7/05/2016

Manga One Piece Volume 09 Terjemahan Indonesia: Air Mata + Kisah Masa Lalu Nami & Bell-mere



Manga One Piece Volume 09 terjemahan Indonesia dirilis pertama kali pada 2003 oleh PT Elex Media Komputindo. Judulnya adalah 'Air Mata' yang diambil dari chapter 081 volume ini. Kisahnya merentang dari petualangan Bajak Laut Topi Jerami di kampung halaman Nami, desa Kokoyashi. Di sana sudah ada Bajak Laut Arlong yang dipimpin oleh Arlong manusia ikan hiu. Awalnya Nami ingin 'mengusir' Arlong dengan caranya sendiri, yaitu membayar 100 juta Berry. Namun setelah sekian luka yang muncul kembali, termasuk kematian sang ibu asuh, Bell-mere, Nami menyerahkan nasib desanya kepada Luffy dan kawan-kawan.

Dalam komik One Pieve Volume 09, terdapat 10 chapter yang dimulai dari penyelamatan yang dilakukan Usopp terhadap Genzo yang nyaris dibunuh Arlong. Usopp kabur dati buruan kru bajak laut Arlong. Sementara itu, Nami mengenang kembali masa lalunya bersama Bell-mere dan Nojiko, sang kakak angkat. Nami, meskipun dikenal sebagai pencuri di kampungnya, berniat menebus kampung itu agar terbebas dari Arlong. Syarat yang diberikan Arlong adalah 100 juta Berry.

Usopp kemudian tertangkap oleh Arlong. Nami mendadak meminta dirinya sendiri yang bakal mengeksekusi dengan menusukkan pisau kepada Usopp. Tidak diketahui Arlong, Nami berpura-pura menusuk. Padahal ia mengorbankan tangannya sendiri agar terlihat pisau tertancap di perut Usopp. Dengan cara ini, Usopp berhasil meloloskan diri.

Nami tidak ingin Luffy dan kawan-kawan membantunya dalam menyelesaikan masalah dengan Arlong. Ia yakin akan ada masalah, dan Luffy bisa saja mati oleh Arlong. Ia memutuskan menyelesaikan masalah itu dengan uang. Namun, ternyata janji Arlong hanyalah palsu. Muncul Kapten Nezumi dari markas Angkatan Laut cabang ke-16. Nezumi bekerjasama dengan Arlong, melindunginya dari pantauan Angkatan Laut, organisasinya sendiri, dengan imbalan uang. Nezumi bahkan mengambil uang 100 juta Berry yang dikumpulkan Nami. Informasi tentang uang itu didapatkan dari Arlong.

Nami yang muak atas hal ini, mendatangi Arlong. Namun Arlong menolak jika disebut ingkar janji. Ia hanya berkata, akan pergi dari desa Kokoyashi jika Nami memiliki 100 juta Berry, dan bukan berarti tidak akan membeberkan kepada siapa pun. Penduduk desa yang muak, lantas siap menyerbu markas Arlong. Sementara Nami, jijik dengan tato bajak laut Arlong yang melekat di bahunya. Ketika itulah Luffy datang. Dengan penuh air mata, Nami meminta tolong kepadanya. Luffy, Zoro, Sanji, dan Usopp pun menyerbu pula ke markas Arlong.

Komik One Piece nomor sembilan juga mengisahkan kilas balik perjalanan hidup Nami. Ia dahulu diselamatkan dari lautan oleh Bell-mere, seorang anggota Angkatan Laut yang tinggal di desa Kokoyashi. Saat itu Nami masih bayi. Nami tumbuh bersama dengan Nojiko yang dianggap sebagai kakak sendiri. Keduanya tumbuh jadi anak nakal yang usil, tetapi sebenarnya baik hati.

Tapi datanglah Arlong ke desa tersebut. Memaksa semua penduduk untuk menyetorkan uang 100.000 berry jika dewasa dan 50.000 berry untuk anak-anak. Penduduk desa sengaja menyembunyikan Nami dan Nojiko sehingga Bell-mere cuma perlu menyetorkan 100.000 berry, sesuai kondisi keuangannya. Namun ketika Arlong datang, Bell-mere memberikan 100.000 berry itu sebagai uang tebusan untuk kedua anaknya. Bell-mere sendiri akhirnya tewas ditembak Arlong.

Nami kecil sudah ahli membuat peta. Arlong tertarik merekrutnya. Nami sepakat, dengan janji jika bisa mengumpulkan 100 juta Berry, desanya akan terbebas. Nami memutuskan untuk berjuang sendiri, karena tak mau merepotkan warga desanya. "Sudah kuputuskan tidak akan menangis lagi. Dan aku akan bertempur sendiri!" ... kelak ucapan Nami itu akan 'ironis' karena ternyata dalam menyelamatkan desa Kokoyashi, ia butuh teman, rekan-rekannya Kru Bajak Laut Topi Jerami, setelah menangis ....

Berikut ini daftar isi Manga One Piece 09 terjemahan Indonesia.
Air Mata/ Tears/ 涙 Namida
Dirilis di Jepang: 2 Juli 1999
Dirilis di AS: 3 Januari 2006
Dirilis di Indonesia: 2003

Chapter 072: Bagian Yang Setimpal/ Appropriate (分相応 Bunsōō)
Chapter 073: Monster dari Grand Line/ The Monster from the "Grand Line" (偉大なる航路から来た怪物 "Gurando Rain" Kara Kita Kaibutsu?)
Chapter 074: Bisnis/ Business (仕事 Bijinesu)
Chapter 075: Peta Laut dan Manusia Duyung/ Sea Charts and Fishman (海図と魚人 Kaizu to Gyojin)
Chapter 076: Tidur/ Sleep (ねるNeru Neru)
Chapter 077: Selangkah Menuju Impian/ One Step of the Dream (夢の一歩 Yume no Ippo)
Chapter 078: Bell-mere/ Bell-mère-san (ベルメールさん Berumēru-san)
Chapter 072: Tetap Hidup/Survive (生きる Ikiru?)
Chapter 080: Kejahatan Tetaplah Kejahatan/ A Crime Is a Crime (罪は罪 Tsumi wa Tsumi)
Chapter 081: Air Mata/ Tears (涙 Namida)

Load disqus comments

0 komentar