Showing posts with label angkatan laut. Show all posts
Showing posts with label angkatan laut. Show all posts

8/13/2016

Teori One Piece: Apakah Coby Bakal Menjadi Jenderal Angkatan Laut?



Dalam teori One Piece kali ini, kita akan membahas apakah Coby bakal menjadi Jenderal Angkatan Laut. Coby dulunya cuma karakter lemah yang muncul di Chapter 2, ketika ia menjadi cabin boy Bajak Laut Alvida. Namun, ia kemudian berhasil masuk ke Angkatan Laut. Bahkan mendapatkan latihan khusus bersama Helmeppo di bawah pengawasan Laksamana Madya Garp. Mungkinkah suatu saat nanti Coby mewujudkan cita-citanya sebagai Jenderal Angkatan Laut, yang dengan demikian akan memerangi bajak laut seperti Luffy si topi jerami?

Kemunculan pertama Coby terjadi di Chapter 2 One Piece 'They Call Him 'Straw Hat Luffy'/ Mereka Memanggilnya Luffy Si Topi Jerami'. Di chapter tersebut Coby terkesan sangat culun, tidak berani aneh-aneh, dan hidup dalam kungkungan Alvida. Pertemuannya secara tidak sengaja dengan Luffy Si Topi Jerami membuat Coby bisa mengatakan cita-cita terdalam dalam hidupnya, yaitu 'Aku ingin menjadi Jenderal Angkatan Laut dan membasmi semua orang jahat'.

Di kemudian hari, ketika bertemu kembali dengan Luffy, Coby sudah berubah jauh. Ia masuk ke Angkatan Laut dan berpangkat Sersan Mayor. Coby sempat bertarung dengan Luffy di Chapter 432, tetapi dikalahkan dengan mudah. Setelah membuka identitasnya yang tidak disangka-sangka Luffy, Coby sekali lagi menyatakan keinginannya menjadi jenderal angkatan laut. Luffy tidak meremehkan hal itu. Malahan, dia berkata "Kau ingin melawanku, kan? Jadi yang kau lakkan itu wajar. Saat kita bertemu lagi, masing-masing kita akan jadi lebih kuat dan lebih hebat".

Jika melihat sifat cengeng dan penakut Coby, rasanya mustahil dia menjadi Jenderal Angkatan Laut. Tapi kadang-kadang Coby bisa melakukan hal-hal yang di luar dugaan. Misalnya, saat dia menghalangi Admiral Akainu di Perang Puncak, dengan bertaruh nyawa. Berkat tindakan berani Coby itu, Perang Puncak berakhir tanpa bertambahnya korban lagi.

Luffy sendiri seperti menjadi tempat Eiichiro Oda untuk memberikan petunjuk tentang masa depan Coby. Di Chapter 433, Luffy berkaa, "Coby itu sangat tangguh dan aku yakin itu". Luffy memang kerap bertindak tolol, tetapi ia terlihat sangat cermat dalam menebak karakter seseorang. Hal ini dibuktikannya, misalnya, ketika ingin merekrut Zoro. Juga, ketika menerima Nico Robin sebagai kru di Bajak Laut Topi Jerami. Walaupun Zoro adalah pemburu bajak laut, dan Robin adalah sosok yang berperanan penting di Baroque Works, dengan tepat Luffy menilai keduanya sebagai 'orang baik'. Dan penilaian untuk Coby, harusnya sama tepatnya.

Untuk menjadi Jenderal Angkatan Laut, Coby masih memiliki jalan yang sangat jauh terbentang. Senior terkuatnya adalah Akainu, Kizaru, Fujitora, Ryokugyu, hingga sederetan laksamana madya. Selain itu ada Laksamana Madya Smoker yang tampaknya juga bakal menjadi orang penting di kemudian hari.

Tapi dalam sebuah manga, tokoh 'lemah' kemudian menjadi sangat kuatr di akhir cerita, bukan hal aneh. Kita lihat saja di Samura Deeper Kyo. Ada karakter Benitora alias Hidetada Tokugawa yang merupakan putra Ieyasu Tokugawa, penguasa Jepang saat itu. Sampai menjelang chapter terakhir pun, Benitora masih terlihat lemah, cengengesan, tidak serius, dan sangat kontras dengan sang ayah. Tapi nyatanya di bab terakhir komik tersebut, Benitora sudah menjadi kaisar; masih dengan karakteristiknya yang 'campur aduk'.

