Showing posts with label void century. Show all posts
Showing posts with label void century. Show all posts

12/02/2017

Teori One Piece: Duel Sabo vs Akainu Di Perang Puncak Marineford Jilid II

 Teori One Piece: Duel Sabo vs Akainu Di Perang Puncak Marineford Jilid II

Dalam teori One Piece kali ini kita akan membahas kemungkinan duel Sabo vs Akainu di perang terakhir atau perang puncak jilid II yang mungkin menjadi ending manga OP. Dibandingkan dengan Luffy, potensi Sabo untuk bertarung dengan Akainu yang merupakan Fleet Admiral Angkatan Laut.

Sakazuki atau yang punya nama alias Akainu (Anjing Merah) adalah tokoh utama bagi Angkatan Laut. Dia memegang prinsip Keadilan Absolut, yang membuatnya menghalalkan segala cara, asalkan keadilan yang dia bela berhasil menang. Misalnya, Akainu tidak malu untuk menipu Squard, bajak laut aliansi Shirohige yang berujung terhasutnya Squard yang menusuk Shirohige di Perang Puncak.

Akainu juga bertanggungjawab atas pemusnahan Ohara hingga ke akar-akarnya. Setelah mengetahui, kaum cerdik pandai Ohara menemukan asumsi tentang Void Century dan Pemerintahan Dunia, tugas Angkatan Laut adalah memusnahkan mereka.

Sempat ada kapal yang mengangkut penduduk Ohara yang bukan ilmuwan, berlayar untuk menyelamatkan diri. Namun bahkan kapal itu ditenggelamkan meriam Angkatan Laut atas perintah Akainu; demi tidak munculnya bibit ancaman bagi Pemerintahan Dunia di masa yang akan datang (meskipun Nico Robin lolos berkat bantuan Kuzan/ Aokiji).

Dalam Perang Puncak Jilid I di Marine Ford, Akainu juga mengincar Monkey D. Luffy dan Portgas D. Ace. Alasannya bukan hanya karena mereka adalah bajak laut. Tetapi juga karena mereka memiliki darah terkotor. Luffy adalah putra Monkey D. Dragon, pimpinan Tentara Revolusi. Sedangkan Ace anak Gol D Roger, sang raja bajak laut. Membunuh mereka adalah hal tepat bagi Akainu sesuai dengan prinsip keadilan absolut.

Hanya Ace yang tewas oleh Akainu di Marineford, karena ingin melindungi Luffy. Namun dua tahun setelah kejadian tersebut, Mera Mera no Mi yang sempat dimiliki oleh Ace, dimakan oleh Sabo, 'saudaranya' yang merupakan kepala staf Tentara Revolusi.

Oleh karenanya, pertarungan antara Sabo vs Akainu akan menjadi sangat ideal. Sebagai pimpinan Tentara Revolusi, yang dengan mudah mengalahkan komandan Yonko seperti Jesus Burgess dan menghancurkan wakil admiral Bastille, Sabo akan memiliki lawan sepadan pada diri Akainu.

Mereka juga dibesarkan dengan dua prinsip yang berbeda. Sabo ingin menegakkan kebebasan yang tidak akan muncul selama masih ada Pemerintah Dunia. Sementara Akainu adalah 'muka' Pemerintah Dunia melalui kekuatan militer Angkatan Laut.

Dibumbui dendam Sabo atas kematian Ace, pertarungannya dengan Akainu bakal sangat menarik. Selain itu, kekuatan mereka juga mirip. Mera Mera no Mi milik Sabo diadu dengan Magu Magu no Mi milik Akainu.

Memang jika hanya bicara kemampuan buah iblis, Akainu lebih unggul karena kekuatannya adalah kekuatan magma. Namun Sabo juga seorang 'master haki' yang bakal bertarung seimbang dengan Akainu.

-----------------------------------------------------------
Sinopsis One Piece Chapter Sebelumnya dapat dilihat di bawah ini
 Chapter 879
 Chapter 878
 Chapter 877
Chapter 876
Chapter 875
Chapter 874
Chapter 873
Chapter 872
Chapter 871
Chapter 870
Chapter 869
Chapter 868
Chapter 867
Chapter 866
Chapter 865
Chapter 864
Chapter 863
Chapter 862
Chapter 861
Chapter 852
Chapter 850
 -----------------------------------------------------------


Read more

5/09/2016

Teori One Piece: Sejarah Void Century (Abad Yang Hilang) Versi Profesor Clover

Teori One Piece: Sejarah Void Century (Abad Yang Hilang) Versi Profesor Clover

Dalam teori One Piece kali ini kita akan membahas sejarah Void Century (Abad Yang Hilang, 100 tahun yang dilupakan) dalam dunia One Piece. Sejarah ini adalah yang disampaikan oleh Profesor Clover ketika Ohara diserang oleh Buster Call Angkatan Laut.

