Showing posts with label charlotte purin. Show all posts
Showing posts with label charlotte purin. Show all posts

6/09/2017

Sinopsis One Piece Chapter 848: Air Mata Palsu Charlotte Pudding

 Sinopsis One Piece Chapter 848: Air Mata Palsu Charlotte Pudding

Sinopsis One Piece Chapter 848 menampilkan Charlotte Pudding yang menjadi tokoh utama. Ia mendatangi Dunia Buku Charlotte Opera, tempat dikurungnya Luffy Si Topi Jerami dan Nami. Sempat berbicara tentang Lola, Pudding kemudian mengucapkan salam perpisahan setelah membuat Luffy dan Nami terkejut dengan perkataannya. Sementara itu, Big Mom dibuat geram dengan kekacauan yang terjadi di sekitar Ruang Harta Karun miliknya. Di sana ada Brook yang berhasil masuk dan mengunci ruang tersebut, dan ada Pedro yang menjadi pengalih perhatian Prajurit Catur ....

Cerita One Piece 848 berjudul 'Good Bye/Goodbye/ Selamat Tinggal' dirilis pada 5 Desember 2016. Kisahnya berlanjut dari percakapan Luffy dan Big Mom. Kejadian ini diinterupsi oleh Charlotte Anglais yang memberitahukan, ada penyusup di Ruang Harta Karun. Big Mom segera bergerak untuk menyelamatkan kotak Tamatebako yang berasal dari Kerajaan Ryugyu (Pulau Gyojin).

Sementara itu Sanji yang sedang galau dengan nasibnya, meyakinkan diri bahwa keputusannya tidak salah. Sanji yakin, dengan menyerahkan diri dalam pernikahan, ia ibarat sekali melempar batu, mengenai dua-tiga burung. Pasalnya, ia akan menyelamatkan Bajak Laut Topi Jerami dari ancaman dimusnahkan oleh Big Mom. Selain itu, Sanji yang mudah tersentuh oleh wanita, terharu dengan nasib malang yang dialami Charlotte Pudding. Dengan menikahi Pudding yang selalu sedih, Sanji ingin memberikan kebahagiaan kepadanya.

Tetapi siapa sangka, Pudding punya pendapat tersendiri dan rencana yang sama sekali berbeda. Ia mendatangi Luffy dan Nami di Dunia Buku milik sang kakak, Charlotte Opera. Di sanalah awalnya Pudding meminta maaf atas kejahatan kakak-kakaknya. Ia kemudian mengucapkan sesuatu yang membuat Luffy berang, lalu mengucapkan selamat tinggal dengan senyuman getir ....

Berikut ini versi teks One Piece Chapter 848 dari versiteks.com

Big Mom mematikan Den Den Mushinya, dan anak-anaknya yang duduk dan berdiri di hadapan Luffy tertawa. Menertawai kata-kata dan tindakan Luffy. "Hahaha!! Lucu sekali!!"
"Kukuku... Kalian pasti bercanda, kan!?"
"Orang macam apa yang berani membuat Mama marah di kastilnya sendiri!?"
Luffy tetap berteriak, "Diaaam!!! Sini lawan aku!!"

Seorang anak yang menunggangi binatang berwujud kaki seribu besar yang dimodif menyerupai motor memanggil, "Hei, kakak-kakak!!"
"Ada apa, Anglais??"
"Yo yo!! Ada penyusup di ruang harta yo!!"
"Penyusup??"
"Ya!! Dan juga, aku tidak mau sikat gigi malam ini yo!!"

Di ruangan Big Mom, ia tidak tampak marah sama sekali setelah mendengar kata-kata Luffy tadi. Awan di sebelahnya sampai bertanya-tanya, "Apa kau tidak marah, Mama??"
"Mamama!! Hanya karena ada anak ingusan mencoba memprovokasiku?? Tidak sedikit pun, Zeus!! Besok aku akan meraih pasukan Germa dan Tamatebako!! Dan juga kue pernikahan yang lezat!!"
"Mengetahui itu semua akan terjadi besok, aku bisa memaafkan apa pun yang terjadi di dunia ini!!" Big Mom terus menari-nari. "Besok akan menjadi hari terbaik yang pernah ada!! Aku senang sekali!!"
Kemudian, topi hidup yang dikenakan Big Mom merasakan sesuatu. "Hmm? Aku menerima sinyal!! Mama!! Ada penyusup mengacau di ruang harta!!"
"Penyusup??"
Kue-kue di sekeliling Big Mom terus bernyanyi-nyanyi.
Dari yang senang-senang, Big Mom menampakkan wajah super kesal, "Awas aja kalau berani menyentuh Tamatebako milikku!! Siapa yang berani menyusup, hah!?"
Zeus si awan sampai kaget.