Jadi, Coby bisa saja menjadi Jenderal Angkatan Laut. Tapi hal itu tampaknya baru terjadi di chapter terakhir, setelah Luffy menemukan One Piece, berperang melawan Angkatan Laut, dan membebaskan dunia dari Tenryubito.

Read more

5/16/2016

Karakter One Piece: Shirohige/ White Beard Si Bajak Laut Besar vs Squard

Karakter One Piece: Shirohige/ White Beard Si Bajak Laut Besar vs Squard

Dalam karakter One Piece kali ini kita akan membahas sosok Shirohige/ Whitebeard si bajak laut besar. Oleh Jenderal Sengoku, ia disebut sebagai bajak laut terkuat di dunia saat peristiwa Perang Puncak di Marine Ford. Namun yang membuat Shirohige disegani bukan cuma sebatas kekuatannya. Tetapi juga sikapnya yang menganggap semua anggota bajak lautnya sebagai anak. Shirohige sendiri dipanggil 'Ayah' oleh anak buahnya.

Salah satu momen paling menyakitkan bagi Bajak Laut Whitebeard terjadi ketika mereka sedang berupaya mendarat ke tiang gantungan Portgas D. Ace. Ketika itu Squard yang beraliansi dengan Shirohige justru mendatangi Moby Dick, kapal Shirohige. Padahal, semestinya ia berperang di garis depan.

Ternyata, Squard sudah dihasut oleh Admiral Akainu, bahwa Shirohige sengaja mengorbankan aliansi Bajak Laut Whitebeard, dan menggantinya dengan nyawa Portgas D. Ace. Squard tidak terima. Karena, pada masa lalu, krunya pernah dibantai oleh Sang Raja Bajak Laut, Gol D. Roger yang merupakan Ayah Ace. Bagi Squard, tindakan Shirohige mengorbankan aliansinya demi Ace jelas pengkhiatanan. Dan bagi Squard pribadi, pantang membela anak seseorang yang sudah membantai krunya.

Squard menusuk tubuh Shirohige hingga tembus. Namun, Shirohige tidak mau membalas. Sebaliknya, ia mendengarkan terlebih dahulu argumen Squard, yang menyebut "Mengapa kau tidak pernah mengatakan jika Ace adalah anak Roger? Dan mengapa pula tak kau katakan, jika kau berniat menjadikan dirinya Raja Bajak Laut berikutnya?"

Shirohige menjawab, "Squard, kau menyerang ayahmu sendiri dengan senjatamu. Kau benar-benar anak yang bodoh. Meskipun demikian, aku tetap mencintaimu, anakku."

Shirohige menegaskan, seorang anak tidak pernah menanggung dosa dari sang ayah. Lagipula, Ace tidak pernah menyakiti Squard. Dosa Roger terhadap Squard adalah dosanya semata, bukan dosa Ace. Shirohige melanjutkan, "Ace bukanlah satu-satunya yang istimewa. Kalian semua anak-anakku."

Marco memperkirakan, Shirohige tidak bisa mengelak dari serangan Squard karena usianya yang sudah uzur, dan kondisinya yang tidak fit sebelum Perang Puncak. Bahkan Shirohige melepas semua infus yang melekat padanya. Namun, Shirohige sejatinya tidak hanya uzur. Ia juga mempertimbangkan psikologis Squard.

Squard tidak akan percaya ucapan Shirohige tentang Ace, jika Shirohige mengelak dari serangannya. Namun, sebaliknya. Dengan membiarkan diri tertusuk oleh Squard, Shirohige mendekati Squard dengan perasaan tulus. Seseorang yang membiarkan dirinya tertusuk, ketika sejatinya bisa menghindar, tentulah orang yang benar-benar jujur.

Dari sinilah, kita bisa mengetahui mengapa kru Bajak Laut Whitebeard memanggil Shirohige dengan sebutan 'ayah'. Ia memang bajak laut besar ....

