Showing posts with label poneglyph. Show all posts
Showing posts with label poneglyph. Show all posts

5/09/2016

Teori One Piece: Sejarah Void Century (Abad Yang Hilang) Versi Profesor Clover

Teori One Piece: Sejarah Void Century (Abad Yang Hilang) Versi Profesor Clover

Dalam teori One Piece kali ini kita akan membahas sejarah Void Century (Abad Yang Hilang, 100 tahun yang dilupakan) dalam dunia One Piece. Sejarah ini adalah yang disampaikan oleh Profesor Clover ketika Ohara diserang oleh Buster Call Angkatan Laut.

 Profesor Clover mengungkapkan hipotesis bahwa Void Century ini berkaitan dengan Negara yang pernah menjadi musuh World Government di masa lalu. Mungkinkan void century, negara musuh World Government ini juga berkaitan dengang Will  of D (Tekad D)?

Teori tentang Void Century ini disampaikan oleh Profesor Clover ketika Pulau Ohara diserang oleh Angkatan Laut. Ketika itu Profesor Clover bahkan meminta agar dirinya bisa terhubung dengan salah satu Gorosei. Semua berawal dari penelitian sembunyi-sembunyi para ahli arkeologi terhadap Poneglyph.

Semua orang tahu bahwa penelitian terhadap Poneglyph adalah hal terlarang. Pemerintahan Dunia (World Government)  tidak mengizinkan hal tersebut. Alasan yang dikemukakan oleh Pemerintahan Dunia adalah, keberadaan tiga senjata kuno yang tercantum dalam beberapa poneglyph. Jika ketiga senjata kuno tersebut dibangkitkan, dan dimanfaatkan oleh 'orang yang salah', maka dunia pun akan terancam.

Teori One Piece: Sejarah Void Century (Abad Yang Hilang) Versi Profesor CloverNamun para arkeolog Ohara yang penasaran dengan sejarah masa lalu dunia, tidak bisa tidak menghentikan rasa ingin tahu mereka sebagai peneliti. Yang terkuak benar-benar mengejutkan. Poneglyph digunakan oleh orang-orang pada masa lalu untuk menyimpan informasi dan menyampaikannya kepada generasi yang akan datang. Dan, informasi tersebut membahas tentang keberadaan musuh besar para pembuat poneglyph tadi.
Profesor Clover berkesimpulan, para pembuat poneglyph semuanya telah dibantai oleh musuh besar mereka.

Dengan demikian, musuh besar tersebut masih ada ketika poneglyph selesai dibuat. Waktunya terjadi pada 800 tahun lalu, atau bertepatan dengan dimulainya 100 tahun yang hilang (Void Century. Abad Yang Lenyap), yang juga bertepatan dengan berdirinya Pemerintahan Dunia.

Andai benar pihak musuh besar pembuat poneglyph tersebut adalah pemerintah sendiri, berarti Void Century adalah rekayasa sejarah yang dilakukan oleh pemerintah dunia untuk menghapus sejarah asli, sejarah para pembuat Poneglyph tersebut, dan informasi-informasi tambahan yang tidak tercantum dalam ponelgyph yang susunannya merupakan kode tersembunyi.

Profesor Clover berkesimpulan lebih jauh, dari berbagai poneglyph yang diteliti arkeolog Ohara, ternyata ada sebuah kerajaan/negara besar yang kini keberadaannya sudah tidak ada lagi. Negara tersebut dahulu sangat berkuasa, tetapi informasi tentangnya dihapus dengan cermat dan hati-hati oleh Pemerintah Dunia.

Jika kesimpulan Profesor Clover ini digabungkan dengan keterangan Donquixote Doflamingo, tampaknya ada 20 negara di dunia yang bersatu untuk membentuk Pemerintah Dunia, untuk menggulingkan negara yang disebut dalam poneglyph tersebut. Pemerintah Dunia berusaha menghapus jejak negara tadi, termasuk keberadaan poneglyph, karena dikhawatirkan, orang yang bisa membaca poneglyph bakal mengetahui informasi negara tersebut, dan dapat mengolah tiga senjata kuno yang disebutkan dalam poneglyph. Jika tiga senjata tersebut diaktifkan kembali, keberadaan Pemerintahan Dunia bakal terancam.

Saat ini yang terungkap dari tiga senjata kuno adalah nama-nama mereka, yaitu Pluton, Uranus, dan Poseidon. Yang menarik, senjata kuno ini bukan cuma senjata fisik seperti yang mungkin dipikirkan orang. Sebagai contoh, Poseidon adalah senjata kuno yang merupakan kode dari Putri Duyung yang memiliki kekuatan untuk memanggil Kairoui (Sea Kings). Kekuatan Putri Duyung tersebut diturunkan dari generasi ke generasi, dan kini dimiliki oleh Shirahoshi, putri Kerajaan Ryugyu yang jadi kawan Bajak Laut Topi Jerami.