Di ruangan Sanji, tampak ia sedang berjalan bolak-balik memikirkan semuanya. Sanji benar-benar berada dalam dilema.
"Aaaahh!! Luffy dan yang lainnya akan diampuni, Big Mom sudah berjanji!! Baratie juga akan baik-baik saja selama aku mengikuti pernikahan ini... Sangat sulit rasanya untuk berpisah dengan teman-temanku, tapi tak akan ada yang mati!! Inilah yang terpenting!! Aku harus puas dengan itu!!"
"Aku tidak boleh terlihat murung terus begini.." ucap Sanji, "Pudding-chan, satu-satunya sinar penyemangatku bisa-bisa sedih lagi!! Pria tak boleh membuat wanita sedih!! Jangan sakiti dia lagi!!! Jadi diri sendiri!! Yaa!!! Aku adalah koki yang sedang jatuh cinta!!! Pudding-chan!!! Oh Pudding chuwan yang manis!! Akan kubuat kau menjadi gadis paling bahagia yang pernah ada!!!"

Di ruangan Pudding, ia sedang bersama orang gemuk berkerudung, sepertinya pelayannya.
"Punya Lola??" Pudding bertanya-tanya.
"Ya, kudengar wanita itu memiliki vivra card pemberian Lola, sehingga para Homies tak bisa melawannya." ucap wanita gemuk. "Ngomong-ngomong, Mama tidak menyetujui gaun yang Anda pilih, Nona Pudding, jadi tolong kenakan gaun yang dia pilih untuk acara besok... Mama ingin semuanya berjalan sesuai rencananya."
Pudding keluar kamar, berdiri di atas balkoni meski di luar sedang hujan. Meratapi nasibnya.
"Nona Pudding!! Di luar hujan..."
Pudding tetap diam di sana, Teringat jelas semua perkataan ibunya.
"Semuanya akan berjalan lancar kalau kau mengikuti perintahku... Kau itu seperti boneka yang manis, Pudding...."

Pudding juga ingat saat Lola hendak pergi dari rumah. Sebelum pergi ia sempat bicara sebentar dengan Pudding kecil. "Jangan khawatir, dia tak akan membunuhku, kita semua kan keluarga. Aku akan menentukan pernikahanku sendiri..."

Di kastil Big Mom, Pedro berlari dari kejaran penjaga.
"Apa sudah ada yang dicuri!?"
"Keamanan ruang harta benar-benar disapu habis!!"
"Yang bertanggung jawab memiliki bom!!"
"Dia di sana!!!"
Seorang pria besar menyerang Pedro, namun mink jaguar itu balas menyerang dan melesat melewatinya. "Cepat sekali!!!"
"Jangan biarkan dia lolos!!"
"Tembak!!!"
Pedro berlari kencang di tembok sementara pasukan-pasukan kue di bawahnya berusaha untuk menembaknya.
Pedro lalu melempari mereka dengan bom.
"Eh!? Lariiii!!!"
Boooom!!!!

"Apa yang terjadi di bawah sana!? Hei, laporkan!!" perintah Tamago lewat Den Den Mushi.
"Saat ini ia berada di sekitaran lantai 3 ambaum!!"
"Pojokkan dia di taman-soir!!" perintah Tamago.
"Siap!!!"
Smoothie lalu menghubungi, "Oi, Baron Tamago!!"
"Nona Smoothie!!"
"Kau benar, ternyata memang ada penyusup kedua, orang yang cuma tulang..." ucap Smoothie. "Saat ini kalian hanya berurusan dengan pengalih perhatian..."
"Begitu rupanya... Sialan kau Pedro..."
"Dia berhasil mengejutkam kami, masuk ke ruang harta dan menguncinya dari dalam!! Aku lengah..." ucap Smoothie. Ia dan pasukan kuenya tak bisa masuk karena Brook mengunci ruangannya dari dalam.
"Begitu rupanya... Tapi ruang harta hanya memiliki satu jalan masuk, jadi selama kalian menunggunya di sana, harusnya tak ada masalah untuk menangkap penyusup kedua itu..."

