Showing posts with label raftel. Show all posts
Showing posts with label raftel. Show all posts

6/08/2016

One Piece Trivia: Inilah Mimpi Terbesar Kru Bajak Laut Topi Jerami

One Piece Trivia: Inilah Mimpi Terbesar Kru Bajak Laut Topi Jerami

Dalam One Piece trivia kali ini kita akan membahas mimpi terbesar kru Bajak Laut Topi Jerami. Perjalanan mereka mengarungi samudera bukan hanya sekadar demi menemukan One Piece, atau memastikan Monkey D Luffy sang kapten, menjadi raja Bajak Laut. Masing-masing kru memiliki mimpi terpendam. Apa saja mimpi Zoro, Nami, Sanji, Usopp, Chopper, Robin, Franky, dan Brook? Apakah mereka bakal mewujudkannya di akhir kisah One Piece?


Monkey D. Luffy
Mimpi Luffy adalah menjadi raja bajak laut, yang berarti meneruskan jejak Gol D. Roger, raja bajak laut terdahulu yang mati oleh eksekusi Angkatan Laut. Selain itu, Luffy juga bermimpi bisa mengembalikan topi jerami yang diberikan Shanks Si Rambut Merah kepadanya. Shanks, ketika Luffy masih 10 tahun, berkata, Luffy mesti mengembalikan topi tersebut saat sudah menjadi bajak laut yang tangguh.

Roronoa Zoro
Mimpi Zoro adalah menjadi ahli pedang nomor satu di dunia. Saat ini, gelar tersebut dipegang oleh Dracule Mihawk, salah satu Shichibukai yang 'tragisnya' menjadi mentor Zoro alias melatih calon musuh terkuatnya sendiri.
   
Nami
Mimpi Nami adalah menggambar peta seluruh dunia di One Piece. Sebelumnya Nami juga bermimpi bisa mengumpulkan 100 juta berry yang merupakan syarat dari Arlong untuk membebaskan desa kelahirannya, desa Cocoyasi. Namun, mimpi yang satu ini, sudah terlewat berkat Luffy yang menaklukkan Arlong.

Usopp
Mimpi Usopp sangatlah banyak. Yang paling utama, ia ingin menjadi petarung gagah berani seperti sang ayah, Yasopp yang merupakan anggota Bajak Laut Rambut Merah. Usopp juga pernah bermimpi mengunjungi Elbaf, tanah para pahlawan. Lalu, pasca time skip, Usopp ingin menjadi raja sniper.

Sanji
Mimpi Sanji adalah menemukan All Blue, samudera legendaris yang menjadi tempat pertemuan empat samudera yang memisahkan dunia One Piece. All Blue dihuni ikan dari seluruh dunia sehingga Sanji juga pastunya, berharap bisa menciptakan masakan terlezat di dunia. Sanji juga pernah bermimpi berkunjung ke Pulau Manusia Ikan untuk bersua dengan duyung. Mimpinya yang satu ini sudah terkabul.

Tony Tony Chopper
Mimpi Chopper adalah menjadi dokter hebat yang bisa menyembuhkan semua penyakit, seperti Dr. Hiluluk. Chopper juga berharap bisa berkeliling dunia bersam a teman-temannya.

Nico Robin
Mimpi Robin adalah menemukan Rio Poneglyph yang mengungkap rahasia sesungguhnya dari dunia One Piece, termasuk sejarah dari Abad Yang Hilang (Void Century).

Franky
Mimpi Franky adalah menciptakan kapal impian yang melewati sekian pertarungan dan melewati semua marabahaya, plus bisa mencapai ujung Grand Line. Saat ini mimpi itu perlahan terwujud melalui keberadaan kapal buatannya, Thousand Sunny.

Brook
Mimpi Brook adalah bertemu dengan Laboon, paus yang ditinggalkan oleh rekan-rekannya Bajak Laut Rumbar.