 Profesor Clover mengungkapkan hipotesis bahwa Void Century ini berkaitan dengan Negara yang pernah menjadi musuh World Government di masa lalu. Mungkinkan void century, negara musuh World Government ini juga berkaitan dengang Will  of D (Tekad D)?

Teori tentang Void Century ini disampaikan oleh Profesor Clover ketika Pulau Ohara diserang oleh Angkatan Laut. Ketika itu Profesor Clover bahkan meminta agar dirinya bisa terhubung dengan salah satu Gorosei. Semua berawal dari penelitian sembunyi-sembunyi para ahli arkeologi terhadap Poneglyph.

Semua orang tahu bahwa penelitian terhadap Poneglyph adalah hal terlarang. Pemerintahan Dunia (World Government)  tidak mengizinkan hal tersebut. Alasan yang dikemukakan oleh Pemerintahan Dunia adalah, keberadaan tiga senjata kuno yang tercantum dalam beberapa poneglyph. Jika ketiga senjata kuno tersebut dibangkitkan, dan dimanfaatkan oleh 'orang yang salah', maka dunia pun akan terancam.

Teori One Piece: Sejarah Void Century (Abad Yang Hilang) Versi Profesor CloverNamun para arkeolog Ohara yang penasaran dengan sejarah masa lalu dunia, tidak bisa tidak menghentikan rasa ingin tahu mereka sebagai peneliti. Yang terkuak benar-benar mengejutkan. Poneglyph digunakan oleh orang-orang pada masa lalu untuk menyimpan informasi dan menyampaikannya kepada generasi yang akan datang. Dan, informasi tersebut membahas tentang keberadaan musuh besar para pembuat poneglyph tadi.
Profesor Clover berkesimpulan, para pembuat poneglyph semuanya telah dibantai oleh musuh besar mereka.

Dengan demikian, musuh besar tersebut masih ada ketika poneglyph selesai dibuat. Waktunya terjadi pada 800 tahun lalu, atau bertepatan dengan dimulainya 100 tahun yang hilang (Void Century. Abad Yang Lenyap), yang juga bertepatan dengan berdirinya Pemerintahan Dunia.

Andai benar pihak musuh besar pembuat poneglyph tersebut adalah pemerintah sendiri, berarti Void Century adalah rekayasa sejarah yang dilakukan oleh pemerintah dunia untuk menghapus sejarah asli, sejarah para pembuat Poneglyph tersebut, dan informasi-informasi tambahan yang tidak tercantum dalam ponelgyph yang susunannya merupakan kode tersembunyi.

Profesor Clover berkesimpulan lebih jauh, dari berbagai poneglyph yang diteliti arkeolog Ohara, ternyata ada sebuah kerajaan/negara besar yang kini keberadaannya sudah tidak ada lagi. Negara tersebut dahulu sangat berkuasa, tetapi informasi tentangnya dihapus dengan cermat dan hati-hati oleh Pemerintah Dunia.

Jika kesimpulan Profesor Clover ini digabungkan dengan keterangan Donquixote Doflamingo, tampaknya ada 20 negara di dunia yang bersatu untuk membentuk Pemerintah Dunia, untuk menggulingkan negara yang disebut dalam poneglyph tersebut. Pemerintah Dunia berusaha menghapus jejak negara tadi, termasuk keberadaan poneglyph, karena dikhawatirkan, orang yang bisa membaca poneglyph bakal mengetahui informasi negara tersebut, dan dapat mengolah tiga senjata kuno yang disebutkan dalam poneglyph. Jika tiga senjata tersebut diaktifkan kembali, keberadaan Pemerintahan Dunia bakal terancam.

Saat ini yang terungkap dari tiga senjata kuno adalah nama-nama mereka, yaitu Pluton, Uranus, dan Poseidon. Yang menarik, senjata kuno ini bukan cuma senjata fisik seperti yang mungkin dipikirkan orang. Sebagai contoh, Poseidon adalah senjata kuno yang merupakan kode dari Putri Duyung yang memiliki kekuatan untuk memanggil Kairoui (Sea Kings). Kekuatan Putri Duyung tersebut diturunkan dari generasi ke generasi, dan kini dimiliki oleh Shirahoshi, putri Kerajaan Ryugyu yang jadi kawan Bajak Laut Topi Jerami.

Dengan demikian, Void Century adalah abad ketika Pemerintah Dunia berusaha keras menghapus semua yang berkatian dengan negara kuat yang mereka kalahkan. Bisa jadi  Void Century tersebut berkaitan dengan Will of D (Tekad D). Pasalnya, para pemilik nama tengah D, ditakuti oleh Pemerintahan Dunia. Kesimpulan yang paling mungkin, para pemilik Will of D tersebut adalah generasi penerus dari penguasa negara yang dihancurkan oleh Pemerintahan Dunia.


---------------------------------
Sinopsis One Piece bisa dilihat di bawah ini 
Chapter 825
Chapter 818 
-------------------------------

Read more