----------------------------------------------------

Sinopsis One Piece bisa dilihat di bawah ini 
Chapter 825
Chapter 818

 ----------------------------------------------------

Berikut ini sinopsis manga One Piece terjemahan Indonesia
Volume 44
Volume 45
Volume 59

Volume 64
Volume 66

Volume 73
Volume 74
Volume 75
Volume 76
Read more

5/14/2016

Manga One Piece Volume 57 Terjemahan Indonesia: Perang Puncak Angkatan Laut vs Shirohige

Manga One Piece Volume 57 Terjemahan Indonesia: Perang Puncak Angkatan Laut vs Shirohige

Manga One Piece Volume 57 terjemahan Indonesia dirilis pertama kali pada 2011 oleh PT Elex Media Komputindo. Judulnya adalah 'Puncak Perang Penentuan' yang diambil dari chapter 553 volume ini. Kisahnya merentang dalam Perang Puncak antara Angkatan Laut yang dibantu oleh Shichibukai melawan Bajak Laut Shirohige yang ingin membebaskan Ace si Tinju Api. Di sini, Luffy Si Topi Jerami menjadi satu-satunya kapten bajak laut dari Worst Generation yang ikut bertarung.

Dalam komik One Pieve Volume 57, terdapat 11 chapter yang dimulai dengan kisah masa lalu Ace dan Shirohige. Awalnya Ace ingin menantang Shirohige sang yonko, tetapi dikalahkan dengan sangat mudah. Setelah 100 hari berada di kapal Shirohige, Ace bergabung ke dalam bajak laut Whitebeard, begitu mendengar cerita Marco The Phoenix, bahwa Shirohige menganggap semua krunya sebagai anak. Terungkap pula sebenarnya Acelah yang berniat mengejar Kurohige, meski dihalangi Shirohige.

Kembali ke dalam Perang Puncak, tiga admiral, yaitu Kizaru, Aokiji, dan Akainu langsung bertarung untuk menghadapi kekuatan Gura Gura no Mi milik Shirohige yang menciptakan tsunami besar. Namun kekuatan Bajak Laut Whitebeard tidak kalah hebat karena ada Kaken no Vista dan Marco.

Dalam perang ini, Oars III, keturunan Oars sang Penarik Benua, muncul. Ia ingin menyelamatkan Ace, tetapi dibunuh oleh Shichibukai Donquixote Doflamingo. Di saat semakin genting, para pelarian dari Impel Down datang, termasuk Luffy yang ingin menyelamatkan sang kakak, Ace.

Luffy tampak tidak gugup meski bertemu dengan Shirohige, bahkan bertatapan muka langsung. Mereka kemudian 'beraliansi' . Dari Luffylah, Shirohige kemudian tahu, Angkatan Laut berniat hendak menggencet mereka di tengah Marine Ford yang berbentuk bulan sabit, lantas menghancurkan Bajak Laut Whitebeard dengan Pacifista Bartholomew Kuma. Rencana Angkatan Laut ini tidak berjalan lancar. Tapi Luffy juga tidak bisa menjangkau Ace. Ia harus berhadapan dengan para laksamana madya, juga Mihawk sang Taka no Me.

Di saat akhir, mendadak saja, Squard sang Ouzugumo menghampiri Shirohige. Squard sejatinya dendam kepada Gol D. Roger yang pernah membinasakan krunya tanpa alasan. Keputusan Shirohige menyelamatkan Ace yang anak Gol D. Roger dan hasutan Akainu, membuat Squard merasa dikhianati oleh Shirohige. Saat itulah, Squard menusukkan senjatanya ke jantung Shirohige ...

Berikut ini daftar isi komik One Piece Volume 57.

Chapter 552: Ace dan Shirohige
Chapter 553: Puncak Perang Penentuan
Chapter 554: Laksamana Akainu
Chapter 555: Oars dan Kasa
Chapter 556: Keadilanlah Yang Menang!!
Chapter 557: Luffy dan Shirohige
Chapter 558: Adik
Chapter 559: Takdir
Chapter 560: Para Tawanan Impel Down
Chapter 561: Luffy vs Mihawk
Chapter 562: Bajak Laut Ouzugumo Squard


----------------------------------------------------

Sinopsis One Piece bisa dilihat di bawah ini 
Chapter 825
Chapter 818

 ----------------------------------------------------

Berikut ini sinopsis manga One Piece terjemahan Indonesia
Volume 59

Volume 64
Volume 66

Volume 73
Volume 74
Volume 75
Volume 76

----------------------------------------------------

Read more

5/13/2016

Karakter One Piece: Siapakah Sora Yang Melawan Germa 66 di WE Times?