----------------------------------------------------


Sinopsis One Piece bisa dilihat di bawah ini 
Chapter 827
Chapter 826
Chapter 825
Chapter 818

 ----------------------------------------------------


Berikut ini sinopsis manga One Piece terjemahan Indonesia
Volume 44
Volume 45
Volume 51
Volume 52 
Volume 54
Volume 55
Volume 56
Volume 57 
Volume 59

Volume 64
Volume 66
Volume 67
Volume 68
Volume 69

Volume 73
Volume 74
Volume 75
Volume 76



Read more

3/25/2016

Sinopsis One Piece 819: Momonosuke & Luffy Bentuk Aliansi Tumbangkan Kaido di Wa no Kuni

 Sinopsis One Piece 819: Momonosuke & Luffy Bentuk Aliansi Tumbangkan Kaido di Wa no Kuni

Sinopsis One Piece 819 melanjutkan terkuaknya misteri tentang Gold D. Roger sang raja bajak laut. Dalam petualangannya di masa lalu, Roger pernah bekerjasama dengan Kozuki Oden, ayah Momonosuke. Namun, ternyata dalam rentangan zaman, Wa no Kuni yang damai kini menjadi daerah kekuasaan salah satu Yonko, Kaido the Beast. Oleh karenanya, Momonosuke dan Luffy si topi jerami membentuk aliansi untuk menumbangkannya.

Cerita One Piece Chapter 819 yang dirilis pada 14 Maret 2016 diberi judul 'Momonosuke Pewaris Tahta Klan Kozuki'. Para kru bajak laut Topi Jerami masih berada di Pulau Zo sembari mendengarkan kisah panjang yang diceritakan oleh Nekomamushi dan Inurarashi. Terkuak jika Kozuki Oden ternyata kru Gold D. Roger. Belum berakhir di sana, setelah Kozuki Oden tewas tanpa membuka mulut, kini Kaido sang Yonko mengincar para pengawalnya untuk membocorkan rahasia tentang di manakah keberadaan Raftel, pulau tempat One Piece berada.

Terjemahan One Piece 819 berlanjut dengan kisah Kin'emon, Kanjuro, dan Raizo sama sekali tidak mengetahui rahasia pulau Raftel. Namun ketiganya bersepakat untuk meneruskan cita-cita Kozuki Oden, untuk membuka perbatasan Wa no Kuni. Lebih jauh, ketiganya juga ingin menumbangkan kekuasaan Kaido dan para shogun di negeri mereka. Untuk itulah mereka meminta bantuan kepada suku minks di Pulau Zo. Selain itu Kin'emon meminta Luffy dan kelompok bajak lautnya ikut terlibat dalam aliansi ini.

Luffy awalnya menolak, dan menimbulkan kebingungan krunya sendiri. Tetapi ternyata, Luffy ingin mengetahui kesungguhan hati Momonosuke. Walaupun usia Momonosuke masih 8 tahun, Luffy 'memaksanya' meminta sendiri bantuan dari kru Bajak Laut Topi Jerami. Sang bocah, dengan penuh air mata membulatkan tekad. Ia sebagai penerus Kozuki Oden ingin membebaskan negerinya dari kekacauan dan kekuasaan Kaido. Saat itulah Luffy bersepakat untuk membentuk aliansi dengannya.

Namun kebahagiaan itu hanya serba sesaat. Jack, anak buah Kaido geram dengan kekalahan pasukannya dari suku Mink. Oleh karenanya ia kembali ke Pulau Zo. Ketika kru bertanya bagaiamana cara menangani suku mink yang disebut 'licik', Jack mengatakan, ia tidak perlu menyerbu ke atas. Cukup dengan membunuh gajah raksasa alias Pulau Zo itu sendiri.


Read more

3/07/2016

Sinopsis One Piece 818: Empat Road Poneglyph Menuju Raftel & Rahasia Ayah Momonosuke

 Sinopsis One Piece 818: Empat Road Poneglyph Menuju Raftel & Rahasia Ayah Momonosuke

Sinopsis One Piece 818 semakin membuka tabir gelap tentang perburuan One Piece, harta karun yang ditinggalkan sang raja bajak laut Gold D. Roger. Kali ini kelompok Bajak Laut Topi Jerami yang masih berada di Pulau Zou, menemukan poneglyph merah yang menjadi tanda petunjuk awal menuju Raftel, pulau yang diyakini sebagai tempat keberadaan One Piece. Selain itu terkuak pula sedikit misteri tentang ayah Momonosuke, Kozuki Oden yang tewas dibunuh oleh salah satu Yonko (Empat Kaisar), Kaidou.