Dengan demikian, Void Century adalah abad ketika Pemerintah Dunia berusaha keras menghapus semua yang berkatian dengan negara kuat yang mereka kalahkan. Bisa jadi  Void Century tersebut berkaitan dengan Will of D (Tekad D). Pasalnya, para pemilik nama tengah D, ditakuti oleh Pemerintahan Dunia. Kesimpulan yang paling mungkin, para pemilik Will of D tersebut adalah generasi penerus dari penguasa negara yang dihancurkan oleh Pemerintahan Dunia.


---------------------------------
Sinopsis One Piece bisa dilihat di bawah ini 
Chapter 825
Chapter 818 
-------------------------------

Read more

5/13/2013

Manga One Piece Volume 66 Terjemahan Indonesia: Senjata Purbakala Poseidon + Menuju New World

 Manga One Piece Volume 66 Terjemahan Indonesia: Senjata Purbakala Poseidon + Menuju New World

Manga One Piece Volume 66 terjemahan Indonesia dirilis pertama kali pada 2013 oleh PT Elex Media Komputindo. Judulnya, "Jalan Menuju Matahari!" diambil dari Chapter 648 di volume ini.  Kisahnya merentang sejak kemenangan Bajak Laut Topi Jerami dari Bajak Laut Shin Gyojin, terungkapnya Shirahoshi sebagai senjata purbakala Poseidon, dan keberangkatan kru Topi Jerami menuju New World. One Piece volume 66 ini juga pertama kalinya memunculkan Big Mom, Sang Yonko.

Komik One Piece 66 ini, tidak sesuai kebiasaan, terdiri dari 10 chapter yang dibuka dengan ancaman jatuhnya bahtera raksasa Noah ke arah Pulau Gyojin. Luffy berusaha menahannya sekuat tenaga, sebelum akhirnya kontak batin Shirahoshi dengan para Kairoui menyudahi semuanya. Noah tidak jadi menabrak Pulau Gyojin dan ditarik kembali oleh Kairoui ke tempat asalnya untuk diperbaiki.

Situasi Pulau Gyojin sendiri berubah. Manusia ikan dan duyung kini diselamatkan oleh manusia, Bajak Laut Topi Jerami. Pandangan rakyat Kerajan Ryugyu pun berubah dari selama ini, yang sangat membenci manusia, sosok yang dituding sebagai pembunuh Ratu Otohime. Lalu, ketika perang berakhir dan pesta dimulai, Nico Robin bertanya tentang Joy Boy dan Poneglyph yang ditemukannya di hutan Pulau Gyojin. Dari sanalah terungkap bahwa Shirahoshi menanggung beban sebagai salah satu dari tiga senjata purbakala terlarang, Poseidon, dan kekuatannya sudah terbangkitkan sepenuhnya.

Bajak Laut Topi Jerami akhirnya memutuskan berangkat ke New World setelah merampungkan misi mereka di Pulau Gyojin. Namun masalah muncul, dengan kehadiran Pekoms dan Baron Tamago, dua anggota Bajak Laut Big Mom, yang menagih pasokan permen dari Kota Permen. Karena permen tersebut sudah digunakan untuk pesta, terjadilah perdebatan. Tamago mengingatkan, Big Mom (dipanggilnya Mama) bisa saja menghancurkan sebuah negeri hanya karena permen. Luffy yang tidak terima dengan hal ini, lantas menjawab telepon Big Mom dan menegaskan, akan menjadikan Pulau Gyojin sebagai wilayah kekuasaannya.

Pasca insiden itu, Bajak Laut Topi Jerami berangkat ke New World mengikuti arus laut. Tiba di permulaan New World, Luffy memutuskan tidak mengikuti petunjuk kompas dan menuju sebuah pulau yang diyakini sebagai tempat asal suara minta tolong dari Denden Mushi. Pulau tersebut bukanlah pulau biasa, tetapi Punk Hazard, yang menjadi ladang percobaan Caesar Clown, sang master, sekaligus ilmuwan yang bekerjasama dengan Shichibukai Donquixote Doflamingo.


Berikut ini daftar isi One Piece Volume 66
Chapter 647: Berhentilah, Noah
Chapter 648: Jalan Menuju Matahari
Chapter 649: Tarian Ikan Kakap Merah dan Ikan Sebelah
Chapter 650: 2 Perubahan Yang Harus Diketahui
Chapter 651: Suara Dari New World
Chapter 652: Firasat Buruk Yang Menanti
Chapter 653: Topi Pahlawan
Chapter 654: GAM (Kelompok Kecil)
Chapter 655: Punk Hazard
Chapter 656: Petualangan di Pulau Membara
----------------------------------------------------

Sinopsis One Piece bisa dilihat di bawah ini 
Chapter 825
Chapter 818

 ----------------------------------------------------

Berikut ini sinopsis manga One Piece terjemahan Indonesia
Volume 64
Volume 73
Volume 74
Volume 75
Volume 76

----------------------------------------------------
Read more