Karakter One Piece: Siapakah Sora Yang Melawan Germa 66 di WE Times?Dalam karakter One Piece ini kita akan membahas siapakah Sora yang melawan Germa 66 di komik strip WE (World Economic) Times. Seiring dengan terungkapnya Germa 66 bukan sekadar karakter fiksi, melainkan benar-benar organisasi paramiliter di New World, mungkinkah Sora sebenarnya juga tokoh nyata yang 'dikomikkan'? Jika demikian, apakah Sora adalah 'kartu as' Angkatan Laut yang paling tangguh? Ataukah ia adalah mantan jenderal yang sudah pensiun, Sengoku?

Di Chapter 825 One Piece, ada percakapan menarik antara Vito, anggota Bajak Laut Big Mom, dengan Sanji. Vito mengisahkan masa kecilnya yang 'hobi melahap' komik strip di World Economic Times. Komik strip itu sendiri menampilkan tokoh fiktif Sora, Sang Kesatria Samudera. Sora ini demikian tangguh dan menjadi pahlawan Angkatan Laut. Ia dihadapkan dengan musuh utama, Germa 66, yang disebut-sebut sebagai tentara iblis.

Seperti yang sudah jamak diketahui, Pemerintahan Dunia (World Government) dan Angkatan Laut kerap melalukan propaganda untuk dua hal. Yang pertama, menunjukkan kekuatan mereka agar para pemberontak atau bajak laut jerih. Yang kedua, pameran kekuatan itu juga digunakan untuk menciptakan rasa aman kepada rakyat yang menghuni dunia One Piece.

Sebagai contoh, propaganda Angkatan Laut pernah terjadi ketika Gol D. Roger menyerahkan diri. Kala itu berita-berita yang muncul, justru menyebut Sang Raja Bajak Laut tertangkap. Tentu ada perbedaan besar antara menyerahkan diri dan tertangkap. Ketika Gol D. Roger yang luar biasa dicitrakan tertangkap, hal ini dapat menaikkan popularitas Angkatan Laut, menakut-nakuti para bajak laut, dan membuat rakyat merasa Angkatan Laut 'lebih tangguh daripada kenyataan'.


Kemunculan Sora di WE Times pun demikian. Sora sang pahlawan super, memakai seragam khas angkatan laut. Di sayapnya, terdapat lambang Angkatan Laut yang disatukan dengan lambang World Government. Keberhasilan Sora mengalahkan musuh, seperti diungkap Vito, normalnya membuat anak-anak jatuh cinta kepada Sora, dan menjadikan Sora sebagai idola. Dalam satu sisi, propaganda halus pemerintah dunia ini bisa membuat anak-anak tertarik masuk Angkatan Laut, mengidolakan mereka, sekaligus membenci semua hal yang berbau kejahatan, bajak laut, atau Germa 66.

Dalam komik strip WE Times, munculnya Germa 66 bisa saja digunakan Pemerintahan Dunia untuk 'menipu' rakyat di dunia One Piece. Propaganda terselubungnya adalah, ternyata Germa 66 cuma mitos, bukan tentara iblis yang nyata. Banyak rakyat yang percaya hal ini, termasuk Nami ketika pertama kali diceritakan oleh Pekoms tentang Germa 66. Dengan propaganda ini, rakyat akan abai dengan Germa 66 yang sebenarnya, dan tidak akan memiliki rasa takut 'berlebihan' bakal berpapasan dengan Germa 66 ketika berlayar di New World.

Sora sendiri, bertarung melawan Germa 66 dengan bantuan robot yang bisa bertransformasi dan binatang peliharaannya, burung camar. Hal inilah yang kemudian memunculkan pertanyaan, jangan-jangan Sora sendiri bukan tokoh yang sepenuhnya fiktif. Ia bisa saja Jenderal Sengoku di masa muda, yang bisa berubah menjadi Buddha berkat Hito Hito no Mi. Camar yang ada di kepala Sora, mengingatkan kita pada topi burung camar milik Jenderal Sengoku yang salah satu contohnya bisa dilihat dalam Perang Puncak di Marine Ford.

Tapi apakah Sora benar-benar nyata, dan apakah Sora adalah Jenderal Sengoku di masa muda? Eiichiro Oda biasanya punya banyak kejutan, dan jawaban tidak akan semudah itu.
Read more