"Kau benar... Kau bisa mengandalkanku.." ucap Smoothie. "Tapi kalau dia berhasil mengalahkan semua penjaga di dalam dan keluar, aku berencana untuk membunuhnya, apa itu tak masalah?"
"Tunggu sebentar, kau menyebutnya orang yang cuma tulang, kan? Mama pasti akan menyukainya untuk ditambahkan ke koleksi mahkluk langkanya, lakukan apa saja tapi jangan bunuh dia.." perintah Tamago.

Di dalam ruangan itu, Brook berhadapan dengan beberapa pria, besar dan kecil, serta cukup banyak pasukan kue.
"Yah, paling tidak ini jauh lebih sedikit dari yang sebelumnya!!" ucap Brook. "Pedro sudah melakukan pekerjaannya dengan baik, aku menghormatinya..."

"Benar-benar mahkluk yang langka, bahkan lebih langka dari mahkluk-mahkluk langka yang biasa terlihat di negeri ini!!" ucap pria besar yang rambutnya dikepang dua.

"Serang dia!!!"
"Mama pasti akan menyukainya sebagai hadiah!!"

"Aku sudah mendengarnya dari Pedro.." ucap Brook. "Tentara-tentara kue ini adalah tentara yang dikendalikan menggunakan jiwa yang Big Mom masukan menggunakan kemampuannya..."

"Dengan kata lain," Brook menyiapkan alat musiknya, "Kalian adalah individu yang bertindak sesuai apa yang jiwa kalian perintahkan, kan?"
Tentara kue menebas Brook, Brook menahannya dengan pedangnya.
"H-Hei!! Kuat sekali!! Tunggu dulu!! Aku bahkan belum selesai menyetel alat musikku!!"
"Habisi dia!!!"
"Sabarlah, para penonton sekalian!! Apa kalian tidak tahu aku dikenal dengan nama apa!?" Brook pun mengeluarkan kemampuan jiwanya, "Mereka menyebutku Soul King!!!"
Soul King, raja jiwa, kemampuan Brook membuat pingsan semua tentara kue itu.
"A-Apa!?" pria besar kaget.
"Tak mungkin jiwa biasa yang masuk ke tubuh salah seperti kalian tahan dengan teriakan alami jiwaku!!"

Lalu di perpustakaan penara tempat Luffy dikurung, saat itu ia hanya ditunggui oleh Charlotte Opera, si pria krim besar dan beberapa tentara kue. Pudding kemudian masuk ke sana.
"Pudding!?" Luffy kaget.
"Kak Opera, apa tak apa kalau aku masuk sebentar untuk bicara dengan Luffy dan temannya?"
"Pudding!! Keluarkan kami!! Kami ditangkap!!"
"Luffy? Yah, tidak masalah sih..."
"Kalau begitu aku akan menggunakan bookmark.." tentara kue menggunakan penanda khusus yang memungkinkan Pudding masuk ke dalam kurungan itu.
"Oi Pudding!! Kami sudah pergi ke pantai itu!!!"
"Hei Luffy!!" Nami membentak, "Jangan keras-keras ada orang lain yang mendengar!!"
"Mereka..." ucap Pudding dengan wajah sedih, "Kakak-kakakku... Mereka pasti sudah berbuat jahat pada kalian berdua, aku benar-benar minta maaf..."
Pudding lalu berbisik, "Mafkan aku karena tak bisa datang ke pantai itu..."
"Oh... Pudding, tak apa!!"
Opera bertanya-tanya, "Apa yang dia bisikkan??"

"Sanji melamarku..." ucap Pudding.
"Eeeh!?" Luffy kaget, Nami terdiam.
"Aku senang sekali..." ucap Pudding, "Tapi... Aku juga tahu kalau dia melakukannya hanya karena dia laki-laki yang baik, meski sebenarnya aku sudah mengacaukan semuanya... Jadi jangan khawatir, aku tidak akan menikahi Sanji..."
"!?"

