Namun kalah dari Ryokugyu dan Fujitora.

Jonathan Laksamana Madya yang hanya muncul di anime. Ia berada di markas Angkatan Laut G-8.

Komei
Sesuai namanya, ia mengingatkan kita pada ahli strategi zaman Three Kingdom (Tiga Kerajaan), yaitu Kong-ming/ Zhuge Liang.Ia muncul dalam Adventure of Nebulandia 
Read more

5/16/2016

Karakter One Piece: Shirohige/ White Beard Si Bajak Laut Besar vs Squard

Karakter One Piece: Shirohige/ White Beard Si Bajak Laut Besar vs Squard

Dalam karakter One Piece kali ini kita akan membahas sosok Shirohige/ Whitebeard si bajak laut besar. Oleh Jenderal Sengoku, ia disebut sebagai bajak laut terkuat di dunia saat peristiwa Perang Puncak di Marine Ford. Namun yang membuat Shirohige disegani bukan cuma sebatas kekuatannya. Tetapi juga sikapnya yang menganggap semua anggota bajak lautnya sebagai anak. Shirohige sendiri dipanggil 'Ayah' oleh anak buahnya.

Salah satu momen paling menyakitkan bagi Bajak Laut Whitebeard terjadi ketika mereka sedang berupaya mendarat ke tiang gantungan Portgas D. Ace. Ketika itu Squard yang beraliansi dengan Shirohige justru mendatangi Moby Dick, kapal Shirohige. Padahal, semestinya ia berperang di garis depan.

Ternyata, Squard sudah dihasut oleh Admiral Akainu, bahwa Shirohige sengaja mengorbankan aliansi Bajak Laut Whitebeard, dan menggantinya dengan nyawa Portgas D. Ace. Squard tidak terima. Karena, pada masa lalu, krunya pernah dibantai oleh Sang Raja Bajak Laut, Gol D. Roger yang merupakan Ayah Ace. Bagi Squard, tindakan Shirohige mengorbankan aliansinya demi Ace jelas pengkhiatanan. Dan bagi Squard pribadi, pantang membela anak seseorang yang sudah membantai krunya.

Squard menusuk tubuh Shirohige hingga tembus. Namun, Shirohige tidak mau membalas. Sebaliknya, ia mendengarkan terlebih dahulu argumen Squard, yang menyebut "Mengapa kau tidak pernah mengatakan jika Ace adalah anak Roger? Dan mengapa pula tak kau katakan, jika kau berniat menjadikan dirinya Raja Bajak Laut berikutnya?"

Shirohige menjawab, "Squard, kau menyerang ayahmu sendiri dengan senjatamu. Kau benar-benar anak yang bodoh. Meskipun demikian, aku tetap mencintaimu, anakku."

Shirohige menegaskan, seorang anak tidak pernah menanggung dosa dari sang ayah. Lagipula, Ace tidak pernah menyakiti Squard. Dosa Roger terhadap Squard adalah dosanya semata, bukan dosa Ace. Shirohige melanjutkan, "Ace bukanlah satu-satunya yang istimewa. Kalian semua anak-anakku."

Marco memperkirakan, Shirohige tidak bisa mengelak dari serangan Squard karena usianya yang sudah uzur, dan kondisinya yang tidak fit sebelum Perang Puncak. Bahkan Shirohige melepas semua infus yang melekat padanya. Namun, Shirohige sejatinya tidak hanya uzur. Ia juga mempertimbangkan psikologis Squard.

Squard tidak akan percaya ucapan Shirohige tentang Ace, jika Shirohige mengelak dari serangannya. Namun, sebaliknya. Dengan membiarkan diri tertusuk oleh Squard, Shirohige mendekati Squard dengan perasaan tulus. Seseorang yang membiarkan dirinya tertusuk, ketika sejatinya bisa menghindar, tentulah orang yang benar-benar jujur.

Dari sinilah, kita bisa mengetahui mengapa kru Bajak Laut Whitebeard memanggil Shirohige dengan sebutan 'ayah'. Ia memang bajak laut besar ....

----------------------------------------------------

Sinopsis One Piece bisa dilihat di bawah ini 
Chapter 825
Chapter 818

 ----------------------------------------------------

Berikut ini sinopsis manga One Piece terjemahan Indonesia
Volume 44
Volume 45
Volume 59

Volume 64
Volume 66

Volume 73
Volume 74
Volume 75
Volume 76
Read more