Cerita One Piece Chapter 818 berjudul 'Di Dalam Ikan Paus' dirilis oleh Eiichiro Oda pada 7 Maret 2016. Suasana masih 'bersahabat' dan tidak ada pertarungan yang melibatkan kru Bajak Laut Topi Jerami yang masih berada di Zou. Luffy, Chopper, dan Usopp masih terkagum-kagum oleh kelihaian Raizou si ninja yang mengeluarkan jurus-jurus ninjutsu yang memesona. Namun Raizou bersama dua rekannya yang baru bertemu kembali setelah terpisah sekian lama, Kin'emon serta Kanjuro, justru menangis menyaksikan Pulau Zou yang dahulunya damai kini porak poranda oleh Jack, anggota bajak laut Kaido.

Terjemahan One Piece 818 berlanjut pada kedatangan Nekomamushi dan Inurarashi, penguasa Pulau Zou yang menyebut, Nico Robin hampir selesai merampungkan pembacaannya pada poneglyph di pulau tersebut. Sementara itu, Nami yang membaca terjemahan Robin terkejut karena pesan dalam poneglyph tersebut bagaikan peta. Di sinilah Nekomamushi menguak poneglyph Pulau Zou yang 'berbeda' dari poneglyph lain.

Inuarashi mengisahkan, poneglyph ini disebut Road Poneglyph, dan bukan satu-satunya di dunia. Ada empat Road Poneglyph yang jika jika masing-masing dibaca, akan memandu jalan bajak laut Topi Jerami menuju pulau di sekitar Raftel. Dengan demikian, jika ada bajak laut yang berhasil membaca semua Road Poneglyph, maka empat pulau di sekitar Raftel akan ditemukan. Dan dari sanalah akan ada petunjuk menuju Raftel, pulau tempat One Piece.

Nekomamushi menyebutkan, tiga dari empat Road Poneglyph tersebut sudah ditemukan, sementara yang satu hilang. Road Poneglyph pertama ada di tangan bajak laut Topi Jerami. Namun dua Road Poneglyph lain ada di tangan dua Yonko, yaitu masing-masing dipegang oleh Big Mom dan Kaido. Luffy mengira, satu-satunya cara untuk mendapatkan Road Poneglyph tersebut adalah menghajar dua Yonko tersebut.

Namun Nekomamushi menyebut, Road Poneglyph yang berat tidak perlu dibawa kemana-mana. Seseorang cukup menjiplak pesan dalam poneglyph tersebut pada gyotaku. Di sinilah terjadi perdebatan antara Luffy dan Usopp, karena Usopp yang penakut, tidak ingin langsung menghajar Yonko. Dia berpendapat, mencuri gyotaku Road Poneglyph dari dua Yonko lebih realistis.

Nekomamushi juga memperingatkan Nico Robin, satu-satunya penduduk Ohara yang masih tersisa. Hanya orang-orang Ohara saja yang bisa membaca poneglyph. Robin pasti akan menjadi incaran para Yonko untuk memecahkan kode Road Poneglyph menuju Raftel ini.

Kisah berlanjut pada pengungkapan Nekomamushi, bahwa alasan dirinya dan Inuarashi tahu banyak tentang poneglyph, tak lain tak bukan berasal dari Kozuki Oden, ayah Momonosuke. Keluarga Kozuki adalah pandai besi yang menciptakan poneglyph 800 tahun lalu. Secara turun temurun kelaurga Kozuki dapat membaca poneglyph, tetapi terhenti pada Kozuki Oden.

Pasalnya sebelum mewariskan ilmu tersebut kepada Momonosuke, Kozuki Oden sudah terlebih dahulu dieksekusi oleh Kaidou dan shogun dari Wa no Kuni (Negeri damai, Jepang) dengan cara dimasukkan dalam sup. Dari sanalah terjawab misteri lain, saat ini Kaidou dengan anggota bajak lautnya, menguasai Wa no Kuni. Kozuki Oden dieksekusi karena tidak mau membocorkan informasi tentang poneglyph. Selain itu, Oden pernah bertualang bersama sang raja bajak laut Gol D. Roger, dan menyaksikan rahasia besar yang hingga kini tidak diketahui.
---------------------------------
Sinopsis One Piece bisa dilihat di bawah ini 
Chapter 825
Chapter 818 
-------------------------------

Read more