"Dengar..." Pudding lalu membisikkan sesuatu pada Luffy dan Nami, bisikkan yang membuat mereka berdua benar-benar syok, tercengang.
Luffy lantas berteriak, "Oi Pudding!! Bicara apa kau, hah!?"
Pudding kemudian berbalik pergi, tersenyum sambil meneteskan air mata dan berkata, "Selamat tinggal..."
Read more

6/05/2016

Sinopsis One Piece Chapter 828: Persekutuan Kru Topi Jerami + Charlotte Puding, Perang Germa 66

Sinopsis One Piece Chapter 828: Persekutuan Kru Topi Jerami + Charlotte Puding, Perang Germa 66 

Sinopsis One Piece Chapter 828 yang berjudul '1 dan 2' mengisahkan kelanjutan pendaratan Bajak Laut Topi Jerami di Chocolatown. Di sini mereka bersekutu dengan Charlotte Puding, anak Big Mom untuk menyelamatkan Sanji. Puding memberikan peta untuk menyusup ke Whole Cake Island. Sementara itu, dua anggota lain dari Germa 66, Ichiji dan Niji Vinsmoke tampil dalam perang di Pulau Brock Colie ...

Cerita One Piece 826 dimulai dari keterkejutan Luffy dan kawan-kawan, kala menyadari bahwa sosok yang menyelamatkan mereka dari tangkapan polisi di Chocolatown, ternyata adalah Charlotte Puding, calon pengantin Sanji. Sebaliknya Puding terkejut, tidak percaya Bajak Laut Topi Jerami bisa lolos dari pemeriksaan Tarte. Setelah terjadi kepanikan sesaat, Puding kembali tenang, dan memahami niatan Luffy untuk membawa pulang Sanji ke dalam krunya.

Puding kemudian mengisahkan, bahwa Big Mom memiliki 43 suami. Dari pernikahan yang banyak tersebut, Big Mom memiliki 39 putri dan 46 putra. Total, anak-anak Big Mom adalah 85 bersaudara. Jika digabungkan dengan para suami sang Yonko, maka keluarga besar Big Mom mencapai 129 orang. Jumlah yang banyak ini, memungkinkan Big Mom mengontrol seluruh wilayahnya dengan keluarga sendiri.

Puding juga menyebutkan, pernikahan adalah sesuatu yang sudah digariskan Big Mom kepada anak-anaknya. Setiap anak tidak bisa menolak keinginan ibunda mereka. Namun, ada satu saudara perempuan Pudding yang berani melawan keinginan Big Mom, memutuskan untuk pergi bertualang mencari idaman hatinya. Meskipun Puding tidak menyebutkan orangnya, bisa jadi sosok itu adalah Lola, yang pernah diselamatkan Bajak Laut Topi Jerami di Thriller Bark.

Sinopsis One Piece Chapter 828: Persekutuan Kru Topi Jerami + Charlotte Puding, Perang Germa 66
Puding yang baik hati, kemudian memberikan peta khusus kepada kru Topi Jerami, yaitu rute untuk menyelamatkan Sanji. Rute ini hanya diketahui oleh putra-putri Big Mom. Dalam peta itu, Luffy dan kawan-kawan harus melintas lima pulau, yang merupakan bahan baku coklat, yaitu Cacao (Chocolatown), Jam (Selai), Cheese (Keju), Nuts (Kacang), Biscuits, Candy, dan barulah mereka bakal tiba di pantai barat daya Whole Cake Island. Di sanalah Puding akan membawa Sanji.

Ketika Luffy dan kawan-kawan kembali ke Thousand Sunny, betapa terkejutnya mereka, ternyata Pekoms sudah tidak ada di sana. Hanya ada surat yang ditulis dengan cakar Pekoms, berbunyi 'Kembalilah'.

Sementara itu, di tempat jauh di New World, tepatnya Pulau Brock Colie, terjadi perang sengit. Di sanalah dua anggota terakhir Germa 66 muncul. Mereka tidak menyebut nama. Tapi dari judul yang tertera, mereka adalah Ichiji Vinsmoke dan Niji Vinsmoke. Hanya dengan kekuatan dua orang itu, perang berkepanjangan tersebut usai. Pihak yang menang berteriak-teriak menyeru Germa 66. Kedua bersaudara Vinsmoke itu tampak terburu-buru, tidak sabar menuju pernikahan sang adik, Sanji Vinsmoke.

----------------------------------------------------


Sinopsis One Piece bisa dilihat di bawah ini 
Chapter 827
Chapter 826
Chapter 825
Chapter 818

 ----------------------------------------------------


Berikut ini sinopsis manga One Piece terjemahan Indonesia
Volume 44
Volume 45
Volume 51
Volume 52 
Volume 54
Volume 55
Volume 56
Volume 57 
Volume 59

Volume 64
Volume 66
Volume 67
Volume 68
Volume 69

Volume 73
Volume 74
Volume 75
Volume 76



Read more

5/29/2016

Sinopsis One Piece Chapter 827: Totland & Munculnya Purin/ Puding Pengantin Sanji Vinsmoke

 Sinopsis One Piece Chapter 827: Totland & Munculnya Purin/ Puding Pengantin Sanji Vinsmoke 

Sinopsis One Piece Chapter 827 yang berjudul 'Totland' mengisahkan pendaratan Bajak Laut Topi Jerami yang berusaha menyelamatkan Sanji, di salah satu pulau dalam wilayah kekuasaaan Yonko Big Mom. Pulau tersebut bernama Pulau Cacao. Secara tidak terduga, Luffy dan Chopper menyantap salah satu bangunan di pulau tersebut, yang membawa mereka untuk bersua Charlotte Purin/ Puding, yang merupakan pengantin Sanji Vinsmoke.

Cerita One Piece 826 melanjutkan kisah sebelumnya setelah kelompok Luffy bertemu dua anak keluarga Vinsmoke, Reiju dan Yonji. Kali ini dibimbing oleh Pekoms yang merupakan anggota Bajak Laut Big Mom, kelompok Luffy mendarat di Pulau Cacao, tepatnya di Chocolatown. Pulau ini adalah salah satu dari 34 pulau yang ada di wilayah kekuasaan Big Mom, yang mengelilingi Whole Cake Island. Secara umum pulau-pulau tersebut dinamai Totland.

Sistem di Totland sangatlah unik, karena masing-masing pulau memiliki ciri bangunan yang terbentuk dari bahan makanan yang ada di pulau tersebut. Karena Luffy dan kawan-kawan mendarat di Pulau Cacao, tentu saja bangunan di sana terbuat dari cokelat. Siapa pun boleh memakan coklat di pulau tersebut, kecuali cokelat kotak yang digunakan sebagai genteng. Sialnya, Luffy kembali membuat gara-gara. Bersama Chopper, ia menyantap habis sebuah kafe. Hal ini membuat keduanya diinterogasi oleh polisi.

Saat itulah muncul sang pemilik kafe Nitro The Jello,  Labiyan si Karpet. Ia tidak sendirian, tetapi bersama Purin Charlotte. Purin, alih-alih memarahi dan menuntut Luffy, justru 'marah' karena hal lain. Ia 'kesal' karena Luffy tidak menyantap habis kafe cokelat yang ternyata merupakan buatannya. Berkat aksi 'pura-pura marah' ala Purin ini, Luffy dan Chopper tidak dibawa polisi. Terungkap pula, bahwa ternyata, bangunan cokelat ini juga punya masa kadaluwarsa. Jadi, akan ada orang yang diminta menyantap bangunan yang ada, sebelum masa kadaluwarsa tersebut. Dan Purin menegaskan kepada polisi, Luffy serta Chopper adalah orang yang ditugaskan menyantap cokelat tadi.

 Sinopsis One Piece Chapter 827: Totland & Munculnya Purin/ Puding Pengantin Sanji Vinsmoke

Setelah semuanya usai, Purin mengungkap, ia membantu Luffy karena Luffy menyebut coklat buatannya tersebut enak. Luffy kemudian memperkenalkan diri sebagai calon raja bajak laut. Ucapannya dipotong oleh Nami.

Sementara itu, di Whole Cake Island, Big Mom tengah mengecek persiapan pernikahan Purin Charlotte dan Sanji Vinsmoke. Namun yang mengejutkan adalah, pesta pernikahan ini tampaknya tidak semanis yang dibayangkan. Karena, Big Mom menyebut, hari pernikahan tersebut akan menjadi 'hari yang sangat manis dengan pengorbanan yang sangat kejam'. Big Mom juga sudah tahu, Luffy telah datang ke wilayahnya ....


----------------------------------------------------

Sinopsis One Piece bisa dilihat di bawah ini 
Chapter 825
Chapter 818

 ----------------------------------------------------

Berikut ini sinopsis manga One Piece terjemahan Indonesia
Volume 44
Volume 45
Volume 57 
Volume 59

Volume 64
Volume 66
Volume 67
Volume 68
Volume 69

Volume 73
Volume 74
Volume 75
Volume 76

Read more

4/23/2016

Teori One Piece: Siapakah Charlotte Puding Calon Istri Sanji Vinsmoke?

Teori One Piece: Siapakah Charlotte Puding Calon Istri Sanji Vinsmoke? 

Teori One Piece kali ini akan membahas siapakah Charlotte Puding, yang menjadi calon istri Sanji Vinsmoke? Apakah ia karakter yang sama dengan yang muncul ketika pertama kali Yonko Big Mom mendapatkan laporan Baron Tamago dan Pekoms tentang permen Pulau Gyojin? Lalu, apakah Sanji rela kehilangan statusnya sebagai pencinta wanita demi mendapatkan Puding dalam perjodohan ini?

Sampai sekarang teori tentang Sanji Vinsmoke masih misterius. Keluarga Sanji, Vinsmoke, masih belum terungkap hingga Chapter 824 yang dirilis pada April 2016. Yang bisa benar-benar diamati dari keluarga ini adalah, mereka memiliki tradisi sebagai pembunuh. Nami, sebagai salah satu Kru Bajak Laut Topi Jerami yang paling cerdas selain Robin, menyebut keluarga Vinsmoke  mengontrol Germa 66. Akan halnya Germa 66 sendiri adalah organisasi paramiliter di bawah payung Big Mom Sang Yonko.

Keluarga Vinsmoke juga dicurigai memilki 'koneksi belakang' dengan World Government atau Angkatan Laut. Hal ini diungkap sendiri oleh Sanji terkait statusnya yang berubah, dalam poster buruan, yang awalnya 'Dead or Alive' menjadi 'Only Alive'.

---------------------------------

Sinopsis One Piece bisa dilihat di bawah ini 
-------------------------------
Ada juga teori tambahan, mungkin saja keluarga Vinsmoke berkepentingan agar wajah Sanji tidak diketahui publik sehingga poster pertamanya adalah gambar ilustrasi (yang sangat mirip Duval), sementara poster keduanya adalah foto Sanji yang dimabuk asmara. Namun, teori ini belum tentu sepenuhnya tepat, Pasalyan, di volume 45, seorang anggota Angkatan Laut menyebut, ia tidak bisa mendapatkan foto Sanji, hasil jepretannya hitam. Hal ini dijawab oleh atasannya, bisa jadi karena ia lupa membuka lensa.

Melihat adanya pernikahan Keluarga Vinsmoke dengan keluarga Charlotte, bisa dikatakan ini adalah pernikahan politik untuk mempererat tali persaudaraan mereka yang bergerak dalam payung Big Mom. Ayah Sanji sendiri, adalah tetua keluarga Vinsmoke. Pernikahan ini melibatkan Sanji yang merupakan anak ketiga dari ayahnya, dengan Charlotte Puding yang merupakan anak ke-35 keluarga Purin. Big Mom sendiri bernama asli Charlotte Lin Lin.



Mengenai Charlotte Puding sendiri, belum diketahui secara pasti siapakah dia. Namun, bisa jadi ia adalah orang yang sama dengan sosok yang duduk di kursi saat Big Mom menerima telepon Tamago dari Pulau Gyojin. Puding, dalam foto yang ditampilkan Vito, tampak berwajah imut, dengan rambut dikepang dua. Bagian dahinya ditutupi rambut yang berwarna pirang.

Sementara itu, sosok perempuan yang duduk di kursi saat Big Mom menerima telepon Tamago (Volume 66, Chapter 651), juga berambut pirang. Ia juga memiliki kepang dua. Selain itu, mata jenakanya mirip dengan mata di foto yang diberikan Vito untuk Sanji. Tentang mata ketiga di dahinya, pada foto untuk Sanji, mata itu tertutup oleh rambut pirang Puding.


Nah, siapakah sejatinya Charlotte Puding?
Read more